http://www.antara.co.id/seenws/?id=27983
Feb 15 15:17
TULANG KEROPOS RENTAN MENYERANG WANITA INDONESIA
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menyatakan
bahwa penyakit tulang keropos (Osteoporosis) rentan menyerang wanita Indonesia
daripada kaum pria.
"Karena itu, pencegahan sejak dini harus dilakukan yang dapat dimulai
dari rumah," katanya melalui sambutan yang dibacakan Staf Ahli Menteri Bidang
Teknologi Kesehatan dan Farmasi, Richard Panjaitan, dalam acara peluncuran
`Kampanye Scan The Nation 2006`, di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, rentannya wanita Indonesia terserang penyakit tulang keropos
itu, dapat terlihat dari hasil data analisis di 14 wilayah atau propinsi di
tanah air selama periode 1999-2002.
Ia mengatakan penyakit tulang keropos itu, menyerang wanita dimulai dari
usia 50 tahun sedangkan kaum pria pada usia 55 tahun.
Data analisis itu menyebutkan, pada usia 50-54 tahun kaum wanita yang
terkena penyakit tulang keropos sekitar 24 persen dari populasi dan pria hanya
14 persen, usia 55-59 tahun sebesar 36 persen wanita yang terkena penyakit itu
dan 20 persen menyerang kaum pria.
Kemudian pada usia 60-64 tahun, wanita yang terserang penyakit itu
sebanyak 52 persen dan pria 24 persen, usia 65-69 tahun wanita 63 persen dan
pria 26 persen, sedangkan usia di atas 70 tahun kaum wanita sekitar 72 persen
dan pria 43 persen.
"Secara keseluruhan percepatan proses penyakit tulang keropos pada wanita
Indonesia sebesar 80 persen dan kaum pria 20 persen," katanya.
Ia mengatakan seiring berubahnya gaya hidup masyarakat Indonesia, maka
bahaya penyakit itu semakin tinggi akibat kurangnya melakukan olahraga,
nutrisi, merokok dan mengkonsumsi alkohol.
"Penyakit tulang keropos juga tidak menutup kemungkinan dapat menyerang
kaum muda bilamana pola hidupnya tidak teratur," tegasnya.
Disamping itu, ia mengatakan faktor bertambahnya angka harapan hidup
penduduk Indonesia, berpengaruh pada meningkatnya kasus penyakit itu di
Indonesia.
Berdasarkan data organisasi dunia kesehatan (WHO) menyebutkan angka
harapan hidup penduduk Indonesia meningkat dari 65 tahun menjadi 73 tahun pada
tahun 2025 mendatang.
"Bertambahnya angka harapan hidup penduduk Indonesia akan mempengaruhi
pada meningkatnya kasus penyakit keropos tulang di tanah air," katanya.(*)
[Non-text portions of this message have been removed]
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/