Ada ribut-ribut yang menimbulkan pertanyaan.....
Pertama tentang pornografi dan terbitnya majallah Playboy...
Pornografi kok mau dilarang dan bukannnya diatur..
Majallah Playboy edisi Indonesia itu ternyata, dari apa yang
kita dengar, bukan majallah pornografi dan bahkan tidak berisi
foto orang telanjang...
Lalu soal orang Papua yang minta suaka di Australia, yang adalah
hak yang diakui oleh UUD Indoneisa sendiri dan bahagian dari hak
yang diakui oleh Piagmam HAM PBB.
Lalu sekarang ribut-ribut bahaya komunis....
Bahaya komunis tahun2006?
Rangkaian ribut-ribut yang tidak ada alasan ini sungguh
menimbulkan pertanyaan.
Dan kenapa yang ribut boleh dibilang semuanya orang Islam?
Saya nggak bilang bahwa ini usaha PKS untuk menutupi kegagalannnya
memberantas korupsi.
Tapi saya bertanya-tanya kenapa...
On 19 Apr 2006, at 11:00, Ambon wrote:
> http://www.beritasore.com/index.php?option=com_content&task=view&id=3694&Itemid=36
>
>
> Polisi Diminta Bertindak Tegas Terhadap Penyebar Atribut Komunis
> Ditulis oleh Redaksi
>
>
> Wednesday, 19 April 2006
> Jakarta ( Berita ) : Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul
> Sembiring meminta aparat kepolisian untuk menyelidiki dan mengambil tindakan
> tegs terhadap oknum-oknum yang berupaya memprovokasi dengan menyebarkan
> atribut "palu arit" sebagai simbol ajaran komunis.
>
> "Polisi harus menyelidiki kasus di Bogor itu dan menindak tegas pelaku
> penyebaran atribut komunis tersebut," kata Tifatul di Jakarta, Rabu (19/04),
> yang dimintai komentarnya terkait penemuan atribut "palu arit" pada Senin
> (17/4) malam di sebuah jalan di depan Istana Bogor.
>
> Menurut dia, aksi yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab itu
> kemungkinan merupakan bentuk kekecewaan penganut paham ideologi komunis
> akibat pertemuan yang mereka lakukan di Blitar Jawa Timur, beberapa waktu
> lalu, dibubarkan oleh masyarakat dan aparat kepolisian.
>
> Untuk mencegah berkembangnya kembali ajaran komunis di Indonesia,
> katanya, pemerintah dan masyarakat perlu membentengi diri dari berbagai sisi.
>
> "Misalnya dari segi pendidikan, perlu ditanamkan kepada para siswa
> bahwa ajaran komunis sangat berbahaya," katanya.
>
> Bangsa Indonesia, lanjutnya, punya pengalaman buruk pada tahun 1948 dan
> 1965 terkait dengan apa yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).
>
> Karena itu, ia mengusulkan adanya aturan yang lebih mendasar mengenai
> larangan berkembangnya ajaran komunis di Indonesia.
>
> "TAP MPRS No.XXV/1966 tentang pembubaran PKI dan larangan mengembangkan
> ajaran komunis sudah banyak mendapat kritikan. Alangkah baiknya jika aturan
> itu dibuat dalam bentuk perundangan yang lebih tinggi, kalau perlu dimasukkan
> dalam UUD," katanya.
>
> Tifatul menambahkan, salah satu dampak negatif dari era globalisasi
> adalah masuknya berbagai macam paham dan ideologi termasuk juga soal
> pornografi dan pornoaksi, sehingga perlu ada aturan hukum untuk membentengi
> masyarakat dari pengaruh buruk paham tersebut.
>
> Mengenai perkembangan ajaran komunis, Tifatul mengatakan, pada saat ini
> ajaran tersebut nampaknya hanya tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat
> miskin berpendapatan rendah yang mudah terprovokasi, sedangkan di kalangan
> intelektual ajaran tersebut kurang berkembang.
>
> "Apalagi di Indonesia, ajaran komunis terkendala dengan adanya
> pengalaman negatif oleh PKI pada tahun 1965 yang sangat membekas," katanya.
>
> Di dunia Internasional pun, setelah Uni Soviet runtuh, praktis
> perkembangan ajaran komunis tidak berkembang. Bahkan Cina meskipun menganut
> sistem sosial komunis tetapi sistem ekonominya adalah kapitalis. "Demikian
> pula Vietnam, lebih dominan sistem kapitalisnya," katanya.
>
> Namun demikian, Tifatul mengingatkan agar ajaran berkembangnya komunis
> tetap diwaspadai karena ajaran itu bisa masuk melalui masyarakat bawah
> seperti buruh karena bukan tidak mungkin penganut ideologi komunis berupaya
> "menunggangi" aksi unjukrasa yang dilakukan para buruh. (Ant)
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
> List owner : [EMAIL PROTECTED]
> Homepage : http://proletar.8m.com/
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/