HARIAN ANALISA
Edisi Rabu, 29 Maret 2006 

Empat Korban Perdagangan Wanita di Malaysia Tiba di Tanah Air
Poldasu Ringkus Pasangan Suami-Istri Diduga Pemasok CTKW 



Medan, (Analisa) 

Empat wanita korban kasus perdanganan wanita dan trafficking di Kuala Lumpur 
Malaysia tiba di tanah air dengan pesawat AirAsia AK 938, Selasa (28/3) pukul 
21.20 WIB. 

Informasi yang diperoleh, keempat korban itu masing-masing berinisial, Jae 
(24), AI (16), Min (21) dan Ev (22) berhasil kembali di tanah air berkat 
kerjasama petugas Polisi Di Raja Malaysia (PDRM) dan Senior License Officer 
(SLO) dan satuan Reskrim Poldasu dengan yang saat ini lagi gencar membongkar 
sindikat perdagangan wanita dan trafficking internasional. 

Para korban itu sendiri setibanya di Bandara Polonia langsung disambut Panit 
Vice Control (VC) Poldasu Iptu Januarsyah dan anggotanya beserta petugas dari 
Pusat Kajian Perlindungan Anak (PKPA) Sumut. 

Di tengah seratusan penumpang lainnya, para korban terlihat tertunduk berjalan 
didampingi petugas Poldasu dan PKPA Sumut menuju mobil jemputan. Kepulangan 
mereka cukup mendapat perhatian penumpang dan warga serta petugas Bandara 
Polonia. 

Menurut Kasat I Reskrim Poldasu AKBP Rudi Hartono melalui Panit VC Poldasu Iptu 
Januarsyah yang didampingi anggotanya Aipda Hariaman Damanik, mereka berhasil 
menyelamatkan keempat korban itu dari suatu penggerebekan yang bekerjasama 
dengan PDRM dan SLO yang dilakukan di dua tempat yakni di Jalan Imbi Season 
Town dan Crystal Town Kuala Lumpur Malaysia. 

DIAMANKAN 

Dari operasi yang digelar pada 22 Maret 2006 itu, keempat korban langsung 
diamankan ke markas PDRM dan selanjutnya diamankan di Kedutaan Besar Republik 
Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur untuk proses pemulangan. 

Menurut informasi lagi, korban Jae pada awalnya berangkat ke negeri jiran untuk 
bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT). Tapi, setelah beberapa lama 
bekerja sebagai pembantu, korban akhirnya terjerat dalam sindikat perdagangan 
wanita. 

Jika dilihat dari usia korban AI masih 16 tahun, dalam hal ini tidak saja kasus 
perdagangan perempuan tapi sudah trafficking (perdagangan anak). 

Operasi penyelamatan para korban tersebut, lanjut Iptu Januarsyah, merupakan 
hasil pengembangan Reskrim Poldasu dari tersangka Das yang sebelumnya sudah 
ditahan 

Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Polonia Sigit Roesdianto 
menambahkan, dari identitas yang ada sama korban dua di antaranya pemegang 
Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dan dua lagi masih tetap memakai paspor 
sewaktu berangkat. 

DIRINGKUS 

Sementara itu, Direktorat Reskrim Poldasu meringkus sepasang suami-istri di 
kawasan Jalan Perjuangan Medan yang diduga memperdagangkan enam perempuan muda 
ke Malaysia, Selasa (28/3) pagi. Kedua tersangka, HR (26) dan TA alias Amoi 
(24) warga Jalan Perjuangan Medan. 

Penangkapan terhadap kedua tersangka merupakan tindak lanjut dari hasil 
pengembangan penyelidikan yang dilakukan Satuan Tindak Pidana Umum (Tipidum) 

Reskrim Poldasu dalam membongkar jaringan sindikat trafficking ke negeri jiran, 
Malaysia, ungkap Wakil Direktur Reskrim Poldasu AKBP Andjar Dewanto kepada 
wartawan unit Poldasu, Selasa (28/3). 

Dikatakan, kedua tersangka yang ditangkap di kediamannya itu, setelah Reskrim 
Poldasu menerima keterangan dari enam perempuan korban 'trafficking' di 
Malaysia. "Dalam pemeriksaan kami di Malaysia, keenam korban trafficking itu 
mengaku telah dijual kepada sindikat penjualan perempuan di negeri jiran, 
Malaysia," katanya. 

Informasi yang dihimpun, dalam kasus perdagangan manusia itu, HR dan Amoi 
bertindak sebagai pemasok calon tenaga kerja wanita (CTKW) untuk dipekerjakan 
ke Malaysia. Namun para perempuan muda yang rata-rata berparas lumayan itu 
akhirnya dijual kepada sindikat Dar bin AM alias T alias S yang sudah terlebih 
dahulu diringkus Poldasu pada 23 Februari 2006. (nai/rio


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke