tahyul akhirnya bikin orang percaya dengan adanya tuyul. lalu gunung merapi 
dianggap "ngerti", dan gak bakalan mau membuang sampahnya di halaman keraton. 
boljug séh!
   
  yg menarik juga mbah maridjan bilang dia dulu dibawah komando sri sultan 
hamengkubuwono IX (raja), sekarang katanya hamengkubuwono cuma gubernur 
pangkatnya (pemerintah), berani juga mbah maridjan menghadapi kekuasaan.
   
  hl
  amsterdam
   
  -------------------------
   
   
  Mbah Maridjan Menolak Mengungsi
   
  Sabtu, 13 Mei 2006 | 14:20 WIB 
   
  TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Juru kunci Merapi Mbah Maridjan menolak 
mengungsi meski sudah diminta oleh Gubernur Yogyakarta Sri Sultan 
Hamengkubuwono X. Meski sudah didatangi langsung oleh Wakapolres Sleman Kompol 
Eko Rudi Sudarto dan Kapolsek Cangkringan AKP Munawar, serta sudah dibawakan 
mobil evakuasi, Maridjan tetap menolak. Petugas pun kembali dengan tangan 
kosong.
   
  Menurutnya, dia tetap di tinggal di rumah, menepati janjinya terhadap Raja 
Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang mengangkatnya, 23 tahun lalu, 
sebagai juru kunci Merapi dan melaksanakan tugas-tugas keraton yang terkait 
dengan Merapi, yaitu melaksanakan upacara-upacara ritual dan sesajen.
   
  Dia tinggal di rumah sambil berdoa untuk keselamatan warga. Saat ditanya, 
kenapa di membangkan pada Sri Sultan Hamengkubuwono X yang merupakan penerus HB 
IX, Maridjan berkata, "Saya hanya menepati tugas saya sesuai yang diperintahkan 
oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Sekarang yang meminta ini kan gubernur, itu 
kan pemerintahan."
   
  Mbah Maridjan tingal di Dusun Kinahrejo yang merupakan dusun tertinggi, hanya 
4,5 kilometer dari puncak Merapi. Saat ini warga dusun Kinahrejo, desa 
Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, sebagian masih bertahan di kampung. Mereka 
masih ingin menyelamatkan sapinya. Namun untuk orang-orang tua saat ini masih 
dievakuasi. Mereka diungsikan ke balai desa Umbulharjo. "Saya tidak meminta 
mereka untuk ikut saya. Mau mengungsi silahkan, tidak juga silahkan. Kalau saya 
ingin berdoa di sini," kata Maridjan. 
   
  Sejak Sabtu pagi status Merapi sudah ditingkatkan menjadi awas. Artinya, 
dalam hitungan jam atau paling lambat satu minggu Merapi akan meletus. Salah 
satu arah letusan yang diperkirakan adalah ke selatan, ke arah kota Yogyakarta. 
Menurut Mbah Maridjan, tidak mungkin Merapi meletus dan mengotori halaman 
keraton Yogyakarta. "Kalau ke selatan itu kan berarti mengotori halaman 
keraton, ya tidak mungkin. Mosok keraton mau dikotori sama sampahnya Merapi."
   
  
http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2006/05/13/brk,20060513-77414,id.html
   
  Syaiful Amin, Tempo


      
http://www.geocities.com/herilatief/
  [EMAIL PROTECTED]
  Informasi tentang KUDETA 65/Coup d'etat '65 
Klik: http://www.progind.net/   
http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/ 
   




                        
---------------------------------
Yahoo! Mail goes everywhere you do.  Get it on your phone.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
You can search right from your browser? It's easy and it's free.  See how.
http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke