DISINILAH DIBUTUHKAN KEJUJURAN ULAMA UMAT BERAGAMA. AGAMA PADA DASARNYA BUKANLAH KEJUJURAN TETAPI PENIPUAN !!!! ================================================================== Memang tidak bisa untuk mengharapkan kejujuran, karena pada dasarnya semua agama pasti mengatakan "percaya dulu baru ada" (walaupun sudah percaya tetapi tidak juga ada). Jadi jelas sekali bertolak belakang dengan ilmu pengetahuan yang melakukan observasi terhadap objek pengamatan dulu baru menyatakan hasilnya. Kesalahan disini juga karena Agama diajarkan disekolah, padahal kalo disemua sekolah diajarkan secara benar bahwa yang nama rujukan itu harus bisa diterima oleh ahli2 ilmu pengetahuan, maka kitab suci dan kata2 Tuhan itu tidak mungkin bisa jadi rujukan !!! Betul sekali, perlu saya tambahkan di sini selain tidak penting dan dapat merusak pola pikir siswa dalam menerima pendapat ilmiah. Pelajaran agama ini tentunya dapat menimbulkan polemik sendiri bila diberikan di sekolah negeri mengingat penduduk Indonesia yang sangat majemuk. Bisa dilihat dari adanya perbedaan2 bahkan di dalam satu agama itu sendiri. Jadi selain sudah membagi kurikulum agama Kristen-Katolik, ini akan berpotensi lagi untuk membuka kurikulum agama Islam- Ahmadiyah-Shi'ah-Kejawen-JIL, Kristen Protestan-Bethany-Bethel, Budha-Tantra-Theravada, Katolik-karismatik, dst. Coba dibayangkan berapa banyak uang negara yang terbuang percuma untuk pendidikan moral yang tidak ada hasilnya ini. Tentu akan lebih afdhal bila kepentingan semacam ini menjadi urusan siswa itu sendiri, BUKAN NEGARA!!!. Jadi bila siswa lebih senang untuk mendalami ilmu agama, alangkah baiknya ia masuk ke sekolah swasta yang dikelola oleh yayasan keagamaan. Sudah sebaiknya pemerintah tidak membuang-buang uang negara untuk dana pendidikan Agama, PPKN semacam ini. Mengingat potensi polemik yang bisa ditimbulkan.
Adi Ahli pendidikan di MPR tahun 1970-an pernah mengajukan usul melarang pelajaran agama disemua sekolah kecuali sekolah agama. Masalahnya bisa dibuktikan bahwa pelajaran Agama merusak kemampuan berpikir logis dan rasional dari anak2 didik itu sendiri. Sang ahli mencontohkan bahwa dalam setiap pendidikan selalu ada GOAL-nya yang harus dievaluasi dan observasi hasilnya untuk mempertanggung jawabkan dana yang dikeluarkan pemerintah yang membiayai pendidikan itu dan juga orang tua murid yang ikut menanggung beban pendidikan ini. Goal dalam pendidikan bisa dievaluasi melalui test, ujian akhir, dlsb, dimana apabila seorang murid berhasil mendapatkan angka 100 boleh dikatakan sang murid berhasil mencapai target pendidikan yang direncanakan. Angka 100 itu bisa merujuk kepada level kemampuan yang sebelumnya juga dibuat batasannya, misalnya angka 1-20, 21-30, 31-40, dsb hingga angka 100. Berbeda dengan pelajaran agama, dalam perdebatan di MPR, para ulama ngotot agar jam pelajaran agama dinaikkan, namun waktu ditanyakan apa Goalnya dalam pendidikan agama ini, mereka menyatakan goalnya itu adalah "ahlak yang baik". Kemudian oleh sang ahli pendidikan ditanyakan apakah dengan ujian agama yang mencapai nilai 100 bisa diartikan sang murid "sempurna berahlak baik" ??? Jawabnya TIDAK !!! Lalu kalo sudah berhasil mendapat angka 100 sekalipun tetap saja Goalnya tidak jelas, bagaimana cara anda untuk mempertanggung jawabkan dana pendidikan agama disekolah dengan goalnya yang anda katakan "perbaikan ahlak" itu ???? Itulah sebabnya, dalam berbagai tulisan saya selalu menekankan bahwa Agama dan Pendidikan agama adalah sumber korupsi, sumber kebocoran dana yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Ajaran agama tidak melarang korupsi karena korupsi itu tidak sama dengan nyolong, mencuri, ataupun merampok. Demikianlah semoga tulisan diatas bisa dijadikan renungan ahli2 pendidikan di Indonesia. Dan inilah sumbangan pemikiran saya sebagai seorang yang sudah 20 tahun berpartisipasi sebagai pendidik di Universitas pemerintah diAmerika. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
