RIAU POS

      Pro Kontra Perda Syariat        


      Kamis, 13 Juli 2006  
      AKHIR-akhir ini masalah Perda bernuansa syariat Islam ramai 
diperbincangkan dan menjadi bahan diskusi yang menarik. Tentu, ada yang pro dan 
kontra serta masing-masing mempunyai argumentasi tersendiri. 

      Seperti yang sudah-sudah, Jusuf Kalla menjatuhkan ''vonis'' bahwa Perda 
Syariat Islam boleh saja sejauh tidak bertentangan dengan konstitusi. 
Seolah-olah ucapan beliau merupakan keputusan terakhir yang bersifat final. 

      Memang benar, Indonesia merupakan negara yang berpenduduk Islam terbesar 
di dunia. Itu dari segi kuantitas. Namun, dari segi kualitas tentu masih perlu 
dipertanyakan. Masih banyak yang Islam KTP, tidak bisa salat, tidak mampu 
menulis dan membaca huruf Arab (apalagi membaca Alquran). 

      Masalahnya, apakah semua umat Islam setuju penerapan Perda syariat? Saya 
yakin, mereka yang taat dan takwa akan setuju. Misalnya Perda tentang bebas 
buta huruf Alquran. Perda ini sangat baik, karena dengan adanya Perda ini akan 
memaksa mereka yang belum bisa membaca Alquran harus belajar.

      Demikian juga Perda lainnya, seperti penutupan tempat maksiat 
(ber-halwat), berbusana Muslim/Muslimah dan lainnya. Nah, tergantung diri kita, 
kalau memang Perda itu mendukung diterapkan norma agama Islam, mengapa ditolak. 
Dan Perda ini pun hanya untuk kalangan Muslim saja, bukan untuk mereka yang 
non-Muslim, mengapa ini dikhawatirkan. ***


      Ziadudin, Jalan Garuda Sakti, Panam, Pekanbaru.
     


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/6pRQfA/fOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke