Satu lagi bukti untuk waspada dan tidak mempercayai begitu saja
srigala-srigala buas yang berkeliaran di daerah-daerah bencana dan menyamar
sebagai domba yang memperkenalkan tuhan yang bahkan tidak bisa menyelamatkan
dirinya sendiri, yang bahkan tidak bisa mengampuni manusia tanpa harus
mengorbankan anaknya.


http://www.khilafah1924.org/index.php?option=com_content&task=view&id=243&Itemid=2
RELAWAN HTI TEMUKAN BUKTI KRISTENISASI * *

*Yogyakarta--(Khilafah1924 Press).* Kristenisasi sungguh bukan isapan jempol
atau tuduhan ngawur, melainkan fakta yang sungguh terjadi. Bukti
Kristenisasi telah ditemukan relawan HTI di desa Segoroyoso, Pleret, Bantul
pada hari Ahad sore (4/6). Relawan mendapatkan bukti berupa dua eksemplar
majalah anak Kristiani dari tangan anak-anak muslim Segoroyoso.

Relawan HTI bertindak cepat. Majalah-majalah Kristiani itu beserta puluhan
buku lainnya segera diminta oleh relawan HTI untuk dijadian barang bukti.
Majalah-majalah yang membahayakan aqidah anak-anak muslim Segoroyoso itu
segera diganti oleh para relawan dengan majalah anak Islami.

Sungguh, penyebaran majalah Kristiani di komunitas muslim ini sangat keji
dan menyakitkan. Betapa tidak. Banyak rumah yang sudah hancur oleh gempa di
Segoroyoso. Namun kenyataan memilukan ini nampaknya tidak memuaskan
pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab. Mereka ingin Aqidah Islam
di dada warga muslim turut hancur, menyempurnakan kehancuran rumah-rumah
korban gempa. *Masya Allah*. Betapa teganya. Betapa kejinya. "Memang bila
kita kaji lebih jauh, dalam kekalutan, masih ada tangan yang tega berbuat
nista," demikian tutur Ebiet G. Ade dalam sebuah bait lagunya.

Ust Drajat, relawan HTI yang bertugas di posko Segoroyoso, menuturkan kepada
*Khilafah1924 Press* bahwa penemuan bukti Kristenisasi itu bermula dari
datangnya penyanyi terkenal, Denada Tambunan, hari Ahad (4/6/2006) di
Segoroyoso, Pleret, Bantul pada pukul 16.30 WIB. Saat itu anak-anak muslim
Segoroyoso sedang belajar Qur`an dalam program TPA posko HTI. Begitu melihat
Denada datang, spontan anak-anak berlarian meninggalkan al Qur`an dan
antusias menyambut Denada di lapangan. Penyanyi ini lalu mengadakan acara
temu fans hingga pukul 17.30 WIB (menjelang Maghrib).

Denada datang dengan dua mobil. Satu mobil dinaiki Denada, satu mobil
lainnya adalah mobil box yang membawa bantuan berupa 3 (tiga) dus berisi
beraneka boneka, buku, dan majalah. Bersama Denada ada pula satu rombongan
sebuah stasiun TV swasta yang meliput kegiatan Denada untuk program
infotainment selebritis.

Tak berapa lama, Ust Drajat didatangi Mas Ari, koordinator desa Segoroyoso
yang mengurusi distribusi bantuan. Mas Ari menjelaskan kepada Ust Drajat,
berdasarkan pertimbangan tertentu, desa menyerahkan pengelolaan bantuan
Denada kepada para relawan HTI. Mas Ari mengharapkan, buku dan majalah
bantuan Denada dapat menjadi koleksi perpustakaan di Posko HTI.

Ketika dus-dus bantuan Denada sampai di tangan relawan HTI, ternyata
anak-anak sudah tidak sabaran dan sangat bersemangat untuk mengambil
macam-macam boneka, buku, dan majalah yang ada. Relawan HTI pun kewalahan.
Akhirnya boneka, buku, dan majalah diambil oleh anak-anak secara berebutan.
Di situlah relawan HTI terkaget-kaget. *Astaghfirullah*. Betapa tidak,
karena berbagai buku dan majalah itu ternyata membawa muatan nilai-nilai
Kristiani yang sangat membahayakan Aqidah Islam anak-anak muslim Segoroyoso.
Untuk diketahui, mayoritas warga Segoroyoso adalah muslim.

Dua eksemplar majalah yang berhasil diperoleh relawan HTI, adalah majalah *AMI
(Anak Manis Indonesia)*, sebuah majalah cerita Al Kitab yang diterbitkan
oleh PT Atmo Ami Talentakasih, dengan konsultan/pemimpin Arswendo
Atmowiloto, penulis yang pernah dipenjara lantaran menghina Nabi Muhammad
SAW. Dua majalah yang sekarang diamankan di Posko Pusat HTI di Yogyakarta
adalah majalah AMI edisi no. 5/Th XVIII dan edisi no.14/Th XVIII.

Apa isi majalah itu? Jelas, mengajarkan nilai-nilai Kristiani. Dalam dua
eksemplar majalah AMI tersebut, bertaburan kutipan ayat-ayat dari kitab
Injil. Sebagai contoh, pada majalah AMI no.14/Th XVIII hal. 13, ada cerpen
anak berjudul "Aku Selalu Punya Uang." Di akhir cerita ada kutipan ayat
Injil berikut,"*Tangan yang lambat membuat miskin, tetapi tangan orang rajin
menjadikan kaya."* (*Amsal 10 : 4*).

Pada majalah AMI edisi yang sama (edisi no.14/Th XVIII) hal. V (halaman
Bonus), terdapat lembaran khusus untuk mewarnai : "Yuk Mewarnai". Ternyata
gambarnya adalah gambar Yesus yang sedang menenangkan anak kecil yang sedang
menangis. Ada kutipan Injil di pojok kanan atas pada halaman itu,*"Tenanglah!
Aku ini, jangan takut!"* (*Markus 6 : 50b*).

Pada edisi yang sama (no.14/Th XVIII) hal. VIII (halaman Bonus) ada rubrik
Kuis Teka-Teki Silang. Pertanyaan mendatar no. 32 adalah,"Tempat kita
beribadah." Ada enam kotak kosong yang harus diisi. Seorang anak muslim
Segoroyoso yang sempat memegang majalah ini (tapi majalah lalu diminta
relawan HTI), sudah menjawab pertanyaan tersebut. Enam kotak kosong itu lalu
dijawab,"MASJID." Ternyata jawaban itu salah. Jawaban yang dikehendaki
sebenarnya adalah : "GEREJA."

Ternyata kotak pertama harus diisi huruf "G", bukan "M". Sebab huruf pertama
itu harus sama dengan huruf terakhir dari pertanyaan menurun no. 24 dengan
enam kotak kosong, yaitu "Tidak rugi." Jawabnya tentu "Untung" dengan huruf
terakhir "G". Huruf "G" ini sekaligus menjadi huruf pertama dari jawaban
pertanyaan mendatar no. 32 di atas : "Tempat kita beribadah." Lalu apa
tempat ibadah "kita" yang berawal dengan huruf "G"? Jelas bukan masjid, atau
gasjid, tapi gereja. *Nauzhu billah min dzalik.*

Temuan ini benar-benar membuat relawan HTI geram dan *geregetan*. Tapi di
sisi lain, temuan barang bukti ini semakin menambah keimanan relawan HTI
akan benarnya firman Allah SWT (artinya) :
* *

*"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu
mengikuti agama mereka."* (*QS Al-Baqarah [2] : 120*).

Temuan ini juga membuat relawan HTI sangat khawatir, karena majalah-majalah
itu dapat memurtadkan orang Islam. Kalau seorang muslim murtad lalu menganut
agama kafir, hapuslah semua pahala amalnya dunia-akhirat dan akan
dijebloskan ke neraka untuk selama-lamanya. *Nauzhu billah min dzalik*.
Firman Allah SWT (artinya) :
* *

*"Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam
kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan akhirat.
Dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya."* (*QS
Al-Baqarah [2] : 217*).

Relawan HTI akan menindaklanjuti temuan bukti-bukti Kristenisasi yang
disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab itu. Pihak-pihak yang
jahat itu harus tahu, mereka kini berhadapan dengan relawan HTI yang telah
bersumpah dengan nama Allah untuk menjadi benteng penjaga Islam yang
terpercaya (*haarisan amiinan lil Islam*).

Alhamdulillah-nya, Tim *Mediasi* HTI DIY sudah menjalin kerjasama dengan
LKBH UII (Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum UII) Yogya di bawah pimpinan
Dr. Jawahir Thontowi. Kerjasama ini akan diefektifkan untuk merumuskan
langkah berikutnya berupa *legal action* (langkah hukum) guna memperkarakan
pihak-pihak yang sengaja memperkeruh suasana dengan menyebarkan majalah
Kristiani kepada anak-anak muslim Segoroyoso.

Sementara itu, program-program TMY (Tabanni Mashalih Yogya) lainnya terus
berlangsung. Program *Logistik* melaporkan (5/6), telah datang tujuh tukang
bangunan yang dikoordinir aktivis HTI Purworejo. Bantuan tenaga ini terbukti
sangat bermanfaat, karena mereka sangat profesional membantu relawan HTI
membenahi reruntuhan rumah yang roboh. Para profesional yang diturunkan di
Posko HTI Segoroyoso, Pleret, Bantul berhasil membenahi dua rumah yang porak
poranda.

Dilaporkan pula, telah diperoleh bantuan logistik berupa 3 (tiga) tenda dari
tentara Qatar (5/6), yang bermarkas di Kantor Kecamatan Bambanglipuro.
Bantuan tersebut langsung disalurkan kepada Posko HTI di dusun Plebengan,
Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul.

Selain itu bidang logistik juga melaporkan telah berhasil memasang antene
radio komunikasi (HT) di 3 Posko HTI. Yaitu di posko dusun Plebengan
(Bambanglipuro), dusun Panjang Jiwo (Jetis), dan desa Karangtalun (Imogiri).
Pemasangan ini diharapkan dapat memperlancar dan mempermurah komunikasi
antar relawan. Sebab selama ini komunikasi menggunakan telepon seluler (HP)
yang sangat mahal.

Ust Hatta, penanggung jawab *Medis *melaporkan pada Senin (5/6) telah
terjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Antara lain dengan DSUQ yang siap
menyediakan satu mobil ambulans lengkap dengan tenaga dokter dan paramedis.
Juga telah dijalin kerjasama dengan ISFI (Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia)
yang siap membantu penyediaan obat-obatan. Kerjasama ini berlangsung mulus,
karena Ust Hatta kebetulan adalah juga sarjana farmasi, alumnus UII
(Universitas Islam Indonesia) Yogya. *Alhamdulillah*.

Program *Recovery* *Mental *juga terus berjalan. Direncanakan, Hari Moekti
kembali akan menggebrak Bantul hari Rabu (7/6) dan Kamis (8/6). Sementara
itu M Shiddiq al-Jawi, penanggung jawab program Recovery Mental telah
mengadakan koordinasi dengan Posko HTI Klaten (5/6), untuk memberikan
Pelatihah Relawan. Rencananya akan diadakan Pelatihan Relawan HTI Klaten
pada Selasa malam (6/6). Program lainnya yang dikerjakan Senin (5/6) adalah
mempersiapkan Pelatihan Relawan HTI untuk Recovery Mental Anak-Anak.
Sedianya akan didatangkan para trainer praktisi pendidikan anak dari SDIT
Insantama Bogor. Tapi program ini ditunda, karena para trainer sedang sibuk
mempersiapkan ujian semester SDIT Insantama. Selain itu juga sedang
diusahakan menjalin kerjasama dengan beberapa stasiun radio di Yogya untuk
sosialiasi program TMY HTI kepada khalayak ramai.

Mengenai *dana*, Ust Andika bendahara TMY HTI DIY melaporkan, sampai *Senin
(5/6/2006)* dana total yang yang terkumpul sebesar *Rp 124 juta*. Tepatnya *Rp.
124.486.172*. Andika merinci, dana total tersebut adalah jumlah total dari 4
pos dana. Yaitu dari rekening BCA Fanani (421-1428-435) sebesar Rp.
69.664.704; dari rekening BCA Ibnu Alwan (456-0274-888) sebesar Rp
25.700.748; dari sumbangan langsung (non rekening) sebesar Rp 20.317.500;
dan dari kas di tangan Rp 8.803.200.

HTI DIY tak henti-hentinya terus menghimbau kaum muslimin untuk peduli
kepada para korban gempa. Ingat, pada harta Anda, terdapat hak bagi
orang-orang yang tidak mampu. Berikanlah hak mereka, yang ada pada harta
Anda. Mari kita camkan firman Allah SWT (artinya) :
* *

*"Dan pada harta-harta mereka, ada hak untuk orang-orang miskin yang meminta
dan orang-orang miskin yang tidak mendapat bahagian (tidak meminta)"* (*QS
Adz-Dzariyat [51] : 19).*

Salurkan dana Anda ke rekening BCA nomor *456-0274-888* atas nama *Ibnu
Alwan*. Semoga Allah SWT membalas amal shaleh bapak ibu sekalian dengan
pahala yang besar dari sisi-Nya. Amin. *(MSJ)*.


-- 
MARLENE VAN DOORN'S jusfiq hadjar (66 years old) is a human? we're not sure
yet. There's still no proof - JustJoiningTheTribe


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives
http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke