REFLEKSI: Kalau negara dikuasai tukang copet dan garong mana bisa warganegaranya mendapat perlindungan Hak-Hak Azasi Manusia dan hak kehidupan memada? Jadi tentu saja banyak orang dilupakan, orang Papua begitupun orang-orang di Jawa, di Kalimatan, di Nusatenggara dsbnya diperas sampai keringat keringat dingin menceret darah berakibat mati tertimbun sampah.
http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2006/04/06/brk,20060406-75925,id.html Negara Dianggap Gagal Lindungi Warga Papua Kamis, 06 April 2006 | 18:35 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta: Forum Papua, yang diketuai Albert Hasibuan, menyatakan hari ini bahwa permintaan suaka oleh sejumlah warga Papua cermin kegagalan negara menjamin keamanan warganya. "Kami menyesali pergeseran fokus suaka 42 orang warga Papua menjadi situasi marah kepada orang Papua yang mencari suaka politik ke Australia," katanya di gedung CSIIS, Jakarta. Menurut Forum Papua, pencarian suaka politik adalah salah satu hak asasi manusia yang diatur dalam Pasal 28 G konstitusi, Undang-Undang Nomor 29/1999, dan pasal 1A Konvensi Jenewa 1951. Pencarian suaka politik mesti dicari akar persoalannya. "Selama ini kita sibuk membicarakan asap, tak pernah mencari apinya," ujar anggota DPR dan Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR, Simon Patrice Morin. Forum Papua mengimbau masyarakat untuk memupuk solidaritas dan kepedulian. Acara itu juga dihadiri oleh wartawan senior Fikri Jufri dan petinggi CSIS, Harry Tjan Silalahi. Olivia S [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
