Kalau memakai rasionalitas sebagai metoda untuk membedah keabsahan kebijakan publik - dengan titik tolak prinsip Revolusi Prancis - maka jelas Amerika Serikat ngawur total. Rasionalitas AS sebenarnya juga berada dalam gempuran hebat. Sejumlah survei menemukan bahwa lebih dari separuh populasi di sana terus berjuang menegakkan gerakan relijius, dan sedang mendapat angin bersamaan dengan naiknya si fundamentalis GW. Bush.
Jangan kaget kalau beberapa survei lain mengungkap bahwa komunitas ilmiah di AS (yang menghasilkan 224 dari 509 Nobelis) secara meyakinkan tumbuh dengan landasan pemikiran Biblical yang mereka lahap semasa sekolah. Irasionalitas ini muncul misalnya dalam bentuk Declaration of Independence; mulai dari terbentuknya superbody yang melindungi publik, sampai kemudian dibawa-bawa dalam setiap hubungan internasionalnya: menjadi superpower yang melindungi / menggembala dunia -- merasa mendapat mandat dari Tuhan seperti kata Bush itu. Jelas bahwa ketidakrasionalan AS sendirilah yang langsung atau tidak telah menaikkan gelombang pasang gerakan kiri dewasa ini terutama di Amerika Latin. Dan realitas gerakan di Indonesia saat ini pun tidak lagi berbasis kelas, paham, dan aliran melulu, tapi juga berangkat dari kondisi nyata yang terus menjepit. From: "Arif Harsana" <[EMAIL PROTECTED]> : ** > ..... Sudah saatnya berbagai aliran Kiri di : > Indonesia menggantikan perdebatan tentang kebenaran : > tafsiran mereka, dan memadu perjuangan mereka, bersama : > gerakan-gerakan sosial di Indonesia, menghadapi musuh : > bersama, yakni neo-liberalisme, militerisme, dan : > intoleransi terhadap perbedaan-perbedaan ontologis, : > sesuai dengan anjuran Marx sendiri dalam tesis : > kesebelas terhadap Feuerbach: "Sudah banyak filsuf : > yang menafsirkan dunia, secara berbeda-beda. Tapi : > sangat sedikit yang berusaha mengubah dunia". : : ** > Barangkali, > beberapa hal yang perlu direnungkan : > adalah pembentukan > partai-partai politik yang berbasis : > kelompok > etno-linguistik, yang dalam konteks Nusantara : > sebaiknya diperluas menjadi partai lokal, serta : > kesepakatan untuk mengawinkan strategi aksi massa, : > yang sudah banyak dijalankan oleh komponen-komponen : > AMAN bersama gerakan sosial lain, dengan strategi : > parlementer. : : +++++++++++++++++++++++++++++++++++ : : ----- Original Message ----- : > : > KEBANGKITAN GERAKAN KIRI DI AMERIKA LATIN: : > Benang Merah, Implikasi Teoretis dan Hikmahnya bagi : > Gerakan Pro-Demokrasi di Nusantara : > -------------------------------------------------------------------- : > George Junus Aditjondro : > : > : > 36. Realitas arus pasang Gerakan Kiri di Amerika Latin : > itu lebih mendekati teori 'gerakan sosial baru' (new : > social movements) dari pasangan pemikir Post-Marxist, : > Ernesto Laclau (berasal dari Argentina) dan Chantal : > Mouffe (berasal dari Perancis). Konsep 'gerakan sosial : > baru' sebagai subyek revolusioner masa kini, merupakan : > pemberontakan mereka terhadap ajaran Marx yang melihat : > kaum buruh (proletariat) sebagai subyek revolusioner : > yang utama. Konsep ini merangkum berbagai gerakan atau : > perjuangan (struggle ) yang tidak berbasis kelas dan : > bukan gerakan buruh, seperti gerakan urban, gerakan : > lingkungan, gerakan anti-otoriterisme, gerakan : > anti-institusi, gerakan feminis, gerakan anti-rasisme, : > gerakan etnis, gerakan regional, dan gerakan : > perdamaian (Laclau and Mouffe 1999: 159-60). : > : > : > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
