Sudibyo "karena Indonesia sudah tepat melakukan langkah-langkah tepat di bidang 
pendidikan".  Hebatnya para pejabat Indonesia ini dari dulu sampai sekarang, 
sementara Mahathir bilang "kita harus belajar dari Singapura" pada tahun 
1980an.  Hasilnya: Indonesia hancur, Malaysia berjaya menuju developed country. 

Holy Uncle <[EMAIL PROTECTED]> menulis:  Jumat, 17/02/2006 16:47WIB
Indonesia tuan rumah pertemuan menteri pendidikan dunia
Oleh Rahmayulis Saleh


JAKARTA (Bisnis): Indonesia dipilih menjadi tuan rumah pertemuan E-9 ketujuh 
Ministerial Review Meeting pada 2008 sebagai salah satu keputusan dari MRM 
di Monterrey, Meksiko, pada 13-15 Februari 2006.

"Salah satu pertimbangan yang menonjol dipilihnya sebagai tuan rumah 
pertemuan E-9 ketujuh, karena Indonesia dinilai telah melakukan 
langkah-langkah yang tepat dalam kebijakan pendidikannya", kata Mendiknas 
Bambang Sudibyo dalam siaran persnya hari ini.

Kebijakan yang telah ditempuh Indonesia, katanya, khususnya di bidang 
pemberantasan buta aksara, pelaksanaan wajib belajar 9 tahun, kesetaraan 
gender, dan penerapan manajemen kualitas dengan adanya badan independen BSNP 
(Badan Standar Nasional Pendidikan), dan BAN (Badan Akreditasi Nasional).

Sementara dalam konteks penilaian, Indonesia melakukan internal assessment 
melalui survei evaluasi pendidikan dan ujian, baik di tingkat sekolah maupun 
nasional. Secara eksternal Indonesia ikut dalam International Assessment.

Menurut Mendiknas, menjadi tuan rumah pertemuan E-9 pada 2008 bernilai 
strategis bagi bangsa Indonesia, khususnya dalam mengevaluasi perkembangan 
pencapaian EFA (education for all).

"Tahun 2008 adalah tepat setengah jalan target EFA untuk 2015. Evaluasi 
pendidikan di ke-9 negara menjadi sangat besar pengaruhnya terhadap masa 
depan peradaban dunia. Mengingat dengan 9 negara ini, sudah lebih dari 
separoh penduduk dunia ada di dalamnya".

Bambang memaparkan melalui E-9 ini, Indonesia juga bisa mendengar langsung 
dan bisa mengambil pengalaman terbaik yang telah berhasil dijalankan oleh 
negara-negara peserta dalam menangani masalah pendidikannya.

"Untuk itu, segera setelah kembali ke tanah air, saya akan langsung 
membentuk kepanitiaannya agar persiapan lebih matang untuk suksesnya E-9 
Ministerial Review Meeting yang ketujuh nanti", tegas Bambang.

Negara-negara peserta E-9, ujarnya, kagum terhadap kebijakan bangsa 
Indonesia dalam menjadikan pendidikan sebagai hak setiap warga negara dan 
tertuang dalam konstitusi bernegara (UUD?45).

Amanah UUD?45dengan mengalokasikan anggaran pendidikan 20% dari APBN, 
dinilai sebagai langkah yang luar biasa dan menjamin pencapaian peningkatan 
kualitas pendidikan di Indonesia.

Negara anggota E-9 tersebut, yakni Bangladesh, Brasil, China, Mesir, India, 
Indonesia, Meksiko, Nigeria dan Pakistan.

Secara khusus, Direktur Jendral UNESCO, Koichiro Matsuura dari Jepang, 
menyatakan penghargaannya. "Langkah Indonesia dengan mengamanatkan alokasi 
anggaran pendidikan di dalam konstitusinya sungguh patut dipuji. Karena hal 
ini menjadi langkah yang sangat mendasar dalam upaya pencapaian tujuan EFA 
(Education For All)", kata Matsuura.

Langkah Indonesia dalam pemberantasan buta aksara menggunakan 
kultural-horisontal melalui kerjasama dengan organisasi masyarakat 
perempuan, seperti Aisyiah dan Muslimat NU. Selain itu, dengan pendekatan 
vertikal melalui pelibatan aparat pemerintah daerah juga menuai pujian dari 
para delegasi negara-negara peserta.

Menteri Pendidikan Mexico, Reyes Tames Guerra, menilai Mexico memiliki 
pengalaman keberhasilan dalam memberikan layanan pendidikan bagi para 
penduduk asli dan di wilayah yang sulit dijangkau dengan baik. "Namun, apa 
yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam penanganan buta aksara sungguh 
menarik untuk ditiru oleh negara-negara peserta", ujar Reyes.

http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=196&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&p_topik=W50&p_prev=420242




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 



  SPONSORED LINKS 
        Writing book   Writing a book   Writing child book     Book writing 
software   Writing a book report   Business writing book 
    
---------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS 

    
    Visit your group "proletar" on the web.
    
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
    
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 

    
---------------------------------
  



__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  
http://id.mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke