http://www.antara.co.id/seenws/?id=28658
Feb 23 20:50
PEMERINTAH UPAYAKAN FREEPORT SEGERA BEROPERASI LAGI
"Yang penting akses jalan ke Freeport segera dibuka," kata Widodo.
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan
Keamanan (Menko Polhukam) Widodo AS meminta aparat daerah Papua seperti,
Kapolda, Pangdam dan Pemda setempat, untuk melakukan dialog dan bernegosiasi
dengan kelompok penambang liar yang menutup jalan ke pertambangan PT Freeport.
"Aparat di daerah telah diminta bernegosiasi agar pertambangan itu bisa
segera beroperasi kembali," kata Widodo usai mengikuti rapat Koordinasi tentang
Pilkada Irian Jaya Barat di Kantor Departemen Dalam Negeri (Depdagri) Jakarta,
Kamis Sore.
Menkopolkam mengatakan negosiasi itu perlu dilakukan untuk mencari solusi
yang tepat guna menyelesaikan masalah penutupan ruas jalan menuju PT Freeport
di Mile 72-74 oleh penambang liar dan warga sekitar yang sempat menyebabkan
kericuhan itu.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah telah membentuk tim negosiasi untuk
menyelesaikan masalah tersebut.
Ketika ditanyakan apakah aparat pemerintah di Jakarta juga terlibat dalam
tim tersebut ia mengatakan bahwa tim itu dipercayakan kepada pejabat pemerintah
daerah setempat. "Yang penting akses jalan ke Freeport segera dibuka," katanya.
Namun ia menegaskan bahwa pelaku tindakan destruktif termasuk penyerangan
kantor PT Freeport di Plaza 89 Kuningan, Jakarta Selatan harus ditindak. Untuk
itu, pihaknya sudah minta pihak berwajib segera melakukan penindakan.
Terkait dengan itu Kapolri Jenderal Polisi Sutanto mengatakan pihaknya
sudah memerintahkan Kapolda Metro Jaya segera mengambil tindakan hukum dan
penahanan terhadap pelaku penyerangan kantor PT Freeport di Jakarta.
Menurut dia 13 orang dari 20 orang yang diduga terlibat dalam penyerangan
itu telah ditahan oleh aparat kepolisian.
Pada kesempatan yang sama Kapolri juga mengatakan bahwa Kapolda Papua,
Pangdam Papua, pemerintah daerah dan manajemen Freeport telah berkumpul di
Timika dan melakukan negosiasi dengan kelompok yang memblokade jalan menuju
pertambangan PT Freeport.
Ia mengatakan negosiasi tersebut merupakan tahap awal dari upaya
penyelesaian konflik antara penambang liar dengan PT Freeport. Solusi tentang
nasib para penambang liar yang menutup jalan itu, kata Kapolri, akan ditemukan
setelah negosiasi berhasil dilakukan.
Mengenai rencana penambahan aparat kepolisian di sekitar lokasi Freeport,
Kapolri mengatakan hingga saat ini hal itu belum dilakukan. Menurut dia
penambahan personil akan dilakukan jika benar-benar dibutuhkan.
Panglima TNI Djoko Suyanto juga mengatakan bahwa hingga saat ini belum
ada pengiriman pasukan tambahan ke lokasi operasi PT Freeport pasca pemblokiran
jalan.
Namun ia tidak memberikan keterangan lebih lanjut tentang hal itu, dengan
tergesa ia meninggalkan Depdagri karena dipanggil Presiden ke Istana.
PT.Freeport merupakan perusahaan penambangan emas dan tembaga terbesar
Amerika Serikat (AS) di Indonesia yang beroperasi di kawasan Tembaga Pura,
Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, sejak Rabu pagi menghentikan kegiatannya baik
di lokasi penambangan maupun pabriknya.
Pada Selasa (21/2) ratusan pendulang emas liar yang beroperasi di sekitar
Mile 71 Tembaga Pura melakukan aksi pemalangan jalan yang menuju ke lokasi
pertambangan PT Freeport dan terlibat bentrok dengan aparat keamanan perusahaan
tersebut.
Akibat insiden tersebut PT Freeport sejak Rabu (22/2) perusahaan itu
untuk sementara menghentikan aktivitas penambangan.(*)
[Non-text portions of this message have been removed]
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/