http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail&id=6341
Selasa, 14 Feb 2006, Denmark Khawatir Sweeping Meresa Diteror, Kedubes Ditutup JAKARTA - Alasan penutupan Kedubes Denmark di Jakarta dan relokasi Dubes serta seluruh stafnya mulai jelas. Pemerintah Denmark merasa ada kelompok yang akan melakukan sweeping terhadap warga Denmark di Jawa Timur. Hal itu dianggap sebagai ancaman. Alasan tersebut telah disampaikan kepada Duta Besar Indonesia di Copenhagen, Denmark, Perwito Rini Wiyono. KBRI Copenhagen langsung menyampaikan laporan itu ke Deplu di Jakarta. "Sudah kewajiban KBRI untuk melaporkan semua yang terjadi di sini," terangnya ketika dihubungi wartawan koran ini melalui sambungan langsung internasional (SLI) kemarin. Pemerintah Indonesia juga telah mengajukan permintaan agar pemerintah Denmark memberikan data yang detail tentang pihak-pihak yang mengancam. Dengan demikian, penyelidikan lebih lanjut dapat dilakukan. Permintaan itu disampaikan melalui Departemen Luar Negeri (Deplu) dan KBRI di Copenhagen. "Upaya untuk meminta data sudah dibicarakan Menlu dan Dubes RI di Copenhagen," kata juru bicara dua Deplu, Desra Percaya, di Kantor Deplu, Jakarta, kemarin. Menlu Denmark, lanjutnya, hanya menyampaikan ancaman tersebut secara lisan kepada Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda. "Pemberitahuan tersebut tidak secara resmi menyebutkan dari mana ancaman itu sehingga belum dapat diselidiki," tambahnya. Meski begitu, Deplu tetap menyayangkan keputusan pemerintah Denmark untuk memulangkan Dubes dan stafnya. Sebab, pemerintah Indonesia melalui Menlu dan Kapolri telah memberikan jaminan keamanan. Keputusan Denmark itu dianggap tergesa-gesa dan tidak realistis. Kecaman terhadap Denmark memang terus berlanjut menyusul pemuatan karikatur Nabi Muhammad di media Jyland-Posten. Demo terus berlangsung di berbagai daerah, termasuk di Surabaya dan Jakarta. Namun, demo tersebut dianggap masih dalam batas kewajaran. Kepala Badan Intelijen Negara Syamsir Siregar juga menyayangkan sikap Denmark yang menimbulkan kesan seolah-olah Indonesia tidak bisa menjamin keamanan mereka. Padahal, pengamanan Kedutaan Besar Denmark di Jakarta sudah maksimal. Demikian juga Konjen-Konjen di berbagai daerah. Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda mengatakan, langkah Denmark itu bukan tindakan politik. Dia telah menerima pemberitahuan tersebut dari menteri luar negeri Denmark melalui telepon. Alasan Denmark hanya semata-mata karena keamanan. (yog) [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
