Penyusupan2 bersenjata terorist Indonesia melalui perbatasan Timor
Leste telah meletuskan kudeta berdarah yang gagal di Timor Leste. 
Semua pemberontak yang memang bekas anggauta2 ABRI dulu yang
sebelumnya berhasil menyusup menjadi anggauta tentara nasional Timor
Leste sebelumnya telah dipecat setelah ditemukan bukti2 keterlibatan
mereka terhadap pengkhianatan perjuangan kemerdekaan Tinmor Leste yang
menimbulkan banyak korban pahlawan gugur.

Tentara bekas ABRI yang menyusup ini berhasil ditemukan dan dipecat
oleh pemerintah Timor Leste yang berjumlah melebihi dari seribu
personil.  Mereka dipecat dengan tidak hormat, namun tidak
dipenjarakan karena pengkhianatan mereka masa lalu.  Namun mereka
ditampung dan diorganisir oleh penasihat2 militer Indonesia yang
disusupkan ke Timor Leste untuk diorganisir melakukan kudeta yang
sangat berdarah.

Kudeta berhasil digagalkan, karena meskipun mereka merupakan pasukan
sangat terlatih yang didukung persenjataan yang modern, namun mereka
tidak mendapatkan dukungan dari rakyat Timor Leste sehingga akhirnya
mereka gagal merebut dan membunuh presiden Xanana.  Sebaliknya mereka
sekarang malah dalam pengejaran pasukan tentara nasional Timor Leste
yang berhasil mengepung mereka di-gunung2.  Namun karena kalah
persenjataan, pasukan Timor Leste meminta bantuan pasukan modern dari
Australia maupun PBB.

Rakyat Timor Leste tetap mendukung pemerintahnya, tidak ada perpecahan
dalam kebangsaan Timor Leste seperti yang diisu kan di media2 di
Indonesia.  Tidak ada controversi masyarakat terhadap masuknya atau
diundangnya pasukan asing oleh pemerintah Timor Leste.  Masyarakat
Timor Leste menyadari sepenuhnya bahwa kekuatan bersenjata pemerintah
mereka belum mampu untuk bersaing melawan tentara tetangganya RI yang
tidak henti2nya berusaha mengacaukan negara kecil ini.

Demikian Dunia makin terbuka matanya, dan akan terus berjuang untuk
menuntut pengadilan Internasional terhadap pelanggaran2 kemanusiaan
maupun terhadap pelanggaran Internasional yang mengirimkan berbagai
bentuk terorisme ke negara2 tetangganya.  Phillipina, Malaysia,
Thauiland dan Singapora adalah negara2 yang terus menerus disusupi
para terorist dari Indonesia, namun kewaspadaan negara ini sangat
tinggi dan para terorist tidak mendapat dukungan dari masyarakat
sehingga pengacauan2 selalu berhasil digagalkan.  Namun untuk menjaga
stabilitas politik, negara2 tetangga RI itu tetap menahan diri untuk
tidak membuat pelanggaran ini menjadi konflik terbuka.  Semoga berita
ini bisa dijadikan renungan seluruh bangsa Indonesia yang mendambakan
kedamaian, kejujuran dan kemajuan negaranya untuk mempertimbangkan
masa depan mereka dan keluarga mereka sendiri.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
You can search right from your browser? It's easy and it's free.  See how.
http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke