ISLAM DAN DASAR-DASAR PERDAMAIAN

Kendatipun agama Islam tidak dianut oleh mayoritas penduduk dunia ini namun
ISLAM  termasuk agama yang besar , yang dipeluk sekitar  satu milyard
manusia dibumi ini. Di Indonesia sendiri Islam dianut secara mayoritas oleh
sekitar 80 % dari total jumlah penduduk negeri ini. Perkataan Islam secara
umum bisa diartikan orang dengan  DAMAI, SELAMAT  dan juga PENYERAHAN DIRI.
Arti lain yang lebih luas lagi dari perkataan Islam ialah   suatu usaha
dari manusia  untuk  mencapai perdamaian  baik itu di dunia maupun diakhirat
nanti dengan cara menyerahkan diri kepada kehendak Allah , Maha Pencipta,
Pemelihara dan Tuhan seru sekalian alam. Penerapan arti diatas tidaklah
terbatas hanya pada pengikut-pengikut  dari agama  yang diwahyukan  Allah
dengan perantaraan Nabi Muhammad SAW itu saja , tetapi  juga mencakup
agama-agama dari  semua orang-orang suci  dalam keseluruhan abad-abad yang
mendahuluinya , dimana mereka itu telah menyerahkan diri mereka  sepenuhnya
kepada kehendak Allah SWT.

Dalam Kitab Suci agama Islam , mereka itu semuanya itu telah  disebut juga
sebagai orang-orang Muslim. Kitab Suci orang-orang Islam itu dikenal dengan
nama  Al-Qur’an yang didalamnya berisi  kumpulan-kumpulan  wahyu-wahyu lisan
dari Allah yang diturunkan-Nya kepada Nabi Muhammad SAW  selama kurun waktu
dua puluh dua tahun (610-632 M).  Dengan demikian apa yang terdapat dalam
Al-Qur’an itu, diyakini sepenuhnya oleh orang-orang Islam sebagai  perkataan
dan sabda-sabda Allah  yang disampaikan dengan perantaraan lisan dari
Muhammad SAW.

Yang dinamakan  perdamaian

Sebagaimana kita ketahui, perdamaian dalam arti kata yang sebenarnya
tidaklah  hanya mencakup semata-mata keamanan fisik atau tidak adanya perang
dan  pertikaian diantara manusia dibumi kita ini .  Kendatipun pengertian
diatas  mengandung arti yang sangat penting dan  juga merupakan  inti dari
perdamaian sesungguhnya,  tetapi keadaan  perdamaian yang  dilukiskan
demikian  itu hanyalah suatu segi pasif dan terbatas dari arti sesungguhnya
, apalagi kalau   kita hendak membandingkannya  dengan pengertian perdamaian
yang lebih luas lagi.

Perdamaian dalam arti yang lebih luas lagi adalah, “penyesuaian dan
pengarahan yang baik dari orang seorang  terhadap Penciptanya  pada satu
pihak  dan kepada sesamanya pada pihak yang lain” .  Hal ini berlaku bagi
keseluruhan hubungan konsentris  (bertitik pusat yang sama) antara seorang
dengan orang lainnya, seseorang dengan masyarakat, masyarakat dengan
masyarakat, bangsa dengan bangsa dan pendek kata antara keseluruhan umat
manusia satu sama lainnya, dan antara manusia dan alam semesta. Perdamaian
yang juga mencakup segala bidang kehidupan fisik , intelektual, akhlak dan
kerohanian.  Perdamaian  beginilah yang merupakan ruang perhatian yang utama
dari agama.

Sejak lebih dari  satu abad yang lalu agama telah mendapat tekanan-tekanan
dari berbagai jurusan, dalam berbagai aspek kehidupan  diberbagai tempat
diseluruh dunia ini. Adapun  mereka yang menaruh perhatian pada agama ,
kendatipun mereka dalam keadaan mayoritas dari umat manusia, namun mereka
masih dapat  merasakan dan menyadari  akan hal ini. Bahwasanya
tekanan-tekanan itu  telah mengakibatkan  agama akan mengarah menuju
keterasingan dari penghayatan pemeluk-pemeluknya  .  Kecendrungan ini nampak
jelas sekali pada sebagian besar generasi muda dalam berbagai ragam
masyarakat , selanjutnya merebak luas dengan cepatnya pada berbagai kalangan
lainnya diberbagai belahan dunia.

Perdamaian yang menjadi arahan dan tujuan yang hendak diwujudkan Islam itu
adalah merupakan dorongan hatinurani yang bertitik tolak dari dalam batin
manusia. Tak seorangpun akan dapat mempunyai hubungan damai dengan
saudaranya, kalau ia sendiri tidak berada dalam keadaan damai dengan dirinya
sendiri dan tak seorang pun berada dalam keadaan damai dengan dirinya
sendiri, jika ia tidak mempunyai hubungan damai dengan Penciptanya.
Masyarakat adalah perkalian dari orang-orang dan umat manusia  adalah
perkalian dari masyarakat dan kebudayaan-kebudayaan. Jadi inti dan saripati
dari masalah perdamaian  adalah bahwa orang seorang harus berada dalam
keadaan damai dengan dirinya  sendiri dan dengan umat manusia dan dengan
sebagai akibat dari penempatan dirinya dalam hubungan damai dengan
Penciptanya.

Iman dan kepercayaan....

Inti dari agama adalah Iman dan Kepercayaan pada Tuhan. Dan apabila ukuran
dan kesempurnaan  dari kemantapan iman itu dalam kehidupan  manusia
disesuaikan dengan kehendak Tuhan dan dikoordinir dengan baik maka manusia
secara pasti akan berada dalam keadaan damai. Iman atau kepercayaan sama
sekali tidaklah terbatas pada penerimaan kebenaran  dengan otak atau
penalaran intelektual belaka. Iman mengandung suatu kewajiban yang berat dan
dikerjakan terus menerus untuk menyesuaikan  dan menselaraskan dengan
kehendak dan ridha dari Pencipta  kita semua.

Bagaimanakah manusia  itu akan  dapat memperoleh  pengertian dan kesadaran
akan adanya  kehendak Tuhan ? Ada dari kalangan intelelektual yang merasakan
dan beranggapan bahwa mereka tidak memerlukan agama untuk memperoleh
pengertian dan kesadaran akan kehendak Tuhan itu . Dengan hanya
mempergunakan otak saja , manusia  bisa menemukan Tuhan dan mengetahui
kehendak-Nya. Sepintas lalu pendapat ini nampaknya memang benar akan tetapi
bila dipikirkan lebih lanjut akan kelihatan kesalahannya karena seandainya
jika demikian halnya maka otak manusia  adalah pencipta dari Tuhan , suatu
keadaan yang sama sekali tidak dapat dipertahankan sebagai suatu kebenaran.

Dan telah menjadi fakta sejarah sepanjang kehidupan manusia , bahwasanya
“kebijaksanaan Pencipta”  menghendaki bahwa Tuhanlah yang  menampakkan
diri-Nya kepada manusia  dengan jalan penzahiran sifat-sifat-Nya. Dia juga
memberikan petunjuk kepada manusia , agar supaya manusia itu dapat
menempatkan dirinya bersesuaian dengan kehendak Tuhan. Semua agama
membenarkan prinsip ini  dan dalam batasan yang ketat semua agama memang
didasarkan pada wahyu dari Tuhan.

Petunjuk yang diwahyukan...

Penyelidikan dan penemuan dari  Sains  membenarkan  adanya suatu proses
evolusi dalam setiap aspek kehidupan makhluk di dunia ini baik itu jasmani
ataupun rohani. Demikian juga yang namanya otak manusia  tidak terkecuali
juga telah   mengalami evolusi yang mengarah kepada kesempurnaan .
Demikianlah maka petunjuk yang diwahyukan Tuhan  kepada manusia juga telah
diberikan dengan bertingkat-tingkat , disesuaikan dengan masa dan bangsa
yang dituju sepanjang zaman.  Suatu telaah perbandingan agama , objektif dan
tak memihak akan meneguhkan kebenaran ini dan menguatkan adanya proses
evolusi dalam petunjuk yang diwahyukan itu.  Dan telah menjadi catatan
sejarah peradaban bahwa  petunjuk yang diwahyukan itu selamanya tidak pernah
datang belakangan namun   senatiasa mendahului  keperluan dan kebutuhan
manusia itu.

Qur’an memiliki ciri yang khas, bahwa sebagai “kata-kata Tuhan” yang asli,
ia mempunyai sifat yang sama dengan alam  yang dapat disebut sebagai
Pekerjaan Tuhan, yang kedua-duanya adalah “hidup”.  Hidup manusia dan alam
semesta  itu dinamis, demikian pula kehidupan Qur’an. Beberapa gambaran
tentang luas ruang lingkupnya Firman Allah itu  dapat kita peroleh dari
ayat-ayat berikut ini:

“Katakanlah kepada mereka; ‘Jika samudera menjadi tinta untuk menuliskan
kata-kata Tuhanku, maka sungguh-sungguh samudera akan habis kering  sebelum
kata-kata Tuhanku itu berakhir, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak
itu (pula)”...(QS. 18:109).

 “Dan seandainya pohon-pohon dibumi ini menjadi pena dan laut (menjadi
tinta)  lalu ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya,
niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya
Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”....(QS. 31:27).

Koto Nan Ompek,29 Juni 2006

Wassalamualaikum wr.wb.
H.Nadri Saaduddin
Jalan Imam Bonjol 12 A
Balaikandi
Koto Nan Ompek
Telp.+62-0752 (92367)
Mobile:081363259195
Payakumbuh 26225
Sumatera Barat
INDONESIA

__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  
http://id.mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/6pRQfA/fOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke