--- In [email protected], "muskitawati" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- In [email protected], "kim3hook" <kimhook@> wrote: > > > > --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote: > > > > > Saya tak percaya kelima rukun Islam, > > > Saya tak percaya AlQuran dari Allah, > > ... > > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > Dimanapun didunia ini, untuk menetapkan statistik jumlah penganut > sebuah agama, tidak pernah dihitungnya melalui kunjungan umat ke > mesjid2, gereja2, atau ke-kuil2. Penghitungan jumlah umat selalu > berdasarkan sumbangan/Charity setiap wajib pajak kepada Gereja2, > Mesjid2, maupun kuil2. Jadi tidak mungkin dan tidak perlu kita > menginterview apakah mereka yang menyumbang itu percaya ataupun tidak > percaya. >
Itu kl lu penyembah faham materialis... Semua dihitung berdasar ukuran kepeng. > Hal yang sama dengan keanggautaan sebuah partai Politik, tidak pernah > jumlah anggauta parti dihitung melalui questionair apakah anda > anggauta partai NU atau anggauta partai PDIP. Karena keanggautaan > seseorang kepada sebuah partai politik hanya bisa dihitung dari > mereka yang membayarkan sumbangan periodik kepada partai politik > masing2, dan semua ini merupakan management yang baku yang bukan cuma > berlaku di USA. > > Seperti yang saya katakan, bahwa diri saya, termasuk group umat Islam > berdasarkan saya terdaftar sebagai penymbang tetap berbagai > organisasi2 Islam tertentu. Grouping berdasarkan sosio-culturil > sekalipun bukan berdasarkan hasil interview apakah anda percaya atau > anda tidak percaya, melainkan dimana atau pada social group mana anda > dimasukkan. Artinya, legitimacy agama anda hanya diklaim oleh > lingkungan sosial anda sendiri, seperti orang tua, saudara, teman2, > dan lingkungan kerja anda sendiri. > > Demikianlah, hal ini bisa anda saksikan sendiri kebijaksanaan Amerika > dalam grouping negara2 Islam yang dianggapnya melindungi terorist > dimana pemberian visa sangatlah ketat dan terbatas. Meskipun anda > itu anti-Islam, maka dalam permohonan Visa anda, kepercayaan ataupun > agama anda sama sekali tidak menjadi bahan pertimbangan. Pengusiran > visitor yang overstay yang dilakukan terhadap negara2 Islam juga akan > terkena kepada orang2 Indonesia yang non-muslim dalam hal ini anda > tidak mungkin berdebat atau menuntut kepengadilan Amerika bahwa anda > ini bukan Muslim meskipun warganegara Indonesia. Dalam hal ini, > meskipun agama anda bukan Islam, dalam grouping socioculturan, anda > dimasukkan dalam kategori Islam dalam kaitan security Amerika. Saya > pribadi sudah mengikuti short course untuk Home-land security dimana > seorang Kristen fundamentalist Indonesia bisa saja dipaksa karena > keluarganya disandera di Indonesia, sehingga si Kristen ini meskipun > bukan Islam akan mampu melakukan pembomban bunuh diri yang didanai > AlQaeda karena dia harus melindungi keluarganya yang disandera di > Indonesia. Dengan demikian, pihak Amerika tidak perlu rumit untuk > memeriksa satu2 agama orang2 Indonesia, baik itu Kristen ataupun > Islam selama orang itu berasal dari Indonesia, maka tetap dimasukkan > dalam ancaman terorist Islam !!!! > Tuh denger hook, amerika itu emang bobrok. Biar di jidat lu ada gambar bintang daud, lu gak bakalan dianggap sbg jongosnya israel... lu tetep elu, simpanse borneo yg hobi maen internet. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
