http://www.indomedia.com/bpost/032006/7/depan/utama11.htm
Pemindahan Ibukota Mulai Tahun Ini Banjarbaru, BPost Sedikit demi sedikit wacana pemindahan pusat pemerintahan Kalimantan Selatan dari Banjarmasin ke Banjarbaru mulai direalisasikan. Gubernur Rudy Ariffin mengatakan tahun ini Pemprop sudah menganggarkan dana pembebasan lahan sebesar Rp30 miliar. "Dana itu untuk pembebasan lahan, artinya Pemprop sudah mulai sedikit demi sedikit merealisasikan pemindahan ibukota ke Banjarbaru, paling tidak sebagai pusat pemerintahan dulu," ujar Rudy, Senin (6/3), di aula Badan Diklat Kalsel Jalan RO Ulin Banjarbaru. Rudy sudah membuat surat keputusan tim, yang akan melakukan pembebasan lahan dan survei tanah, bagi pembangunan pusat pemerintahan di Banjarbaru. Tim terdiri atas pejabat berwenang di lingkungan Pemprop dan Pemko Banjarbaru. Sementara Ketua Komisi I DPRD Kalsel dari PKS Ibnu Sina Spi mengatakan sedikitnya diperlukan 400 hektare untuk membangun kantor pemerintahan. "Dewan baru bisa mengizinkan pencairan anggaran pembebasan lahan bila ada izin Mendagri. Karena untuk memindahkan pusat pemerintahan harus mengubah Perda dulu," kata Ibnu. Menurut vokalis dewan ini, Pemprop tak main-main dengan wacana pemindahan pusat pemerintahan ke Banjarbaru ini. "Sebelumnya, juga sudah dianggarkan untuk studi kelayakan dan pembuatan tapak lokasi pusat pemerintahan Kalsel," kata Ibnu. Pertama pada ABT 2005, melalui kegiatan Bappeda Kalsel telah dianggarkan dana sebesar Rp250 juta. "Hasil penelitian tentang studi kelayakan pemindahan pusat pemerintahan ke Banjarbaru sudah ada di Bappeda," kata Ibnu. Pada anggaran 2006 ini, juga dianggarkan dana Rp300 juta melalui Bappeda Kalsel untuk studi lanjutan dan pembuatan site plan pusat perkantoran. "Jadi pencairan anggaran pembebasan lahan, juga tergantung selesai tidaknya studi lanjutan yang dilakukan Bappeda pada 2006 ini," ujar Ibnu menambahkan. Walikota Banjarbaru Drs H Rudy Resnawan, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya anggaran Rp30 miliar dari Pemprop untuk biaya pembebasan lahan tersebut. Selain itu, berdasarkan SK Gubernur Kalsel Nomor 03/2006 juga sudah dibentuk tim survei penentuan titik lokasi pusat pemerintahan Kalsel di Banjarbaru. "Saya terlibat sebagai pengarah, namun tim belum turun menunggu persetujuan dari Mendagri," kata Rudy. Untuk membebaskan lahan tersebut, Pemko sudah punya ancang-ancang dimana lahan yang akan dipersiapkan. "Kemungkinan besar di wilayah selatan, sesuai pengembangan wilayah di Banjarbaru yang mengarah ke daerah selatan," kata Rudy. Ketika didesak dimana lahan yang akan dipersiapkan, Rudy mengatakan kemungkinan akan diletakkan di kawasan Trikora. ary [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
