Broer...

Kalau emang bener, ya harus dierima dong..
Emang banyak perempuan Indonesia yang merelakan diri menjadi piaraan 
orang asing.

Menurut gw sih, bukan pemimpin aja yang salah.  Anda sewa malaikat 
pun buat memimpin negeri ini, yang negeri ini tetap sakitu-kitu 
wae.  Yang jadi permasalahan, hampir sebagian besar kita memang gak 
siap dipimpin.

Anda telat broer.. hari gini masih ngomongin kesantunan berbicara.  
Kecuali Kalla ngomongin fitnah, baru masalah.  Sekarang mah dia 
ngomong fenomena yang memang ada.

Salam

San A

--- In [email protected], Bonifasius Aryadi <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Yang diomongkan oleh kalla mungkin benar, tapi sebagai
> seorang wapres dan orang berbudi adalah sangat tidak
> pantas berkomentar seperti itu.
> 
> Sekarang banyak anak2 dan adik2 kita yang tidak lulus
> UN yg, katanya, bertujuan membuat standarisasi mutu
> pendidikan. 
> 
> Bagaimana kalau dibuat UN untuk para pejabat kita agar
> ada standarisasi moral, sehingga tindakan dan
> ucapannya sesuai dengan norma2 kehidupan ?
> 
> saya yakin banyak pejabat gak akan lulus...termasuk
> sang wapres...
> 
> SBY, DPR, MPR, MUI, FPI, FBR, MMI jangan diem aja
> dong...awasi juga dong bagaimana moral pejabat2 tinggi
> tsb...
> 
> Jangan cuma awasi dan mau ngatur dengan perda2 yg gak
> bermutu....
> 
> --- sanrianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > tapi yang diomongin Kalla ini ada benernya juga
> > kan??
> > 
> > --- In [email protected], David Yonathan
> > <dyonathan6307@> 
> > wrote:
> > >
> > > Orang yang suka ngomong seenak udel kayak gitu,
> > kok bisa jadi 
> > wakil presiden yah? 
> > > 
> > > Ambon <sea@> wrote:          
> >
> http://www.jurnalperempuan.com/yjp.jpo/?act=berita%7C-640%7CX
> > > 
> > > Rabu, 05 Juli 2006 
> > > 
> > > Organisasi Perempuan Kecam Pernyataan Jusuf Kalla 
> > > Jurnalis: Henny Irawati
> > > Jurnalperempuan.com-Jakarta. Dalam sebuah
> > konferensi pers yang 
> > digelar di Kantor YLBHI, jumat lalu (30/06/06), 8
> > organisasi 
> > perempuan yang hadir sepakat mengecam pernyataan
> > Wakil Presiden 
> > Republik Indonesia Jusuf Kalla. Kedelapan organisasi
> > perempuan ini 
> > antara lain Jaringan Nasional Perempuan Mahardhika,
> > CETRO, Fatayt 
> > NU, GPSB, Formappi, Institut Ungu, Kalyanamitra, dan
> > Srikandi 
> > Demokrasi Indonesia. Mereka mewakili sekitar 72
> > organisasi dan 
> > individu. 
> > > 
> > > Sebagaimana yang diberitakan di Jakarta Post
> > (29/06/06) Kalla 
> > mengatakan "jika ada turis Timur Tengah jalan-jalan
> > ke Puncak 
> > mencari janda, ya tidak apa-apa. Turis-turis
> > tersebut akan memberi 
> > banyak keuntungan kepada para janda, anak-anaknya,
> > dan dunia hiburan 
> > Indonesia." Kalla juga menambahkan "kalau janda
> > tersebut akan 
> > mendapat rumah yang layak, walau kemudian para turis
> > tersebut 
> > meninggalkan mereka, ya tidak apa-apa. Karena
> > anak-anak mereka akan 
> > punya gen yang bagus dan bisa menjadi aktor dan
> > aktris televisi yang 
> > cakep-cakep." Selain dinilai merendahkan martabat
> > perempuan karena 
> > perempuan hanya dianggap sebagai pelayan seksual
> > bagi turis-turis 
> > yang datang ke Indonesia, pernyataan Kalla tersebut
> > dianggap 
> > melegalkan perdagangan terhadap perempuan dan
> > berpotensi mengekalkan 
> > pemiskinan perempuan. 
> > > 
> > > Sebagai tuntutannya Kalla diminta mencabut
> > pernyataannya dan 
> > meminta maaf secara terbuka kepada perempuan
> > Indonesia yang 
> > disampaikan melalui media massa. Apabila tuntutan
> > ini tidak 
> > dipenuhi, maka langkah hukum akan ditempuh.
> > Organisasi-organisasi 
> > perempuan ini juga menghimbau pada Pimpinan MPR dan
> > DPR untuk 
> > bertindak tegas dan meminta klarifikasi pernyataan
> > Kalla tersebut. 
> > Sedangkan permintaan lain, untuk menyediakan
> > lapangan pekerjaan yang 
> > bermartabat dan menyejahterakan kaum perempuan,
> > dialamatkan kepada 
> > Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Untuk kaum
> > perempuannya 
> > sendiri, kelompok ini menyerukan agar persatuan
> > semakin digalang. 
> > Hal ini didasari oleh iklim hukum, kondisi sosial,
> > ekonomi, dan 
> > politik yang semakin tidak berpihak pada perempuan.*
> > 
> > > 
> > > [Non-text portions of this message have been
> > removed]
> > > 
> > > 
> > > 
> > >          
> > > 
> > >                   
> > > ---------------------------------
> > > Sneak preview the  all-new Yahoo.com. It's not
> > radically 
> > different. Just radically better. 
> > > 
> > > [Non-text portions of this message have been
> > removed]
> > >
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> http://mail.yahoo.com
>






Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke