Mungkin ini bisa membantu.Orang yang mati pada pada usia 50 th kalau di Islam karena dia sejak awal memang jatah umurnya sudah digariskan Allah 50 th.Dia tak bisa nambahi sedetik saja.Tapi kan selalu ada causalnya misalnya stroke.Secara kasat mata dia tadi mati karena stroke,padahal jane sudah garisnya.Buktinya kalau belum garise kok ada yang koma satu taun bisa urip lagi.Podo dengan gempa atau Tsunami juga ada causalnya lempeng yang bergeser.Kok timing kapan bergesernya sampai detik ini Jepang bilang gak tahu? padahal wis pakare gempa.Podo dg dokter sok kecele ini tinggal sekian bulan hidupnya.EE ada yang malah yang divonis begitu masih urip malahan dokternya yang meninggal duluan.Makane di Islam dikatakan bencana alam itu bisa : Azab kalau masyarakat wis kebangeten,bisa gur slentikan ben masyarakat tadi eling,atau ujian untuk menaikkan pangkatnya wong yang lulus diuji.Ingat bukan gur Azag tapi ada 3 maksud.Opo Amrik yang negara maju bisa meniadakan Tornado? nyatanya kan belum.Opo China bisa meniadakan banjir? O iya Houstonpun,Washingtonpun,New Orleanpun pernah ngrasakke banjir,la itu kalau orang yang bisa membaca alam ada unsur peringatan dari Allah,yo semua ada causalnya.Israelpun yang negaranya gak pernah aman itu juga ada unsur peringatan dari Allah.Sampai2 negara kok dipagari,padahal di Amrik itu rumah bae tanpa pagar kan pemborosan,itu saking tdk amannya. Tawangalun.
- In [EMAIL PROTECTED], "devilisharsonist" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > eh, Pak Ustadz, > apa hubungannya maksiat sama tsunami? after shockwave kok larinya ke > agama? Pak Ustadz, sering-sering campur aduk agama sama iptek bisa > tambah mabur eh ngawur... > > o ya, kemarin Pak Ustadz bilang kalo teknologi itu setan di postingan > sebelumnya.. jadi, kalo teknologi itu setan, buat apa Pak Ustadz pake > internet??? > > --- In [EMAIL PROTECTED], arief dani <ariefdani@> wrote: > > > > Tsunami dan Maksiat di Sepanjang Pantai > > Shaykh Muhammmad Hisham Kabbani > > Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia > > Jakarta, 17 Juli -2005 > > Diambil dari http://mevlanasufi.blogspot.com > > > > > > Bismillah hiRohman niRohim > > > > Tsunami dan Kerusakan Maksiat Disepanjang Pantai > > > > " Allah swt telah memberi kenikmatan negeri Indonesia dengan > pantainya yang indah dan iklim tropis yang nikmat, tetapi manusia > tidak bersyukur dengan kenikmatan tersebut, mereka membuat kerusakan > disepanjang pantai dengan maksiat dan bertelanjang membuka aurat, > maka nikmat mana lagi yang engkau dustakan " > > > > Patuhilah Allah patuhilah Nabi (s.a.w.) dan mereka yang memiliki > otoritas di antara kalian. Allah bersabda, Dhahar al-fasaada fil- > barri wal-bahr bi ma kasabat aydeen-naas li yudheeqahum ba`da > alladhee `amiloo la`allahum yarji`una" Kemaksiatan, Kefasadan dan > Korupsi telah menyebar di daratan dan lautan, karena akibat > (perbuatan) tangan manusia, sehingga Allah memberi kesempatan mereka > merasakan beberapa dari perbuatan mereka, agar supaya mereka dapat > kembali (tobat) (dari kejahatan)[30:41] > > > > Fasad berarti kerusakan atau Fasad dapat juga berarti orang- orang > yang meninggalkan shalat , puasa , zakat mereka, dan meninggalkan > mengingat Allah, tidak mengingat Nabi salallahu alaihi wasalam, tidak > mengerjakan yang dikehendaki Allah, mengejar zina, maksiat, korupsi, > mengejar mabuk-mabukan, mengejar segala hal yang Allah firmankan agar > kita hindari. > > > > Hal itu adalah satu sisi dan sisi lainnya adalah korupsi di dalam > sistem, korupsi antar pemerintah, korupsi di bidang usaha, korupsi > dalam arti mengelabui orang lain. Ini semua berada dalam lingkup > fasad. Juga masuk dalam lingkup ini adalah menusuk dari belakang, > bergunjing tentang orang lain, mencoba mengedarkan keterangan palsu > tentang orang, mencoba mengada-ada cabang pemikiran yang tidak Islami > tetapi radikal dalam ideologi mereka. > > > > "li yudheeqahum ba`da alladhee `amiloo la`allahum yarji`oona", > Sehingga ((Allah)) memberi kesempatan mereka merasakan beberapa dari > perbuatan mereka, agar > > supaya mereka dapat kembali (tobat) (dari kejahatan). [30:41]. > Korupsi telah muncul di darat dan di laut. Di darat penuh dengan > korupsi berbagai macam. Di laut, penuh dengan korupsi dan penuh > dengan fasad. Ini terjadi karena apa yang dilakukan oleh mereka > terhadap diri sendiri. "Inilah yang telah kamu perbuat wahai > manusia!" Allah menyebutkan itu untuk setiap generasi dari awal > hingga akhir. Dan Allah bersabda Dia akan membuat mereka merasakan > apa-apa yang telah mereka perbuat, untuk merasakan masa yang penuh > kesukaran. > > > > Dan Allah memiliki banyak jalan dan cara untuk membuat manusia > merasakan kesukaran akibat apa yang telah mereka lakukan dengan > korupsi mereka itu. Namun di dalam hal itu mungkin akan membuat > mereka yang tidak berdosa akan terseret juga. Ketika hukuman datang, > ia datang secara keseluruhan. Azab itu menerpa yang > > melakukannya dan juga mencapai mereka yang tidak melakukannya. > Mereka yang tidak bersalah akan meninggal sebagai syahid. Mereka yang > tidak bersih, Allah memberikan mereka kesukaran. > > > > Dan Nabi (s.a.w.) berkata, "Ya Aisha kita adalah ummat yang > dikaruniai Allah rahmat (ummatun marhuma)." Jadi Allah memberi kita > kesukaran di dunia untuk membersihkan diri kita untuk kehidupan > berikutnya. Hal ini karena dunya tidaklah seimbang bahkan jika > dibandingkan dengan sebelah sayap nyamuk sekalipun. Barangkali sayap > nyamuk itupun lebih memiliki nilai dari pada seluruh dunia ini. > > Dan Allah memiliki banyak cara untuk melakukan itu. > > > > Dia tidak menunggu orang lain. Allah mungkin membuat beberapa > orang berkelahi dengan orang lain. Katakan, "Dia memiliki kekuatan > untuk mengirim bencana kepada mu, dari atas dan dari bawah, atau > untuk melingkupi kamu dalam kebingungan konflik golongan, membuat > kamu merasakan saling dendam, masing-masing dengan yang lain. > Lihatlah betapa Kami menjelaskan tanda-tanda dengan berbagai simbol; > agar supaya mereka mengerti." [6:65 ] > > > > Dan Allah memiliki banyak jalan dan cara, bukan hanya banyak, > namun tak berhingga. Dan tak seorangpun dapat berbuat apa-apa untuk > menolaknya. Mereka mengatakan alam murka." Allah tidak suka, Allah > lah yang murka dengan apa yang terjadi. Satu waktu sayyidina Musa as > berkata, "Ya Rabbi, bila Engkau mengirimkan hukuman Mu kepada > beberapa orang, mengapa banyak orang tak berdosa juga akan termasuk." > Sebagai jawaban terhadap pertanyaan ini, Allah swt bersabda, "Ya > Musa, pergilah ke hutan itu dan lihat sebuah batu karang dan duduklah > pada batu karang itu > > dan tunggulah jawaban Ku." > > > > Dia (Musa a.s.) adalah "Kalamullah", ia yang dapat bercakap > dengan Allah tanpa perantara. Hingga pergilah Musa as ke batu karang > itu dan menunggu jawaban itu. Kemudian Musa menemukan batu dimaksud, > ia tak menyadari tempat dimana ia duduk terdapat sarang semut. Allah > memerintahkan semut untuk merambati kakinya. Dan Musa a.s. tidak > merasakan ketika semut semut itu merambat naik ke pahanya. Kemudian > Allah memerintahkan salah satu dari ribuan semut itu untuk > mengigitnya. > > Maka ketika seekor semut mengigit Sayyidina Musa a.s. dan karena > dia kesakitan dia menekan kakinya dan memusnahkan semut itu. Allah > bersabda, "Ya Musa, ketika azab hukuman datang, siapapun yang berada > di daerah itu akan terkena." Seperti juga ketika Sayyidina Musa a.s. > sakit digigit hanya seekor semut, Nabi Musa as menekan kakinya dan > menyebabkan semua semut mati. > > > > Itulah sebabnya mengapa Sayyidina Lut as diperintahkan membawa > anak-anaknya dan pergi keluar (daerah itu). Sayyidina Nuh as > diperintahkan untuk membawa mereka yang beriman dengannya karena > ketika azab datang itu semua akan terkena. Karena ketika saat azab > datang, dia tidak menyisakan siapapun. Ketika Sayyidina Muhammad > s.a.w. datang, dia memohon kepada Allah, "Janganlah membuat ummatku > seperti umat sebelumnya yang ketika Engkau mengambil, semua diambil > > sekaligus" Allah menerima du`a itu dan bersabda, Aku tidak akan > mengambil mereka sekaligus, namun mereka akan saling berkelahi antara > sesamanya." Kini Allah sedang memberi kita sebuah pelajaran dan Dia > memiliki banyak tanda-tanda. > > > > Dan segala mahluk didunia patuh kepada Allah. Segala sesuatu > sedang menunggu perintah Allah. Ketika perintah Allah datang, tak > seorangpun dapat menghentikan peristiwa itu. Dan perintah Allah ini > datang dalam bentuk sebuah inspirasi atau sebuah > > bentuk pengertian yang mungkin tidak disadari oleh manusia namun > itu adalah sebuah cara untuk memerintahkan, yang dengannya perintah > langit turun. Ketika "Iradah Allah" datang, hal itu bergerak dari > Samudera Keinginanan Nya menuju Samudera Ilmu Nya. Ketika > RealitasSejati Nya, ketika Dzatullah, Yang Tidak Diketahui, Mutlak > Tidak Diketahui, yang bahkan Sayyidina Muhammad s.a.w. hanya > diberitahu, "qul hu Allah hu ahad. Hu artinya Mutlak Tidak Diketahui. > Ketika kalian mengatakan Allah, itu meliputi 99 Nama dan Busana > AttributNya. Kalian tidak dapat mengetahui lebih dari Nama dan > Atribut itu: Maha Pemberi; Maha Menutupi; Maha Pengampun. > > > > Ketika Dia menghendaki sesuatu, maka Atribut al-`Aalim, > mengambilnya dan merencanakan nya dan kemudian Busana al-Qaadir Nya > melaksanakannya . Dan > > ketika qudrah, melalui nama al-Qaadir, ketika kekuatan muncul > melalui qudrah Nya, itulah energi (kekuatan). Setiap saat sebuah > ciptaan datang menjadi nyata. Bukan > > hanya dunia kita ini. Bumi ini bukanlah apa-apa kecuali seujung > jarum dalam alam semesta ini, itu bukan apa-apa. Dan jika seseorang > mau saja sedikit berpikir, mereka mengatakan bahwa bumi bergerak > sejenak dalam putarannya mengelilingi sumbunya, karena gempa bumi > itu, karena itu adalah sebuah gempa yang besar. Namun mereka tidak > mengatakan siapa yang membuat bumi itu berputar mengelilingi sumbunya. > > Jika terdapat scientists dan para genius hari ini, dapatkah > mereka membalik putaran bumi menjadi searah putaran jam? Atau > dapatkah mereka menghentikan putaran itu? > > > > Siapa yang membuat bumi berputar? Itu adalah sesuatu yang diluar > batas pikiran. Jika orang mau berpikir sedikit saja, orang akan > berada dalam sujud siang dan malam, karena tidak terdapat sesaatpun > untuk dibiarkan sia-sia. Jika kamu menyia-nyiakan waktumu bukan dalam > sujudmu, maka kamu menyia-nyiakan waktumu. > > Orang kebanyakan tidak berada dalam keadaan itu. Awliya para Wali > Allah berada selalu dalam keadaan seperti itu. Apakah Izrail datang > dengan hukuman atau ampunan. Itulah sebabnya kalian melihat mereka > selalu dalam keadaan beribadah, kalau tidak dalam shalat atau > menolong orang lain atau mengunjungi orang sakit maka mereka memberi > nasehat atau konsultasi bagi Allah. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design. http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
