Tulisan dari http://www.mediaindo.co.id/ dibawah ini bisa anda baca dimana dalam test masuk jadi pegawai negeri ada joki kristen dan calon Pegawai Negeri yang Islam. Keduanya bekerja sama tanpa bayaran tetapi memang ikhlas saling tolong dalam memenangkan perbuatan yang merugikan negaranya.
Contoh kerja sama umat Islam dan non-Islam yang paling baik bisa anda saksikan dalam hal2 yang merugikan negara, misalnya dalam korupsi, dalam peras memeras, dan dalam hal2 yang seperti ditulis MediaIndo dibawah ini. Sesungguhnya tidak pernah ada kerjasama antar umat yang benar2 baik, karena pasti dibelakangnya ada oknum yang diuntungkan dari kondisi dua agama yang saling bermusuhan. Hal2 begini sudah berlangsung ribuan tahun lamanya. Sejak munculnya sekuler, preman2 yang bisa berdiri disemua agama inilah yang mengatur acara permusuhan ini agar bisa menghasilkan derma yang sangat besar. Praktek pendirian Gereja adalah salah satu contoh kerja sama umat Islam dan umat Kristen. Aturan mainnya dimulai tentu pemerintah RI sendiri yang diwakili Dept.Agama. Izin sudah didapat dari Dept.Agama tidaklah gratis melainkan membayar dengan sejumlah besar uang. Tapi meskipun sudah berbekal izin, tidak cukup, harus negosiasi Ulama yang terbesar diwilayah tsb yang paling berpengaruh. Tentu, negosiasinya juga dengan uang sejumlah besar lagi. Setelah mendapat dukungan ulama besar ini, kebetulan transaksinya terdengar sekretaris sang ulama besar yang tidak mendapatkan apapun. Sang sekretaris ngomong lagi ke-gang-nya yang bisa menghimpun massa. Pembangunan Gereja dimulai, dan gangguan juga mulai datang. Wakil dari Gereja melapor kepada ulama besar, dan ulama besar memberi khotbah perlunya Islam yang damai, Islam yang toleran dsb, dsb. Anehnya, umat yang biasa nurut, sekarang menolak, tetap menyalahkan pendirian gereja yang diharamkannya. Sang ulama besar akhirnya cari akal, dia pura2 juga tidak setuju, namun dia memberi nasihat, biarkan dulu Gerejanya dibangun sampai selesai, selama mereka belum menggunakannya untuk beribadah diamkan saja dulu, nanti baru kalo sudah ngumpul banyak umatnya barulah kita bergerak, karena selain kita bisa menghancurkan gerejanya, juga bisa mendapatkan uang sumbangan mereka. Semua umat manggut2 atas kecerdasan sang ulama besar. Dan sang ulama besar menemui wakil gereja, dan menepuk dadanya sendiri berhasil mengatasi umatnya yang marah, tentu minta tambahan untuk hal begini. Setelah gerejanya berdiri, lain lagi ceritanya, si Ulama meminta agar wakil Gereja menghubungi KODAM dan KORAMIL, kasih duit lagi untuk pengamanan, dan umat Islam yang sudah rencana mau menghancurkan Gereja itu tinggal dicomot saja pemimpin2nya berdasarak sang ulama besar. Kadang2 rahasia sang ulama besar terbuka juga, bisa juga kena diperas lagi oleh yang lain. Demikianlah kira2 jalur permainan kerja sama Islam-Kristen di Indonesia. Bahkan permainan korupsi di Dept.Agama juga engga jauh2 bedanya, bahkan bisa mencakup sampai ke Vatikan yang banyak duitnya. Umat Islam pernah merasa besar kepala karena mayoritas berkuasa, dan mereka ini diketok lagi oleh Suharto sehingga semua agama harus tunduk kepada biang kerok sekuler ini. Mulailah pada waktu itu, yang Islam juga kena harus setoran bukan cuma Kristen, Katolik, Buddha ataupun Hindu saja yang harus setoran. Ulama yang jadi imam di mesjid sekalipun harus punya SIM hanya untuk boleh berkhotbah. Bayangin kalo imam tidak boleh khotbah di mesjid, darimana dia bisa kasih makan anak isterinya, mengerikan sekali hal ini bagi para imam. Akhirnya MUI berdiri, gunanya sama, memanage setoran Islam untuk bisa lebih lancar, lebih banyak dan lebih resmi. Jadi jangan heran menteri agama bisa korupsi. Dia kena tindakan sebagai koruptor juga masih dalam skema permainan yang sama. Demikianlah, waktu di Amerika, saya heran ada orang Indonesia yang Kristen yang marah2, dia bilang, gue khan Kristen koq masih dicurigain terorist. Lalu saya bilang, di Amerika tidak dibedakan dari agama anda, melainkan darimana anda dilahirkan dan dibesarkan, artinya biarpun Kristen, demi pekerjaan besar bisa kerja sama dengan baik dengan yang Islam dalam dunia teror meneror ini, sama dengan kerja sama di Indonesia dalam korupsi, dan yang paling bawah contohnya kerja joki Kristen untuk membantu yang Islam dibawah ini. Ny. Muslim binti Muskitawati. Penulis: Lina Herlina MAKASSAR--MIOL: Seorang joki tes calon pegawai negeri sipil (CPNS), Slefanus Mendes Kiik, 22, tertangkap oleh petugas di salah satu lokasi tes CPNS di SMK 4 Makassar, Sabtu (11/2). Ia melakukan perjokian untuk temannya Ismail, 23. Stefanus yang mengaku diminta oleh Ismail Jumat (10/2) malam sekitar pukul 21.00 wita untuk menjadi joki dalam tes calon PNS. Ismail mendaftar di dua tempat, yaitu pemerintah Kota Makassar dengan jabatan auditor keuangan, dan di Bank Mandiri. Dari pengakuan Slefanus, yang masih kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar semester tiga, kemungkinan Ismail memintanya untuk menjadi joki mengingat Indeks Prestasinya di bangku kuliah yang baik. Namun ia mengaku tidak menerima bayaran sama sekali, hanya karenamerasa tidak enak sebagai teman jika tidak membantu. Ismail yang meminta Slefanus untuk menjadi jokinya, juga ditangkap oleh pihak kepolisian Makassar Barat pada hari yang sama, pada saat ia masih tengah mengikuti tes di Gedung Bank Mandiri di Jl Kartini. Ismail dan Slefanus kini masih terus dalam pemeriksaan pihak Polres Makassar Barat, dan diperiksa oleh Kepala Sentral Pelayanan Kepolisian polrestam Makassar Barat, Ipda Sigalingging. Berdasarkan pantauan Media di Kota Makassar untuk tes CPNS bagi pendaftar di Pemerintahan Kota Makassar, ditempatkan di 20 titik, 47 sekolah, 541 ruang, dengan jumlah pengamanan umum dari pemerintah kota dan kepolisian berjumlah 1.260 orang. Selain itu, dari 10.271 orang pendaftar calon PNS di Pemerintah kota Makassar yang akan menerima 499 orang ada empat di antanya penyandang cacat. Saat dikonfirmasi pada Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin, sesaat setelah melakukan peninjauan di beberapa sekolah lokasi tes CPNS tentang proporsi yang akan diberikan pada penyandang cacat, menjelaskan, UU No 4/1997 tentang rasio perbandingan penerimaan calon PNS 1:100. Artinya, dari 100 pegawai yang akan diterima, salah satunya adalah penyandang cacat. (LN/OL-1) Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
