Lho ke Indo aja. katanya "saudara" kok Indo kaga mao nampung seh ???




________________________________
 Dari: Musik hari Ini <[email protected]>
Kepada: "[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" 
<[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; ab rahim abdul hamid 
<[email protected]>; jcmk <[email protected]> 
Dikirim: Selasa, 4 Juni 2013 17:53
Judul: Re: [proletar] Tak Ada Negara yang Bersedia Menerima Pengungsi Rohingya
 


  

Rai gedek yang Norak ini :
=========================

Peserta yang meniru akun Tawangalun itu adalah bangsat dan kayaknya penganut 
agama kresten yang bukan Nasrani....

Manusia bertabiat nista.

Kerak kenistaan.

________________________________
From: Tawangalun <[email protected]>
To: [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; ab rahim abdul hamid <[email protected]>; jcmk 
<[email protected]> 
Sent: Tuesday, June 4, 2013 6:00 AM
Subject: [proletar] Tak Ada Negara yang Bersedia Menerima Pengungsi Rohingya


Duh! Tak Ada Negara yang Bersedia Menerima Pengungsi Rohingya

Pemerintah Thailand kesulitan menghadapi banyaknya pengungsi Rohingya yang
datang ke negeri itu. Apalagi tak ada negara ketiga yang bersedia menerima
sekitar 2 ribu warga Rohingya asal Myanmar, yang telah ditahan di Thailand
selama beberapa bulan itu.

"Tak ada negara ketiga yang siap menerima mereka," kata juru bicara
Kementerian Luar Negeri Thailand Manasvi Srisodapol kepada kantor berita
AFP, Selasa (4/6/2013).

"Mereka khawatir jika mereka menerima satu kelompok, maka puluhan atau
ratusan ribu lainnya akan menyusul," imbuhnya.

Para pencari suaka Rohingya itu, hingga saat ini ditahan di pusat-pusat
penahanan yang penuh sesak di Thailand. Kondisi ini telah berlangsung
berbulan-bulan. Kelompok-kelompok HAM pun menyerukan pembebasan mereka.

Dikatakan Manasvi, pemerintah Thailand sadar akan kondisi penuh sesak di
pusat-pusat penahanan pengungsi itu. "Badan-badan pemerintah Thai saat ini
membahas cara-cara dan solusi untuk memperbaiki kondisi mereka," tandas
Manasvi.

Sejak kekerasan sektarian antara warga Buddha dan muslim Rohingya pecah
pada setahun lalu di negara bagian Rakhine, Myanmar, ribuan warga Rohingya
telah meninggalkan Myanmar. Dengan menggunakan perahu-perahu, mereka
melakukan eksodus ke sejumlah negara. Bagi para pengungsi yang tiba di
tetangga Thailand, mereka dibantu oleh Angkatan Laut Thailand untuk menuju
Malaysia -- negara pilihan tujuan mereka -- atau ditahan sebagai imigran
ilegal.

Pemerintah Thailand awalnya menyatakan, para pencari suaka itu akan
diizinkan tinggal di negeri itu selama enam bulan, sementara pemerintah
bekerja sama dengan badan pengungsi PBB, UNHCR untuk menemukan
negara-negara lain yang bersedia menerima mereka. Namun ternyata pada
kenyataannya, sulit menemukan negara ketiga yang bersedia menerima para
pengungsi Rohingya itu. Duh!

Shalom,
Tawangalun asli.
__________________________________________________________
__________________________________________________________

Aku dan Bapa adalah satu." (Yoh 10:30)
Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa." (Yoh 10:34-38)
Yesus mengatakan bahwa Bapa dan Yesus adalah satu oknum

"Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat
daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di
dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada
Allah)”.(QS.3:45)

*YESAYA 28:16*
16 sebab itu beginilah Firman TUHAN ALLAH: "Sesungguhnya, AKU meletakkan
sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru
yang mahal, suatu dasar yang teguh: Siapa yang percaya, tidak akan gelisah!

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

[Non-text portions of this message have been removed]


 

Kirim email ke