From: "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]>

: Refleksi: Supaya tidak dibohongi oleh yang anamanya ahli intelejen
: dan cecunguk-cecunguk lainnya perlu diberitahukan bahwa setiap orang
: yang meminta suaka di Australia, selama  masih dalam urusan
: permohonan suaka diberikan uang saku untuk hidup. Kedua harus
: dicatat bahwa bahwa Australia adalah salah satu negara yang mengakui
: pencaplokan Timor Timur ke dalam wilayah Indonesia.
:
: http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=241712&kat_id=23
:
: intelijen Australia turut "mengobok-obok Indonesia" dan pemberian
: visa tinggal sementara bagi 42 dari 43 pencari suaka asal Provinsi
: Papua merupakan bagian dari upaya dan rencana Pemerintah Federal
: Australia mendukung pemisahan Papua dari NKRI.
: >
: "Satu orang yang ditolak permohonan suaka politiknya itu bisa jadi
: adalah orang intelijen yang disusupkan pihak Australia. Informasi
: lain menyatakan bahwa penyiapan kapal untuk mengangkut mereka (43
: warga Papua) adalah bagian integral dari upaya intelijen Australia

Horison: Sampai sekarang tidak ada penjelasan resmi kenapa dari 43
orang hanya 42 yang diberi visa? Lalu kenapa perahu tradisional dari
arah Papua itu bisa mencapai wilayah Australia dengan selamat, padahal
perahu-perahu nelayan asal NTT & Maluku terus dikejar, ditembaki,
bahkan dibakar aparat Australia begitu mendekati batas perairan
Indonesia sendiri. Mari kita catat juga kata-kata Xanana & Horta
seputar cengkeraman Australia di Timtim sejak serbuan militernya
(tanpa lawan) tahun 1999.

Tapi, lebih penting untuk dicatat adalah: seperti krisis Ambalat yang
mengalihkan amarah rakyat atas kenaikan harga & penyelundupan BBM
tahun lalu, krisis Papua (Freeport-Abepura-visa) tahun ini juga
berguna sebagai tabir asap selagi SBY & konco cengengesan membebaskan
8 konglomerat pengutang BLBI dari tuntutan hukum.

Lagi, sebuah kerjasama internasional yang cantik untuk menggelar
karpet merah bagi para koruptor.





Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke