HARIAN ANALISA
Edisi Jumat, 24 Februari 2006 

13 Orang Perusak Kantor Freeport Ditahan 



Jakarta, (Analisa) 

Kapolri Jenderal Polisi Sutanto mengatakan pihaknya menahan 13 orang pelaku 
yang merusak kantor PT Freeport Indonesia di Jalan Rasuna Said Kuningan 
Jakarta, Kamis (23/2) dini hari. 

"Para pelaku orang-orang Papua, sebanyak 13 orang sudah ditahan dan diperiksa 
di Kepolisian," kata Kapolri di Kantor Kepresidenan Jakarta, Kamis (23/2). 

Dijelaskannya, peristiwa itu terjadi ketika sekitar 12-20 warga Papua 
mendatangi Kantor Freeport Indonesia di Gedung Plaza 89 Jalan Rasuna Said, 
Kuningan, Jakarta Selatan, dan melakukan perusakan dengan memecah kaca gedung 
tersebut. 

Menurut informasi, beberapa orang tersebut mengaku sebagai anggota Badan 
Eksekutif Mahasiswa (BEM) Papua. 

"Mereka sudah diperiksa, karena hal ini tidak bisa dibenarkan, termasuk dalam 
perusakan dan melanggar hukum," kata Sutanto. 

Perusakan kantor Freeport Indonesia itu terkait perselisihan antara warga 
sekitar tambang Freeport di Timika Papua, yang dilanjutkan dengan memblokir 
jalan menuju tambang Freeport tersebut sehingga operasi penambangan dan 
produksi dihentikan sejak Rabu (22/2) kemarin. 

Mengenai kasus pemblokiran jalan ini, Sutanto mengatakan saat ini sedang 
ditangani oleh unsur pimpinan setempat seperti Kapolda, Pangdam dan tokoh 
masyarakat setempat. 

"Itu sedang diselesaikan dan kita ingin agar perusahan tersebut berjalan dengan 
normal," katanya. 

Kapolri juga mengatakan belum ada rencana untuk menambah jumlah personil di 
Timika, karena jumlah di lokasi tersebut sudah cukup banyak. 

Sedangkan mengenai kasus surat Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi kepada Menlu 
Hasan Wirajuda tentang penunjukkan PT Sun Hoo Engineering dalam renovasi KBRI 
di Seoul Korea Selatan, Kapolri mengatakan dalam pemeriksaan yang dilakukan 
ditemukan ada kejanggalan dalam surat itu. 

"Ada penambahan kata-kata yang bisa ditafsirkan lain maksudnya. Juga penggunaan 
tata tulisan tidak sesuai dengan kebiasaan di Seskab," katanya. 

Menurutnya, staf Seskab diduga melakukan pemalsuan tersebut, dan dugaannya ada 
lebih dari 2-3 orang yang bisa menjadi tersangka. (Ant) 



[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke