Kebanyakan orang Indonesia sudah tahu artinya "Wo Ai Ni" dalam 
bahasa Tionghoa yang berarti "I love You", tetapi jarang ada yang 
tahu bahwa orang di Tiongkok pun memiliki kebudayaan merayakan hari 
Valentine, hanya beda tanggal dan beda dongeng nya saja. Chinese 
Valentine atau "Qi Xi" yang berarti "Double seven", karena ini 
dirayakan tepatnya pada tanggal tujuh bulan tujuh (Juli). Budaya ini 
berasal sejak jaman Disnati Han (206 SM - 220 M) yang diceritakan 
secara turun temurun s/d saat ini. Orang Tionghoa itu senang dengan 
angka double; 77, 99 atau 88. Pada tanggal 8 bulan 8 adalah hari 
ayah sebab bunyi lafalnya untuk angka delapan dalam bahasa Mandarin 
= "pa" dan kalau 88 kedengarannya jadi Pa-Pa.  

Begitu juga dalam memberikan entah itu uang ataupun barang maupun 
buah-buah sebaiknya dalam kelipatan dua jadi angka genap begitu, 
sebab terdapat sebuah pepatah Tionghoa terkenal yang berbunyi "Hao 
Shi Cheng Shuang", yang secara harafiah dapat diartikan "Semua yang 
baik harus datang secara berpasangan". 

Kisah ini berdasarkan legenda dari Romeo & Julia ala Tionghoa. Konon 
Raja Dewa di langit "Yv Huang Shang Di" mempunyai seorang putri 
remaja selainnya cantik jelita ia juga pinter sekali, karena para 
penghuni langit kebanyakan hanya Dewa-dewa yang udah tuek-tuek, maka 
sang putri mengambil keputusan turun ke bumi untuk mencari pasangan 
hidup yang cocok bagi dia.

Setibanya di bumi ia mengajarkan manusia, bagaimana caranya menenun 
dan menyulam, oleh sebab itulah kebanyakan orang memberi ia nama 
sebagai "Gadis Penenun". Ternyata pilihan Sang Gadis jatuhnya bukan 
kepada seorang pangeran atau raja, melainkan kepada seorang Ko Boy 
alias penggembala kebo. Sehingga akhinya Ratu Wang Mu Niang-niang, 
ibu nya sang putri mendengar berita kumpul kebo putrinya. Ia merasa 
tidak setuju Putri kesayangannya memilih Ko Boy - Wong Kam Pung yang 
tidak sesuai dengan statusnya sebagai putri raja dewa.

Akhirnya Ratu memerintahkan sang putri untuk segera balik pulang ke 
langit, tetapi rupanya ia tidak mau pulang sendirian, secara diam-
diam ia mengajak Ko Boy untuk turut pulang ke langit juga. Hal ini 
diketahui oleh Ibunda sang Putri, yang membuat ia jadi sewot, 
sehingga ia mencabut tusuk konde emas nya dan dilemparkannya di 
antara mereka berdua. Dengan seketika konde emas ini berubah menjadi 
sungai perak yang lebih dikenal oleh manusia sekarang ini sebagai 
galaksi bima sakti (Milky Way). Sedangkan pasangan remaja tersebut 
berubah menjadi bintang, sang putri menjadi bintang "Gadis Penenun = 
Ce Nu Sing" (Vega) sedangkan Ko Boy berubah menjadi 
bintang "Penggembala Sapi = Niu Lang Sing" (Altair). 

Walaupun demikian Sang Ratu masih memberi ijin dan kesempatan kepada 
mereka untuk saling bertemu setahun sekali, tepatnya pada tanggal 
tujuh bulan tujuh, dimana kedua bintang tersebut bisa saling bertemu 
dan berdekatan satu dengan yang lain selama semalaman penuh, oleh 
sebab itulah pada hari tersebut kedua bintang itu akan bersinar 
dengan cerah sekali. 

Pada hari perayaan Qi Xi, ini sering diadakan perlumbaan menenun 
ataupun menyulam, hari ini juga lebih dikenal sebagai hari 
raya "sang Putri"

Apabila di barat mereka merayakan hari Valentine selalu di ikut 
sertakan sang malaikat kecil yang selalu dalam keadaan bugil, 
sebagai malaikat pengingat jodoh yang lebih dikenal dengan 
nama "Cupid", ternyata orang Tionghoa juga memiliki sosok figur 
Cupid. 
Cupid di Tiongkok lebih dikenal sebagai dewa pengikat jodoh yang 
lazim disebut Yue Lao (Yue Xia Lao Ren), penampilannya beda dengan 
Cupid, karena ia adalah seorang Dewa, jadi digambarkan sebagai 
seorang laki-laki tua berwajah lembut dan berjengot putih yang 
panjang. Kalau Cupid menggunakan panah nya untuk mengikat jodoh, 
sedang Yue Lao menggunakan benang merah untuk mengikat kaki pasangan 
yang akan dijodohkan olehnya, karena ini merupakan benang dewa jadi 
tidak bisa disamakan dengan benang biasa, selain tidak kelihatan dan 
kuatnya bukan main.

Konon ada seorang pemuda yang suka usil melempar anak-anak kecil 
dengan batu. Pada saat ia sedang usil, muncullah seorang tua 
berjengot putih yang menegor dia, agar ia tidak melakukan hal yang 
nakal tersebut, sebab yang ia lempar dengan batu tersebut adalah 
calon istrinya sendiri. Ia tertawa ngakak ketika mendengar 
penjelasan tersebut, dan menilai sang kakek itu sedang mabok 
sehingga omongannya ngawur tidak keruan.

Belasan tahun kemudian pemuda tersebut menikah dengan seorang gadis 
cantik pilihan orang tuanya. Setelah pesta pernikahan usai mereka 
masuk kekamar dan sang suami mulai membuka cadar – kerudung merah 
penutup wajah istrinya, ia kaget karena di atas dahinya istrinya ada 
bekas tanda luka. Sang suami menanyakan bagaimana luka ini bisa 
terjadi, istrinya menjawab: "Belasan tahun yang lampau ada seorang 
pemuda nakal yang sering usil melempari anak-anak dengan batu dan 
satu dari batu tersebut telah membuat cidera di atas dahi saya!" 
Barulah pemuda tersebut tersentak sadar akan ramalan yang 
diceritakan oleh sang kakek di masa lampau, bahwa salah satu dari 
anak tersebut pada suatu saat akan menjadi istrinya. Ternyata 
ramalanya  telah menjadi kenyataan.

Inilah sedikit serba-serbi tentang hari Valentine di Tiongkok. Cinta 
adalah memberikan kasih sayang bukannya rantai. Cinta juga tidak 
bisa dipaksakan dan datangnya pun kadang secara tidak di sengaja dan 
juga tidak diduga Cinta itu indah namun kepedihan yang 
ditinggalkannya kadang berlangsung lebih lama daripada cinta itu 
sendiri. Batas cinta dan benci itu amat tipis, tapi dengan adanya 
cinta, beban hidup yang kita jalani akan terasa jauh lebih ringan. 
Oleh sebab itulah marilah kita saling mengucapkan: "Wo Ai Ni"
 
Mang Ucup - The Drunken Priest
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.net







Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke