Alinea ini saya anggap sangat menarik: 

    "Menunjuk jari kpd pihak ketiga sebagai biang kerok (itu bisa
    saja terjadi dan harus diakui memang ada), dlm konteks "nurani",
    adalah sikap yg keliru, krn berbicara ttg nurani, orang tdk
    melihat keluar dan ke pihak ketiga, tetapi menukik, melihat ke
    diri sendiri. Dg cara ini bisa diharapkan adanya kesadaran dan
    penyadaran, lalu pengakuan, dan kemudian niat dan tekat buat
    perbaikan...merobah sikap dan tindakan (pendekatan dlm mengatasi
    soal). " 

    Saya tidak tahu apakah kata "hati nurani" itu bisa disamakan
    dengan kata conscience (dalam bahasa Inggeris) atau geweten
    (dalam bahasa Belanda). 

    Didunia  Nasrani ada yang namanya conscience dan orang Nasrani
    terbiasa berusaha untuk menyesuaikan tindakannnya dengan
    conscience itu. 

    Mereka biasa mendengarkan consciencenya itu dan dengan jujur
    mereka bersedia berkata, bila mereka ternyata salah, : "Ya saya
    salah". 

    Artinya merea juga menunjukkan niatnya, dengan pengakuan
    kesalahannnya itu, untuk menghindarkan kesalahan yang sama dimasa
    yang akan datang. 

    Mengakui kesalahan, di dunia Nasrani, bukanlah perbuatan hina,
    tapi pertanda kejujuran. 

    Dan karena mereka mau mengakui kesalahan, yang - saya ulang -
    adalah pernyataan "untuk menghindarkan kesalahan yang sama dimasa
    yang akan datang" maka orang Nasrani berusaha untuk memperbaiki
    diri dan memperbaiki pemahaman ajaran agama mereka. 

    Pemahamana ajaran Nasrani oleh berbagai gereja itu menjadi makin
    cerdas dan makin manusiawi, karena didunia Nasrani ada yang
    namanya conscience. 

    Di dunia Islam sebaliknya - dan ini terlihat dari posting orang
    Islam di mailing list ini - orang Islam bangga berbuat salah dan
    berbuat jahat. 

    Mereka main ancam disini.. 

    Atau main fitnah. 

    Berdusta. 

    Ngibul. 

    Ambil contoh konkrit posting dian pratama yang menyebar ghost
    mail, atau Hidayat Nataatmaja  dan beberapa orang Islam lain
    yang mamalsukan posting saya... 

    Adakah rasa bersalah di diri mereka? 

    Nggak ada. 

    Ataukah mereka itu tidak punya hati nurani? 

    Atau arti ungkapan "hati nurani "itu tidak sama dengan
    conscience? 

    Yang jelas: orang Islam tipikal itu,  tidak punya rasa bersalah. 

    Dan kalau ada orang Islam yang saling berbunuhan?

    Dengan gampangnya akan dikatakan bahwa  yang salah juga orang
    lain... 

    Di Darfur orang Islam berbunuhan, maka yang salah orang Nasrani
    lagi... 

    Di Iraq orang Islam berbunuhan, yang salah orang Amerika terus.. 

    Dan di Afganistan... 

    Dan di Pakistan? 

    Dan di Uzbekistan? 

    Dan... 

    Orang Islam, menurut orang Islam tipikal itu,  tidak punya rasa
    bersalah. 

    Yang salah, by definition, adalah orang kafir. 

    Karena mereka tidak pernah mengakui kesalahannnya, maka mereka
    juga tidak berusaha untuk memperbaiki kesalahan mereka itu. 

    Akibatnya pemahaman ajaran Islam itu tetap saja dungu, buas,
    ganas, kejam, keji lagi biadab... 

    Pemahamana ajaran Nasrani oleh berbagai gereja itu menjadi makin
    cerdas dan makin manusiawi, karena didunia Nasrani ada yang
    namanya conscience. 



On 12 May 06, at 18:58, Astanto marda wrote:

> Pertanyaannya sederhana: Hamas dan Fatah, wajah kekerasan dlm Islam???
> (INGAT saya angkat sebagai sekedar suatu contoh konkrit, tentu masih
> begitu banyak contoh lainnya)
>   Jawaban mas amin: itu biasa, insiden dlm perjuangan utk
>   kemerdekaan...karena ada yg bermain (kambing hitam - penjajah, dst)
> ..dan itulah orang kafir!!
>   Itulah sebenarnya 'pelarian'2 (pengalihan masalah) yg sering
>   diciptakan karena beberapa alasan, antara lain "kebutaan nurani" yg
>   tercipta karena salah kaprah (artinya kesalahan yg karena terlalu
>   sering dilakukan, dijadikan sebagai sesuatu yg benar...ini amat
>   berbahaya krn menyesatkan!!) Apa kebutaan nurani di sini?? Orang
>   tidak lagi melihat ke diri sendiri, dan mau mengakaui bahwa
>   tindakan/perbuatan itu salah dari dasarnya (misalnya membunuh orang
>   lain yg tdk berdosa...anak2 kecil yg tdk berdosa, walau tdk
>   disengaja, tetapi kan kalau mereka tdk perang peluru tdk melesat dan
>   nyasar). Yg ingin saya tekankan bukan perangnya tetapi realita
>   KEKERASAN  yg amat gampang dipakai oleh kedua kelompok islam di
>   palestina tsb. Tindakan ini akan lebih gampang dijastifikasi, ketika
>   penyebab diletakkan di pihak ketiga (Israel keq, org kafir keq). Dg
>   cara tsb, subyek/pelaku membebaskan diri dari "tanggungjawab moral"
>   (tetapi sesat, karena mengelabui diri sendiri). Lebih para lagi, tdk
>   berhenti menggunakan pihak ketiga, tetapi mencari jastifikasi dari
>   pihak YANG DI ATAS SANA (Allah, lewat ayat2 suci Al-Qur'an). Bahaya
>   besar yg amat sulit teratasi di depan mata adalah orang tidak saja
>   menjadi "buta nurani" (ini masih mendingan, krn masih bisa
>   dimelekkan lewat pencerahan dari orang lain, ulama, kiayi, pastor,
>   pendeta, tokoh2 spiritual lain), tetapi menjadi "mati nurani".
>   Artinya tidak punya nurani (nurani lagi). Inilah yg parah...dan yg
>   saya lihat ada kecenderungan besar, kerena yg terjadi bukanlagi
>   sekedar "insiden biasa" (artinya sekali dua), tetapi menjadi
>   "kebiasaan" (kebablasan dan terus-menerus). Inilah soalnya, yg
>   menjadi titik tolak pertanyaan wajah kekerasan dlm Islam. Menunjuk
>   jari kpd pihak ketiga sebagai biang kerok (itu bisa saja terjadi dan
>   harus diakui memang ada), dlm konteks "nurani", adalah sikap yg
>   keliru, krn berbicara ttg nurani, orang tdk melihat keluar dan ke
>   pihak ketiga, tetapi menukik, melihat ke diri sendiri. Dg cara ini
>   bisa diharapkan adanya kesadaran dan penyadaran, lalu pengakuan, dan
>   kemudian niat dan tekat buat perbaikan...merobah sikap dan tindakan
>   (pendekatan dlm mengatasi soal). pamit... as
> 
> Jusfiq Hadjar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>       Amin Abdulrauf berkata: 
> 
>     "Itu hanya insiden kecil saja. Palingan juga kalau itu semua
>     terjadi selalu diawali oleh org2 munafik, fasik yg menyusup
>     kedalam organisasi. 
> 
>     No doubt." 
> 
>     Saya jadi teringat omongan Bima Sakti... 
> 
>     "Kekerasan antar kelompok agama?? tidak jauh pasti sesama agama
>     islam dan kambing hitamnya juga tidak jauh pasti orang kafir...
>     sudah tradisi... Dalam 1 bulan 1.091 mati, hitung-2 berapa persen
>     dapet bidadari dan berapa persen yang kagak dapet stok bidadari???
>     "
> 
>     Sekali lagi saya garis bawahi: "...kambing hitamnya juga tidak
>     jauh pasti orang kafir... sudah tradisi... " 
> 
> 
> On 12 May 06, at 7:49, Amin Abdulrauf wrote:
> 
> > --- amrace69 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > 
> > > 
> > > Maka dari itu, kita sebagai umat Kristiani kudu
> > > mengasihi saudara2 muslim kita....kasihan....
> > 
> > Dgn dialek org di sulwesi, sy ingin katakan bhw apa yg
> > anda tulis diatas HANYA CARIITA.
> > 
> > Org yg ingin menunjukkan sifat pengasih selalu
> > mengedepankan kata2 yg baik dan sopan. 
> > 
> > Lihat dulu diri sendiri laaaah. Baru urus orang.
> > Kasihani dulu diri, cek dulu apakah benar manusia itu
> > layak utk dijadikan tuhan, baru urus yg lain.
> > 
> > > mereka saling bantai dan berbunuhan....
> > > setelah Sunni vs Syiah, Ahmadiyah dikejar-kejar, skg
> > > Hamas vs Fatah.....
> > 
> > Itu hanya insiden kecil saja. Palingan juga kalau itu
> > semua terjadi selalu diawali oleh org2 munafik, fasik
> > yg menyusup kedalam organisasi. 
> > 
> > No doubt.
> > 
> > > 
> > > Insya Allah....mata mereka akan terbuka
> > > nantinya....dan menerima damai
> > > Kasih Kristus diantara mereka.
> > 
> > Atau anda yg berbalik memahami bhw manusia TIDAK layak
> > utk dijadikan Tuhan.
> > 
> > Tunggu saja tanggal mainnya jika memang anda serius
> > mencari kebenaran dan mau merenung.
> > 
> > rgrds,
> > Amin
> > 
> > 
> > > 
> > > Amien.
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > > --- In [email protected], "Bima Sakti"
> > > <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > >
> > > > Wajah islam tidak pernah lepas dari permusuhan,
> > > darah dan dendam
> > > > kesumat, mirip cerita silat ....
> > > >
> > > > kasian ...
> > > >
> > > > *****
> > > >
> > > > Hamas dan Fatah Kembali Bentrok, Lima Anak Jadi
> > > Korban
> > > >
> > > >
> > > > GAZA CITY--MIOL: Bentrok bersenjata antara
> > > kelompok Hamas dan Fatah
> > > > kembali terjadi di Kota Gaza, Selasa (9/5).
> > > Insiden tembak menembak
> > > > kali ini mencederai 10 orang, lima diantaranya
> > > murid sekolah dasar.
> > > >
> > > > Bentrokan ini terjadi sehari setelah sehari
> > > sebelumnya kedua kelompok
> > > > juga terlibat baku tembak dan menewaskan tiga
> > > orang.
> > > >
> > > > Menurut saksi mata, kontak senjata ini terjadi
> > > ketika beberapa
> > > > anggota Brigade Ezzedine al-Qassam yang merupakan
> > > sayap bersenjata
> > > > Hamas, menyerang pos penjagaan di luar rumah Samir
> > > Mashharawi di
> > > > timur laut distrik Tufah. Mashharawi adalah
> > > anggota kelompok Brigade
> > > > Martir Al Aqsa, sayap militer Fatah.
> > > >
> > > > Mendapat serangan, pengikut Al Aqsa langsung
> > > melepaskan tembakan
> > > > balasan dan menyebabkan terjadi baku tembak. Lima
> > > anak yang berusia
> > > > antara tujuh hingga 14 tahun yang akan menuju
> > > sekolah, menjadi korban
> > > > tembakan yang dilepaskan. Sedangkan dari kelompok
> > > Al Aqsa dilaporkan
> > > > empat orang mengalami luka.
> > > >
> > > > Menyusul di insiden ini, pemimpin Palestina Mahmud
> > > Abbas meminta
> > > > kedua kelompok untuk bersikap tenang. "Saya telah
> > > memberikan
> > > > instruksi kepada pihak keamanan untuk menangani
> > > situasi dan menangkap
> > > > siapa saja yang melakukan pelanggaran," tegas
> > > Abbas. (AFP/OL-06)
> > > >
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > 
> > 
> > __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
> > http://mail.yahoo.com 
> > 
> > 
> > 
> > Yahoo! Groups Links
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
>   YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
> 
>     Visit your group "islamkristen" on the web.
> 
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
> 
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
>     Service. 
> 
> 
> ---------------------------------
> 
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> Try the new Yahoo! Philippines Front Page!




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives
http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke