Srikandi mana yang benar nih ya, apa pernah mantan Pres. Megawati  menguak 
peristiwa  dibunuhnya Soekarno secara pelan2 ini  seperti apa yang diungkap 
oleh  Rachmawati? Atau ini cuman suatu masalah ...pertentangan antar anggota 
keluarga yang didasari sikap dan pendirian yang berlainan dan watak yang 
berbeda?dan meluber ke peristiwa sampai perihal wafatnya Bung Karno?
   
  Ada yang punya komentar di milis2 ini? Kalau benar Rachmawati bisa memberikan 
bukti2nya bahwa memang Suharto membunuh secara per-lahan2 Bung Karno dengan 
berkas medis dari Dr.Surojo, syahkah bukti ini untuk melanjutkan perkara 
peradilan Suharto? Boro2 sejuta orang terbunuh, satu orang terbunuhpun sudah 
bisa dibilang....one too many, simple as that!
   
  Yang jadi pertanyaan kenapa Rachmawati tidak menyodorkan hal ini sewaktu 
selambat-lambatnya waktu tergulirnya era reformasi? Suatu teka teki lagi, wah 
banyak bener  nih teka teki di Indonesia. Tapi ada baiknya solving puzzles keep 
your mind healthy..he he he
   
  Harry Adinegara
   
   
  

  
Rachmawati: Bung Karno Dibunuh Pelan-pelan"; DARI CATATAN MEDIS BK

Rachmawati: Bung Karno Dibunuh Pelan-pelan
Rakyat Merdeka, Jumat, 12 Mei 2006, 15:44:35 WIB
Laporan: Tuahta Arief
Jakarta, Rakyat Merdeka. Terbongkar sudah. Teka-teki perlakuan Soeharto kepada 
Soekarno selama sekarat ternyata menyakitkan. Proklamator itu dibiarkan 
digerogoti penyakit akutnya hingga meninggal secara mengenaskan. 

“Yang saya bawa ini adalah catatan medis selama setahun, dari 1967 hingga 1968 
saat Bung Karno mulai sakit. Jelas telihat bahwa Bung Karno tidak mendapatkan 
perawatan yang semestinya. Bung Karno dibiarkan mati karena semua obat yang 
diberikan harus disetujui Soeharto,” ujar Rachmawati dengan penuh emosi. Rachma 
membuka catatan medis ini di Yayasan Pendidikan Soekarno, Kampus UBK Cikini, 
Jumat sore. 

Dijelaskan, catatan medis yang dibawa dalam bentuk sebelas buntelan itu telah 
disimpannya sejak tahun 1969. 

“Ketika itu ada upaya menghapus jejak Bung Karno. Dokter perawat Bung Karno 
kemudian memindahkan catatan medis yang disimpan secara pribadi itu ke rumah 
saya,” lanjut Rachma. Dokter yang dimaksud adalah dr. Surojo. 

Adik Megawati ini yakin, Soeharto telah melakukan tindakan sistematis dan 
terencana untuk mencabut secara berlahan nyawa Bung Karno. 

“Dalam medical record ini Bung Karno jelas sakit gagal ginjal. Seharusnya ada 
tindakan pencucian darah secara berkala. Tapi itu tidak diberikan. Saat itu 
semua obat yang masuk harus disetujui Soeharto. Bahkan Soeharto juga menolak 
keinginan keluarga agar Bung Karno mendapat pengobatan di luar negeri,” 
lanjutnya. 

Akibat tidak diobati secara layak, menjelang wafatnya, tubuh Bung Karno 
bengkak-bengkak dan penyakit ginjalnya tidak dapat disembuhkan lagi. Nasib 
bapak bangsa ini berakhir tragis di tangan Soeharto. 

Rachma sendiri akan menyerahkan rekaman medis ini kepada pemerintah SBY dalam 
waktu dekat. 

“Tidak ada tujuan lain, agar mereka tahu, betapa sangat buruknya perlakuan 
Soeharto kepada Bung Karno,” katanya.mrs




Information about KUDETA 65/ Coup d'etat '65, click: http://www.progind.net/ 
http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/ 



                
---------------------------------
  The LOST Ninja blog: Exclusive clues, clips and gossip.  

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Home is just a click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke