DI BAWAH JEMBATAN LAYANG DAN REALITA KEHIDUPAN ( I ) (Sebuah Esai Tentang Puisi Mila Duchlun: Nafas-Nafas Di Bawah Jembatan Layang) dadaku sesak, jiwaku terinjak, membendung dan menahan amarah kepadamu, Jakarta! (Mila Duchlun, April 2005) Jakarta, adalah penjelasan tentang sebuah realita, ketika kehidupan (nafas-nafas) telah memaparkan secara telanjang tentang sesuatu yang terjadi di balik kemegahan dan keangkuhannya. Jakarta yang metropolis, kota bagi perkumpulan segala mimpi, borgeuis, miniatur rendezvous-nya globalisasi, dan segala perwatakan manusia selalu tersaji di dalamnya. Jakarta yang mapan, sentra tiap keangkuhan, mercusuar segala daerah, dan praksis ideologi tentang kemajuan peradaban. Namun, Jakarta telah menyediakan ruang ketragisan dibalik segala kemegahannya, ruang tersebut berada dibalik hasil karya pembangunan yang mengakomodir hasrat menuju modernitas: di bawah jembatan layang dan ironinya. Jakarta, telah menyediakan kontradiksi sempurna tentang realita kehidupan yang semakin kompleks. Dan suatu kebenaran tentang realita ketragisan pada relasi manusia dan kelasnya, merupakan penegasan konsisten pada: realitas kemiskinan, perbudakan (bangsa-bangsa kuli), dan pelacuran. Praksis ketiganya merupakan reproduksi sempurna dari penghancuran karakter sosial oleh satu kekuatan mapan: pengabaian kepada nilai-nilai manusiawi yang dilakukan oleh sebagian kelas masyarakat yang jauh lebih mapan. Praksis tersebut merupakan konkretisasi dari eksploitasi liar terhadap sesama manusia dan memarjinalkan kehidupan, masa depan, dan generasinya. Dimana semua itu bukan hanya merupakan suatu sketsa pada jejak praksis masyarakat yang bergulat dengan modernitas, atau dapat disimplifikasi oleh suatu analisis tentang kebenaran garis takdir setiap manusia, tetapi ada suatu praksis yang telah menyejarah, selama tetap tersedianya ruang bagi sistem pemiskinan dan penghancuran karakter sosial-masyarakat. Sehingga segala dampak kehancuran, kerentanan, dan ketidakberdayaan masyarakat akan tervisualisasi dalam salah satu tempatyang merupakanpotret kekalahan sebagian komunitas masyarakat dari beringasnya kompetitifitas kehidupan yang semakin rumit dan kacau: puisi tentang nafas-nafas di bawah jembatan layang. Seorang manusia tua bertelanjang dada, yang hidup di bawah kolonisasi kemiskinan, hanya bergumam dalam jeritan nuraninya: Tuhan, apakah ini akan selamanya?. Suatu jerit nurani (ketika kata-kata tidak mampu lagi menceritakan deritanya), pada saat ia berada di depan halaman gubuk karton dan tripleknya. Hanya lamunan yang menjadi bahasa alam berpikirnya, tiada kemampuan riil untuk bergulat dengan realitas ketersingkirannya dari suatu pengabaian kota metropolis. Hanya udara yang dihirupnya, sebagai kemampuan (nyata) untuk mengurangi penderitaan pada realitas kemiskinannya. Walaupun sorot matanya nanar sebagai suatu bahasa tubuh yang menjelaskan relasi antara kesedihan, penderitaan, dan pengharapan. Nafas-nafas di bawah jembatan layang, adalah dimensi kehidupan orang-orang yang selalu dikalahkan sampai pada titik nadirnya yang dianggap paling privasi, yaitu: impian tentang kesejahteraan. Atau dengan bahasa yang lebih lugas, bahwasannya impian-pun seakan tak mungkin untuk dilakukan dalam alam berpikir tiap orang yang hidup disana. Karena impian tentang kesejahteraan, tak lain hanya suatu khayalan yang menghibur di saat-saat lamunan kosong, atau pada akhirnya orang-orang yang dikalahkan oleh sistem hanyalah mampu berserah pada Tuhan sebagai Sang Penentu kehidupan. Antara harapan dan penderitaan, telah menjadi satu dalam suatu kekosongan pada rentang kehidupan yang terus menambah usia tiap manusia. Tanpa diketahui dimana ujung dari penderitaannya. (bersambung) Juni 2006, Leonowens SP
__________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> You can search right from your browser? It's easy and it's free. See how. http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
