Hadits tsb kan nadanya hanya ramalan,artinya bukan merupakan perintah bunuh bukan tapi ramalan.La lucunya si Yahudi itu percaya juga apabila hadits tsb betul2 terjadi.Buktinya banyak wong Yahudi yang do nanam pohon GHORQOD itu.Misal ada paranormal bilang tidak akan berakhir P.D.II sebelum Amerika membom Jepang pakai Plutonium.Si peramal tadi jangan disalahkan bukan dia yang nyuruh. Tawangalun. > APAKAH AYAT2 ALQURAN DIBAWAH INI MEMENUHI SYARAT UNTUK DIAJARKAN DALAM > ALAM KEMANUSIAAN YANG BERADAB???? > > "Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum muslimin memerangi kaum Yahudi, > lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi bersembunyi dibalik batu > dan pohon, lalu batu dan pohon berkata : Hai muslim ! Hai hamba Allah > ! Ini Yahudi dibelakangku, kemarilah aku, bunuhlah dia ! Kecuali pohon > ghorqod, maka itu adalah dari pohon-pohon orang Yahudi." (HR. Muslim > VII/188, Bukhari IV/51, Lu'lu' wa al-Marjan III/308) > > Orang-orang Yahudi berkata, tangan Allah terbelenggu, sebenarnya > tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat > disebabkan apa yang mereka katakan itu (al-Maidah: 64), mereka > menjadikan orang-orang alim dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan > selain Allah (at-Taubah: 31). Orang-orang Yahudi berkata : Uzair itu > putera Allah (at-Taubah: 30). > > Yang terpenting bagi ummat Islam sekarang adalah melakukan i'dad dan > berjihad melawan Yahudi. Nash syariah dan bukti sejarah menunjukkan, > perang melawan kekufuran akan senantiasa berlanjut. (QS. al-Baqarah > 120 dan 109, Ali-Imran: 118). > > dikutip dari situs : > http://hidayatullah.com/modules.php?name=News&file=article&sid=224 > > "Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu > semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti, maka sesungguhnya Allah > Maha Melihat apa yang mereka kerjakan (Al Anfaal : 39) > > Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati > Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami > tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka. (QS An- Nisaa, > 4: 80) > > "...Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya > menurut cara yang ma'ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu > tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi > Maha Bijaksana." (Al Baqarah, QS, 2: 228) > > "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena > Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian > yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan > sebagian dari harta mereka..." (An-Nisaa, QS 4: 34) > > Begitu juga dalam kehidupan pemerintahan dan kenegaraan. Pihak > laki-laki adalah lebih tinggi tingkatannya dibanding dengan pihak > perempuan. Sebagaimana yang telah diterangkan Allah SW: "Hai > orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan > ulil amri di antara kamu" (An-Nisaa, QS 4: 59) kemudian dihubungkan > dengan yang terjadi pada ratu Balqis yang memerintah kerajaan Saba di > zaman Nabi Sulaiman yang ibu kotanya Ma'rib dekat kota San'a ibu kota > Yaman sekarang. Sebagaimana diceritakan dalam An-Naml: 22-23. > Lalu apa yang terjadi dan menimpa ratu Balqis yang memerintah Saba di > Yaman setelah kursi kekuasaan ratu Balqis mampu dikuasi oleh Nabi > Sulaiman, ternyata kepemimpinan Balkis sebagai ratu Saba telah > digantikan oleh kepemimpinan Nabi Sulaiman setelah ratu Balkis > berikrar "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap > diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan > semesta alam." (An-Naml, QS, 27: 44) > Rasulullah saw bersabda: "Tidak akan berjaya selama-lamanya suatu kaum > yang mengangkat wanita / perempuan menjadi kepala negara". (Hadits > Riwayat Al-Bukhari dalam shahihnya, Fathul Baari, kitab al-Fitan 13/ > 53, kitab al-Maghazi 8/126, At-Tirmidzi dalam Sunannya, Tuhfatul > Ahwadzi; bab al-Fitan 6/541-542, An-Nasa'i dalam Sunannya, bab > larangan menempatkan wanita dalam pemerintahan, 8/227 dan Ahmad dalam > musnadnya, Fathur Rabbani 19/206-207 dan 23/35 > > Seorang ayah bila membunuh anaknya, maka sang ayah tidak dibunuh. > Ini adalah madzhab jumhur, hujjah mereka adalah sabda Nabi > r : "Seorang ayah tidak dibunuh karena membunuh anaknya." (Shohihul > Jami' no 7662, Fiqhus Sunnah 2/526). > > 2. Seorang muslim membunuh orang kafir, maka seorang muslim tersebut > tidak diqishash. > > Kalau yang dibunuh adalah kafir harbi (pantas diperangi), maka > muslim yang membunuhnya tidak diqishosh (dibunuh). Hal ini tidak ada > perselisihan di kalangan Ulama. > > Kalau yang dibunuh kafir dzimmi (yang terikat perjanjian) maka di > sana masih ada perselisihan. Akan tetapi jumhur berpendapat tidak > dibunuh (hanya membayar diat saja). Dalil mereka dalam hal ini adalah > sabda Rasulullah r : "Seorang muslim tidak dibunuh karena membunuh > orang kafir" (HR. Bukhori) > > 3. Seorang yang merdeka kalau membunuh seorang budak. Allah Ta'ala > berfirman : "Yang merdeka dengan yang merdeka" (Al-Baqarah : 178). > > Sayyid Sabiq berkata : "Ungkapan ini memberikan batasan, maka > maknanya "Orang yang merdeka tidak dibunuh karena membunuh seorang > budak dan kalau dia tidak dibunuh maka wajib membayar diat (tebusan) > atas kematian budak tersebut." > > Bila seorang merdeka membunuh budaknya, maka hukumannya sebagaimana > hadits dari Amr bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya : "Ada > seseorang membunuh budaknya dengan sengaja maka Nabi mencambuknya 100 > kali dan diasingkan setahun dan dihapus darinya jatah peperangan dan > Nabi memerintahkannya untuk membebaskan seorang budak. (Hadits > Daruquthni) > > Jumhur juga berpendapat demikian di antaranya Imam Malik, Ahmad dan > Syafi'i (Qowa'id 132-133) >
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Great things are happening at Yahoo! Groups. See the new email design. http://us.click.yahoo.com/TISQkA/hOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
