RADAR TIMIKA

Sabtu, 15 Maret 2006 

Di Timika, Playboy laris 



TIMIKA - Kontroversi edisi pertama Majalah Playboy versi Indonesia yang gonjang 
ganjing di Jakarta dan daerah lain di Jawa, malah semakin membuatnya laris 
manis karena banyak orang penasaran. Bukan hanya di Pulau Jawa, melainkan juga 
di Timika. Harganya di Timika pun tembus Rp 55.000/buah, sedangkan harga yang 
tercantum di cover majalah Rp. 39.000.

Tengok saja hasil penelusuran Radar Timika, kemarin. Dari 20 buah eksemplar 
Majalah Playboy yang didatangkan Kamis (13/4), kemarin tersisa 3 buah. Salah 
seorang penjual majalah tersebut di seberang jalan toko Cahaya Aditama, 
mengakuinya. 

"Stok datang kemarin (13/4) sekitar 20 buah. Kami bagi di tiga tempat," kata 
sumber sambil menolak disebut namanya. 

Alasan membagi tiga tempat penjualan majalah tersebut adalah agar cepat habis. 
Pihaknya menyatakan sempat mengorder majalah itu lagi, namun distributor 
Jakarta menyatakan stok habis.

Tiga tempat yang menjual Majalah Playboy adalah Rizky Seluler di Jalan 
Bhayangkara, petang kemarin tinggal 2 eksemplar. Berikutnya di samping MM Motor 
di Jalan Yos Sudarso (kemarin sore tinggal 1 eks) dan di depan Toko Cahaya 
Aditama (habis).

Menurut salah seorang penjual Majalah Playboy di Timika, sebenarnya gambar di 
dalam majalah tersebut biasa saja, malah gambar di beberapa majalah lain yang 
sudah lama beredar dinilai lebih vulgar.

"Kalau kita buka cover sampul merahnya malah yang terlihat pertama kali 
handphone," ujar Wati, penjaga Rizky Seluler. 

Wartawan Radar Timika yang penasaran dengan majalah bercover Andara Early 
dengan sampul warna merah tua itu, mencoba melihat isinya. Tampak tidak ada 
yang istimewa. Terdapat beberapa gambar wanita namun bagian tubuhnya dibaluti 
pakaian. Isi majalah secara keseluruhan lebih banyak menggambarkan situasi 
politik di Indonesia dan Timor Timur, serta beberapa komentar pengamat politik 
dan ekonomi di negeri ini. 

"Tidak ada yang istimewa, isinya biasa-biasa saja. Hanya orang di Jakarta saja 
yang sengaja memanas-manaskan itu," ungkap Adrian, salah seorang pengunjung 
Rizky Seluler. 

Adrian mengaku sudah membeli majalah tersebut di salah satu tempat penjualan 
buku di Jalan Yos Sudarso. (fan) 


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke