Pemberlakuan UU Antipornografi & Antipornoaksi
adalah merupakan pernyataan resmi dari sang penguasa
bahwa bangsa Indonesia memasuki jaman kegelapan.
Sedikit kegembiraan yang biasanya bisa dinikmati
masyarakat bawah sambil minum kopi harus dilepaskan.
Karena sang penguasa menganggap bahwa kegembiraan itu
begitu terlarang dan najis.
Manusia2 penghuni surga telah datang memerintah.

Tinggal kita tanya : Surga macam apakah yang
diangankan sang penguasa sehingga menyanyi sambil
goyang pinggulpun harus dirampas dan dilarang.



On Mon, 20 Feb 2006 01:13:07 +0700
  "dipo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Terus terang saya merinding terus mendengar istilah 
>"pembinatangan"
> yang laris belakangan ini. Apalagi banyak yang 
>melengkapinya jadi
> "pembinatangan masyarakat". Setiap lobang pori rasanya
> berdenyut-denyut seperti mau meletus. Pembinatangan 
>masyarakat eh..?
> 
> Dengan ngeri, pelan-pelan saya lirik bulu di dada, di 
>tangan, di kaki.
> Syukurlah semuanya masih proporsional. Belum berobah 
>sampai selebat si
> 'Hoegeng' peliharaan Bernhard van Oranje. Saya belum 
>membinatang.
> Begitu juga masyarakat di sekitar, tidak satupun yang 
>badannya
> ketumbuhan bulu lebat. Sebaliknya, saya malah yakin kita 
>semua bagian
> dari spesies yang sejak ribuan tahun lalu mulai rontok 
>bulu-bulunya.
> 
> Tapi, omong-omong, siapa sih yang dituding melakukan 
>pembinatangan
> masyarakat, kok teganya menumbuhkan bulu; ekor; tanduk 
>di masyarakat?
> Lulusan institut mana dia?
> 
> Ramai-ramailah orang memamerkan keilmiahannya dengan 
>menuding
> per-definisi: pelaku pembinatangan ialah mereka yang 
>suka
> memperlihatkan pinggul, pusar, paha -- di benak segera 
>terlintas Ade
> Rai yang atlet binaraga itu. Tapi ketika definisi 
>berlanjut dengan
> 'payudara' maka mengertilah saya bahwa yang dimaksud 
>sebagai pelaku
> pembinatangan ialah kaum perempuan. Sebab, baik Ade Rai 
>(juga saya)
> tidak punya payudara, punyanya cuma dada yang bidang.
> 
> Lalu, kenapa masyarakat harus jadi binatang hanya 
>gara-gara melihat
> pinggul, pusar, paha, dan payudara? Bukankah semua itu 
>cuma bagian
> badan biasa sebagaimana indahnya lobang hidung atau 
>jempol?
> 
> Lucunya, kalau masyarakat berobah jadi binatang kenapa 
>yang
> dikerangkeng nantinya justru para pemilik keindahan 
>pinggul, pusar,
> paha, dan payudara; alias, perempuan? Hebatnya lagi, 
>pengurungan
> perempuan itu konon memang berdasarkan perintah 
>undang-undang yang
> judulnya, UU Anti-Pornografi.
> 
> Jadi, siapa sebetulnya yang akan "dibinatangkan" lewat 
>undang-undang
> anti-pornografi? Masyarakat luas, atau para perempuan 
>pemilik pinggul,
> pusar, paha, dan payudara? Ah, yang pasti perempuan juga 
>anggota
> masyarakat - yang cantik.
> 
> *
> 
> Nah, pembinatangan masyarakat melalui undang-undang 
>bukan baru kali
> ini saja terjadi. Pada prakteknya, perundang-undangan 
>kita memang
> padat kekuatan untuk membiasakan masyarakat berjalan 
>dengan ancaman
> hukuman & sanksi.
> 
> Akibatnya, masyarakat jadi sangat terlatih untuk hidup 
>dengan aneka
> sanksi. Belakangan ini masyarakat bahkan begitu fasih 
>menuntut
> dibuatkan aturan perundangan (sanksi) ini dan itu untuk 
>menanggapi
> isu-isu jangka pendek (kasuistik).
> 
> Alhasil, jadilah kita seperti yang tergila-gila pada 
>cemeti untuk
> meluruskan gerak langkah sendiri. Semua hal harus 
>ditentukan dengan
> ancaman dan sanksi, seolah tanpa cemeti kita tidak tahu 
>harus berbuat
> apa! Pendeknya, kita telah kehilangan nalar untuk 
>menangani masalah
> dan kehilangan akal budi untuk melancarkan urusan 
>masyarakat.
> 
> Sampai di sini, jelas bahwa ternyata pembuat 
>undang-undanglah si
> pelaku pembinatangan masyarakat!
> 
> Sekarang rasanya saya harus segera pergi periksa 
>kalau-kalau ini
> taring tambah mengkilap... Anda sekalian, bolehlah 
>periksa kuku
> masing-masing ...
> 
> * peacock-dog ~ sdr. harry roesli
> 
> 
> 
> 
> 
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 

========================================================================================
Ikuti Lomba Puisi Online Jawa Timur, dapatkan hadiah menarik setiap bulannya 
dan hadiah total senilai 60 juta rupiah
hanya di http://www.plasa.com (Khusus Jawa Timur)
========================================================================================
 


Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke