"PENJAHAT" BERSENJATA ITU… ( I )
(Bermetaforanya Para "Penjahat" Menjadi Tentara)


"…karena sejak Orba berkuasa, ide tersebut telah dilacurkan untuk 
kepentingan modal dan kuasa".    
 
Beberapa hari lalu saya menerima surat elektronik yang dikirim oleh 
seorang rekan. Surat tersebut berisikan pemberitaan beberapa media 
lokal, tentang pernyataan pejabat militer Kodam I/Bukit Barisan 
(Provinsi Sumatera Utara), tentang adanya basis komunis yang 
dideteksi perkembangannya oleh intelijen militer. Pangdam I/Bukit 
Barisan, Mayjen Liliek AS Sumaryo; memberi suatu tuduhan reaksioner, 
atraktif, dan manipulatif tentang rapat (Sidang Nasional I Komite 
Aksi Korban Pelanggaran HAM Tragedi 1965) di Sibolangit, adalah rapat 
untuk menghidupkan lagi ideologi komunis. Pernyataan ironis pada 
suatu ruang politik, ketika komunitas Tentara Nasional Indonesia 
berpraksis kembali membangun opini publik dengan mendistorsi suatu 
kebenaran paparan realita.

Hal ini dapat dikatakan, bahwasannya komunitas "para penjahat" itu 
semakin mengeksploitasi legalitasnya—bukan hanya sekedar untuk 
memasuki ruang berpolitik praktis—tetapi untuk mereposisi 
kepentingannya pada ruang yang lebih bebas: kelas sipil dan 
perekonomian! Suatu ruang yang tengah berpolemik dalam sejarah 
hubungan antar kelas masyarakat. Yang mana militer Indonesia dengan 
realitasnya,  adalah "mesin" negara dan opresifitas untuk kepentingan 
kekuasaan. Karena paradigma militer Indonesia adalah suatu paradigma 
yang mereposisi dirinya sebagai bagian ekslusivitas antar kelas, 
dibandingkan dengan hakikat dasar tentang militer itu sendiri.  

Mungkin kata "penjahat" sebagai substitusi ungkapan tentang tentara 
(TNI), merupakan suatu ungkapan sinis-sarkastik yang saya tulis dalam 
ruang kebebasan alam berpikir ini. Walaupun sentimen itu memiliki 
kesejarahan obyektifnya tentang praksis TNI yang cenderung tampil 
sebagai realita golongan masyarakat yang aktif untuk berpraksis 
represif, hingga dalam ruang demokrasi borjuistik ini. Ketimbang 
praksis pembebasannya untuk mayoritas masyarakat yang dicerabut hak-
haknya. Secara institusi, TNI telah gagal untuk merekonstruksi idenya 
dalam relasi masyarakat-negara; karena sejak Orba berkuasa, ide 
tersebut telah dilacurkan untuk kepentingan modal dan kuasa.   

Realita yang melandasi terbangunnya ruang opini dari memori publik, 
bagi catatan sejarah tentang kejahatan riil TNI, yang merupakan 
sejarah kejahatan paling kronis dalam relasi masyarakat-negara di 
Indonesia. Kejahatan kemanusiaan, merupakan praksis kejahatan pada 
awal berdiri dan berlangsungnya Orba. Walaupun ada bentuk kejahatan 
paling dasar dalam praksis TNI: ide! TNI dengan praksis ide fasis-
kanannya, memanipulasi Pancasila sebagai ideologi negara, tanpa 
memahami paparan rasional tentang ideologi dan teoritisnya. Walaupun 
nama ABRI telah digantikan menjadi TNI sejak eforia reformasi 
digulirkan, tetapi hal itu tidak pernah merubah karakter dasar dari 
institusi tersebut: komersialisme, fasisme dan liar! Ya, karakter 
dasar itulah yang menjadi komplikasi relasi antar kelas masyarakat. 

Berbicara tentang stigma progresif: "komunis, atheis, teroris" dan 
stigma irasionalitas-reaksioner lainnya; yang berpraksis dan 
ditanamkan melalui kebijakan resmi, indoktrinasi, pernyataan pejabat 
militer, ataupun propaganda intelijen militer. Maka, ketika mereka 
(kaum tentara-TNI) memiliki kewenangan untuk mempraksiskan itu sesuai 
dengan keliarannya, tentunya kalangan sipil juga memiliki hak untuk 
memberi kontra-stigma kepada kaum tentara-TNI sesuai dengan kebebasan 
alam berpikirnya. Dan saya tuliskan secara sinis, obyektif, dan bukan 
suatu psiko-misantropik; bahwasannya mereka-pun merupakan penjahat 
legal-bersenjata, yang kini bukan hanya dalam bentuk karakter 
abstraksi-teoritis, tetapi dalam visualisasinya yang "sering luput" 
oleh pemberitaan resmi. (bersambung)   

Juni 2006, Leonowens SP






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Great things are happening at Yahoo! Groups.  See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/do.u8A/hOaOAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke