ga ada angin, ga ada hujan, tiba2 aa orang yg berkoar2 bilang PKI bangkit
dari kubur. gw rasa ini bukan hal yg ngga sengaja di teriakin. menurut gw di
negri ini kini sudah berdiri 2 poros besar. dan rakyat semakin terdesak
untuk memilih satu diantara mereka. sebut saja kalangan berjenggot dengan
ideologi barunya negara islam indonesia (syariat islam). dan orang-orang
tuduhan mereka yg dianggap menghalangi cita-cita mereka (Gus Dur, JIL, PDIP,
DKK)

menurut gw ini bukan isapan jempol. kaum berjenggot ini memang berawal dari
gerakan dakwah dan kalangan islam saja, tetapi semenjak munculnya PKS dan
berhasilnya mereka merayu orang2 partai dan mengeluarka banyak peraturan
syariat islam didaerah2, membuat kepercayaan diri mereka semakin kuat.
mereke hancurkan dan fitnah ormas2 yg menentang mereka dari mulai menyebut
neo-liberal, neo-kapitalis, hingga sekarang mereka menuduh  para penentang
mereka sebagai  neo PKI (  liat tulisan sekjen MMI  tenang lawan2 mereka yg
menolak RUU APP).

RUU APP buklanlah sekedar adu pikiran baik tidaknya aturan itu di buat
tetapi  juga simbol/ lambang pertentangan  idiologi dari dua kutub ini.
keduanya saling mengumpulkan massa dan membuat opini -opini disetiap
kesempatan. perebutan dan berlomba-lomba mempengaruhi kebijakan di daerah
dan menjurus kepusat semakin sengit sehingga apa yg terjadi pada tahun '65
bukan mustahil terjadi lagi.

- siapa yg akan menyelamatkan negri ini?
- "indonesia kan mayoritas islam, mengapa menolak syariat islam?" bagian
ucapan2 yg mereka lontarkan. tapi apakah negri ini akan
   menerima itu?
- kita lambat laun harus memilih dimana kita berada dan melawan siapa
siapapun musuh idiologi kita, karena negara tak punya kekuatan karena negara
sudah tercemar dan mereka berdiam diri.
- maka jika ini berlanjut mau tak mau bentrokan idiologi ini akan muncul.

selamatkan indonesiamu!!!!


On 6/12/06, Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=146457
>
> KOMUNIS
> Alfian: Bangga Menjadi Antikomunis
>
> Senin, 12 Juni 2006
> JAKARTA (Suara Karya): Dosen Universitas HAMKA Jakarta Alfian Tanjung
> menegaskan dirinya bangga menjadi orang antikomunis. Itu dia kemukakan
> menanggapi anggota DPR Ribka Tjiptaning Proletariyati yang lantang
> menyatakan bahwa dirinya bangga menjadi anak aktivis Partai Komunis
> Indonesia (PKI).
>
> Penegasan Alfian Tanjung itu dikemukakan saat mendampingi Panglima Kodam
> Jaya Mayor Jenderal Agustadi Sasongko Purnomo pada jumpa pers, seusai acara
> serah terima jabatan Kepala Staf Kodam Jaya dari Brigjen Pruyanto kepada
> Brigjen Darpito P, di Aula Sudiman, Makodam Jaya, Jakarta, Sabtu siang.
>
> Alfian Tanjung yang mengaku sebagai kader gerakan Islam, yang secara
> ideologis tidak akan pernah bertemu dengan komunis, kembali menguraikan
> upayanya untuk mengumpulkan data-data mengenai kegiatan kader-kader komunis
> di berbagai daerah, terutama di Jawa Timur.
>
> Ketika ditanya mengenai data-data yang dia peroleh, menurut Alfian, yang
> paling nyata dan menjadi ikon adalah Ribka Tjitaning Proletariyati yang
> telah meluncurkan bukunya pada awal Oktober 2002 dengan judul "Aku Bangga
> Jadi Anak PKI" dan pada pertengahan tahun lalu dia meluncurkan buku kedua
> dengan judul "Anak PKI Menjadi Anggota Parlemen".
>
> Menurut Alfian, gerakan kader komunis Indonesia pada saat ini sudah
> mencapai "stadium empat". "Saya melihat bahwa hal ini merupakan kelicikan
> dan kelicinan cara bermain kader-kader komunis - PKI - sejak dulu. Mereka
> menunggu sampai orang tidak berdaya dan kemudian baru memukul mati
> lawan-lawannya," ujarnya, tegas.
>
> Alfian menyadari bahwa apa yang dia kemukakan itu akan mendapat reaksi
> negatif. "Saya katakan, siapapun yang ingin kembali membangkitkan paham
> komunis di Indonesia, anda boleh menganggap sudah cukup di atas angin.
> Tetapi, Anda akan berhadapan dengan orang-orang yang siap mati untuk
> menghadapi kebangkitan anda," kata Alfian.
>
> Ditegaskan pula bahwa kebangkitan komunis (di Indonesia) sedang menunggu
> hari. Ini sangat kentara dengan munculnya buku-buku, demonstrasi yang
> menggunakan lambang-lambang Palu Arit dan kaos-kaos Palu Arit yang banyak
> dipakai mahasiswa di beberapa kampus. "Saya pikir bukan persoalan simbul,
> tetapi persoalan akar kemengapaan orang-orang itu muncul," katanya.
>
> Alfian juga bersedia menyebutkan nama-nama kader komunis yang sekarang
> duduk di DPR, antara lain HM Rusli yang dulu menjadi Ketua PRD kini menjadi
> petinggi di PAN. Kemudian Yusuf Lakaseng, yang dahulu petinggi PKI muda
> yang sekarang berada di PBR. Dalam masalah ini, Alfian menyatakan, siap
> untuk menyebutkan orang-orang itu satu persatu, asalkan mereka berkata jujur
> dalam permasalahan ini.
>
> "Apabila Ribka Tjiptoning yang mewakili PDIP secara terang-terangan
> menyatakan, bangga menjadi anak PKI. Maka saya menyatakan, bangga menjadi
> antikomunis atau anti-PKI," kata Alfian. Dia mengatakan, kalau memang
> harus ada pertarungan lagi, maka hal itu akan dilanjutkan. "Masalahnya
> persoalan itu bukan urusan hari ini, karena negara kita sedang menghadapi
> berbagai persoalan yang cukup banyak, multi krisis yang harus ditangani.
> Intinya ingin saya katakan, hari ini adalah lahan subur kebangkitan PKI,"
> katanya lagi.
>
> Alfian mengingatkan, pencabutan TAP MPRS Nomor XXV/1966 bukan persoalan
> sepele. Itu merupakan kerangkeng keras yang dibangun dengan tiga implikasi.
> Karena bila TAP di cabut, berarti PKI tidak salah. Kalau PKI tidak salah,
> maka yang salah adalah TNI dan umat Islam.
>
> "Jika TAP itu dicabut maka mereka (PKI - Red) punya hak untuk rehabilitasi
> dan konpensasi. Artinya, pemerintah harus keluarkan uang Rp 2,5 miliar kali
> 20 juta klaim anggota mereka. Dengan demikian PKI juga boleh ikut pemilu
> 2009. Ini bukan bercanda," kata Alfian.
>
> Dia mengingatkan, apabila tahun 1948 (tragedi Madiun) sudah
> berdarah-darah, tahun 1965 (G30S) kembali berdarah-darah, apakah itu harus
> terulang lagi. "Ancaman kebangkitan kembali PKI cukup serius," ujar
> Alfian. (M Senoatmodjo)
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Everything you need is one click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke