Tiap detik, tiap jam, tiap hari tiap minggu dan tiap tahun engkau Pancasila 
dinantikan kedatanganmu secara nyata di bumi pertiwi ini.
  Sampai aku menderita tiap hari aku relakan makan nasi aking tapi kenapa 
kekasihku kamu Pancasila tidak iba hati dan menghibur aku dalam kesakitan luar 
dalam ini?
   
  Sejak "penyelamat" kamu Mbah Harto, yang dengan gagahnya menyelamatkan kamu 
kekasihku Pancasila dari pelukan Soekarno dan Nasakom, PKI, rupanya kehadiranmu 
setelah engkau terselamatkan itu engkau kabur entah kemana.
   
  Rakyat, tiap hari dari anak kecil sampai para pegawai negeri dan semua 
jajaran birokrasi selalu memperingati engkau kekasihku Pancasila, setiap tahun 
engkau di sembah bak  dewa dalam perayaan hari  Kesasktian Pancasila, agar 
engkau kekasihku Pancasila segera memberikan berkah engkau dan kita semua bisa 
hidup di tanah air yang gemah ripah loh jinanwi. Sekarang si penyelamat kamu, 
mbah Harto terbaring lunglai, me-nanti2 datangnya panggilan sang Khalik. 
Sekarang mulailah ribut para gedibalnya sang penyelamat Mbah Harto memanggil 
engkau kekasihku Pancasila. Panggilan ini diperlukan agar engkau kekasihku 
Pancasila bisa memberikan pengampunan kepada Mbah harto agar dia selamat sampai 
ke-alam baka dengan mempersiapkan Mbah Harto sewaktu masih ada waktu sepenggal 
agar Mbah Harto tidak saja diampuni tapi juga diangkat sebagai orang yang 
menyelamatkan engkau tempo doeloe tahun 65 itu. Itulah jasa yang harus engkau 
balas dengan balasan kebaikan yang setimpal, yakni menyelamatkan
 Mbah Harto.
  Bukankah engkau kekasihku dalam hati sanubarimu tercantum sila kemanusian. 
Dari itu kekasihku Pancasila, dengarlah ratapan para pemimpin dan para 
gedibalnya Mbah Harto agar Mbah Harto sampai dengan gemilang diusung oleh 
segenap rakyat Indonesia yang tahu diri dan tahu betapa besar "jasa"nya Mbah 
Harto. Dari itu relakanlah Mbah Harto pergi, karena dia telah menyelamatkan 
engkau kekasihku Pancasila maka tidaklah ber-lebih2an apabila kita rakyat 
(walaupun hanya pemakan nasi aking) masih rela mengusung Mbah Harto dengan 
kehormatan yang sebesar-besarnya. Biarlah kita rakyat tahan kesengsaraan ini, 
biarlah kita deldel duwel , biarlah kita makan nasi aking, pokoknya jangan lupa 
dengan "jasa"nya Mbah Harto yang sudah menyelamatkan engkau kekasihku Pancasila!
   
  Tapi sebaliknya engkau kekasihku kemana kita2 ini yang se-hari2 sudah makan 
ikan asin dengan nasi aking akan engkau tempatkan?. Kapan engkau kekasihku 
masih ingat akan ratapanku dan kapan memberi sedekah secuil saja dari hartanya 
Mbah Harto yang triljunan itu agar sementara waktu bisa mengisi sedikit perut 
yang kosong ini?. Perut rakyat kelihatan  buncit tapi kekasihku Pancasila ,ini 
bukan pertanda makan kekenyangan  tapi adalah penyakit yang dinamakan 
hongerudim, alias perut hanya terisi dengan udara yang bisa "dimakan" dengan 
gratisan.
   
  Sementara ini, selama engkau kekasihku belum dengan riil menampakkan diri 
dihadapanku, tapi banyak para gedibalnya Mbah Harto selalu memanggil-manggil 
namamu bak seorang ulama atau pendita diatas pulpit mengobral  nilai mulia yang 
engkau punyai ,yang ber-unsur lima sila itu. Tapi satupun sila kekasihku 
Pansalia, boro boro semua sila yang berjumlah lima itu, semua di borong oleh 
Mbah Harto dan para gedibalnya untuk mengajomi gerombolan mereka. Mereka itu 
gerombolan manusia ini ,semua hidup di alam gemah ripah loh jinawi. Apakah 
engkau kekasihku Pancasila, memang di-catut nama mu  yang mulia, digunakan oleh 
Mbah Harto dan gedibalnya untuk memakmurkan dirinya sendiri dengan mengatas 
namakan engkau Pancasila!
   
  Oh oh oh Pancasila kekasihku kemana gerangan engkau selama ini? Sudah 6 
dasawarsa aku menantikan engkau tapi engkau tidak pernah datang. Bahkan aku 
relakan jadi pengemis, jadi orang yang makan tiap hari 1 bungkus supermie, 
bahkan aku sekarang mulai makan nasi aking tapi betapa teganya engkau kekasihku 
Pancasila, engkau tetap berpangku tangan tidak mengindahkan ratapanku. Oh oh oh 
Pancasila dimana engkau gerangan..........?
   
  Harry Adinegara

                
---------------------------------
On Yahoo!7 
  360°:  Your own space to share what you want with who you want!

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Everything you need is one click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke