Alam semesta bisa dipastikan tercipta melalui suatu proses yang sangat
complicated melalui waktu yang sangat panjang yang hingga kinipun
masih belum selesai, dan hingga kini masih terus ditelusuri.

Sudah bisa dipastikan bahwa cara2 penciptaan menurut dongeng2 agama
tentang adanya Tuhan yang menciptakan alam semesta ini secara
simsalabim dalam 6 hari 6 malam dengan urut2an tertentu misalnya
pertama terjadi penciptaan terang atau matahari dulu, kemudian bla,
bla, bla..... hingga semuanya tercipta pada hari ke 6

Kepastian ini sangat mudah untuk dibuktikan kehadapan semua pembaca,
bahwa bintang2 yang anda lihat sekarang itu bisa jadi merupakan
matahari dari galaxy2 lain dari galaxy dimana kita berada (galaxy
bimasakti).  Demikianlah, setiap matahari dalam satu galaxy merupakan
alam semesta sendiri yang memiliki hukum alamnya yang tidak perlu sama
antara satu galaxy dan galaxy lainnya.  Apabila matahari dari satu
galaxy itu padam atau hancur, maka galaxy tsb akan punah yang mungkin
bisa dianggap kiamat oleh umat beragama.  Bintang2 yang anda lihat
sekarang mungkin sudah hilang tidak ada lagi, namun karena cahaya yang
dikeluarkannya dulu masih dalam perjalanan kebumi kita maka bintang
tsb tetap masih terlihat meskipun mungkin sudah tidak adalagi sejak
100 tahun yang lalu.  Perjalanan cahaya itu bisa berlangsung milyardan
tahun.

Berbagai bintang yang kita lihat dilangit, bisa jadi sudah hilang
meskipun masih se-olah2 terlihat, dilain pihak bisa jadi tercipta
bintang2 baru yang masih belum bisa terlihat karena cahayanya
memerlukan waktu milyardan tahun ataupun jutaan tahun agar cahayanya
berhasil tiba dibumi kita ini untuk memungkinkan kita melihatnya.

Demikianlah, hilang dan munculnya bintang itu merupakan bagian dari
proses penciptaan, misalnya diciptakan untuk hilang atau diciptakan
untuk muncul yang baru.  Untuk lebih mudah memahaminya, maka harus
lebih dulu kita definisikan apakah yang dimaksudkan "Penciptaan" itu.

PENCIPTAAN = adalah proses, yaitu proses terjadinya sesuatu yang
tadinya tidak ada menjadi ada, dan dilain pihak, proses juga merupakan
hilangnya sesuatu yang tadinya ada menjadi tidak ada.  Secara ringkas
dapat kita katakan bahwa "Penciptaan" adalah proses terjadinya
perubahan.  Semua yang berubah merupakan persyaratan daripada adanya
"proses penciptaan"

PROSES = adalah kegiatan yang terikat waktu, tak ada arti Tuhan dalam
hal ini.

Demikianlah, dengan kemampuan kita membuktikan bahwa penciptaan
merupakan proses berkesinambungan yang komplex yang masih berlangsung
hingga detik ini, maka akan jelas bagi anda semua bahwa Tuhan, Allah,
Trimurti, Zeus, maupun berbagai macam Iblis sama sekali tidak terlibat
dalam proses penciptaan ini.

GEMPA BUMI merupakan sebagian proses yang mengubah bentuk permukaan
bumi ini, misalnya dulu daratan Asia menjadi satu dengan daratan
Australia, juga dulu kutub utara dan selatan itu bermusim panas, namun
akibat bergesernya sumbu bumi, maka kutub yang dulunya bermusim panas
berubah menjadi es, dan bagian yang dulunya merupakan bagian dari
kutub, sekarang sudah bukan kutub lagi sehingga es yang ada dulu
mencair akibat posisi kutubnya berubah menjadi musim panas sehingga
tercipta banjir besar yang mengubah permukaan bumi ini menjadi
bentuknya yang sekarang.  Namun bentuknya yang sekarang inipun masih
terus berubah oleh gempa2 yang lebih kecil yang menggeser posisi
pulau2 di Indonesia menuju kearah utara.  Demikianlah semua perubahan2
yang terjadi ini merupakan proses yang terus berjalan yang merupakan
bagian dari proses penciptaan.  Bergesernya sumbu bumi yang
mengakibatkan berubahnya kutub itupun disebabkan adanya perubahan gaya
tarik bumi terhadap matahari akibat berubahnya keseimbangan sebelumnya
akibat adanya planet disemping bumi yang mendadak hancur lebur yang
diduga akibat bertubrukan dengan meteor raksasa.  Akibatnya, masa yang
ada didekat bumi dulu hilang sehingga gaya tarik bumi ke Matahari
mengalami perubahan yang mengakibatkan sumbu bumi berubah.

Semua proses penciptaan pertama kali juga melalui cara2 yang sama tak
ada tangan2 Tuhan ataupun Allah seperti yang boleh anda buktikan
senidir bahwa terjadinya gempa2 itu tidak terlihat adanya turut campur
Tuhan atau Allah, padahal proses itu merupakan bagian dari penciptaan
yang oleh berbagai kitab suci dinyatakan bahwa penciptaan itu
dilakukan oleh Tuhan ataupun Allah.  Dengan bukti2 yang sangat pasti
ini, TIDAK MUNGKIN SIAPAPUN UNTUK TETAP BERTAHAN MEMBENARKAN DONGENG2
KITAB SUCI MENGENAI PENCIPTAAN OLEH TUHAN SECARA SIMSALABIM DALAM
WAKTU 6 HARI 6 MALAM.  Ilmu pengetahuan memang belumlah tuntas dalam
meneliti semua proses penciptaan yang terjadi, namun para scientist
sudah mampu membuktikan bahwa pernyataan dalam semua agama mengenai
penciptaan tidak satupun yang benar ataupun mendekati kebenaran
bagaimanapun dibolak balik pemahamannya.

Evolusi juga merupakan proses perubahan yang terjadinya melalu waktu
yang panjang yang merubah baik benda2 mati maupun benda2 hidup.  Semua
benda mengalami evolusi meskipun secara incidentil bisa terjadi secara
revolusi yang kita sebut sebagai mutasi untuk benda2 hidup. 
Demikianlah, teori evolusi Darwin juga merupakan bukti adanya proses
perubahan yang merupakan bagian daripada penciptaan.  Dalam hal ini,
gempa bumi yang terjadi di-mana2 inipun merupakan bagian daripada
evolusi karena akibat gempa bumi ini terjadi perubahan2 secara
bertahap menuju kepada bentuk yang bisa kita simulasi dimasa waktu
tertentu dimasa akan datang.

Kesimpulannya:

Ilmu pengetahuan berhasil membuktikan bahwa proses penciptaan Alam
semesta tidak dilakukan oleh Tuhan ataupun Allah yang harus disembah
atau Allah yang menurunkan wahyunya baik melalui alQuran ataupun
alBible.  Penciptaan dilakukan melalui sebuah proses yang komplex yang
memerlukan jangka waktu yang tertentu dimana bilamana waktunya pendek
dinamakan "revolusi ataupun mutasi" sedangkan bila waktunya panjang
kita namakan sebagai perubahan "evolusi".  SEMOGA DENGAN KETERANGAN
INI ANDA SEMUA YANG TADINYA MEMPERCAYAI ADANYA TUHAN ATAU ALLAH SANG
PENCIPTA YANG MEWAJIBKAN ANDA MENYEMBAHNYA SAMA SEKALI MERUPAKAN
DONGENG2 OMONG KOSONG, APALAGI MEMAKSAKAN SESEORANG UNTUK MENYEMBAHNYA
DENGAN CARA2 TEROR PEMBUNUHAN TERHADAP MEREKA YANG MENOLAK
MENYEMBAHNYA.  Hal ini penting saya nyatakan disini, kalo anda tetap
mau percaya sama sekali merupakan hak anda, namun kalo kita sudah
jelas bahwa kepercayaan itu tidak benar, maka seharusnya anda
bijaksana untuk tidak mengkafirkan dan memurtadkan siapapun juga untuk
dijadikan korban2 kepercayaan anda dengan membantai mereka dengan
angan2 mendapatkan pahala nantinya disorga.

Kepercayaan merupakan hak asasi setiap manusia yang harus dilindungi,
namun kalo sampai kepercayaan itu harus dipaksakan dengan membakar
mesjid Ahmadiah atau memenjarakan uztad Rony, memenjarakan nabi Lia,
memperkosa amoy2, menjarah harta benda mereka yang dianggapnya tidak
percaya, maka dalam hal ini kepercayaan merupakan bencana kemanusiaan
sehingga mewajibkan setiap mereka yang tahu untuk menerangkan bahwa
kepercayaan itu sebenarnya tidaklah benar.  MEMBUKTIKAN KEPERCAYAAN
ITU TIDAK BENAR ATAU MERUPAKAN KEBOHONGAN SEMUA AJARAN AGAMA BUKAN
DIMAKSUDKAN UNTUK MEMUSNAHKAN ATAU MELARANG KEPERCAYAAN ITU SENDIRI,
NAMUN UNTUK MEMBERI KESADARAN BAHWA KEPERCAYAAN ITU JANGANLAH MEMBUAT
JATUHNYA KORBAN2 BAGI MEREKA YANG TIDAK PERCAYA KARENA MEMANG
KEPERCAYAAN ITU HANYALAH BAGIAN DARI ANGAN2 MANUSIA YANG TIDAK BOLEH
DIPAKSAKAN KEPADA SIAPAPUN KARENA KEBENARANNYA SAMA SEKALI TIDAK ADA.

Contoh yang paling menyedihkan adalah ajaran2 Islam yang memaksakan
Syariat Islam dimana yang menolak dianggapnya musuh2 Islam yang
menyerang Islam lebih dulu sehingga semua yang menolak harus
dimusnahkan.  Ajaran Islam juga menyamakan mereka yang tidak percaya
Allah sebagai mahluk2 yang derajatnya lebih rendah daripada binatang
yang darahnya halal untuk ditumpahkan.  BISAKAH ANDA MEMBAYANGKAN
BETAPA BIADABNYA AJARAN2 SEPERTI INI???  HASILNYA KITA SAMA2 SAKSIKAN
YAITU TERORISME DI-MANA2.  Lebih baik anda lebih dulu mendebat
kebenaran yang menjadi realitas yang saya tulis diatas dulu bahwa
secara ilmiah ilmu pengetahuan telah berhasil dibuktikan secara
meyakinkan bahwa proses penciptaan bukan dilakukan oleh Tuhan ataupun
Allah, lalu dengan kenyataan ini, apa lagi yang tersisa dari kitab2
suci dan kepercayaan agama yang anda percaya itu untuk membuat nyawa
orang melayang akibatnya ???

Mungkin ada sebagian umat beragama yang beranggapan, bahwa
kepercayaannya tidak merugikan dirinya, karena kalo nanti terbukti
kepercayaannya tidak benar, maka dia tidak merasa rugi, tetapi
sebaliknya kalo kepercayaannya itu nantinya terbukti benar, maka dia
akan bahagia mendapatkan pahala akibat kerajinannya shalat dan
memenggal orang2 kafir.  Anggapan inilah yang salah besar, karena kalo
cuma anda percaya dan kemudian terbukti tidak benar, memang tidak ada
yang anda rasakan rugi, tetapi akibat kepercayaan anda itulah yang
mendukung ataupun melakukan aktive dengan tangan sendiri memaksakan
mereka yang tidak percaya dengan cara2 teror yang membuat jatuhnya
korban sangatlah merugikan orang lain, bahkan bisa jadi perbuatan anda
itupun menyebabkan nyawa anda sendiri harus hilang.  Dalam hal ini,
bayangkanlah ajaran Islam yang menyatakan bahwa semua ini adalah
ciptaan Allah, oleh karena itu bumi tempat tinggal kita ini hanya
boleh ditempati oleh mereka yang menyembah Allah sedangkan yang
menolak menyembah Allah tentunya tidak berhak ikut mencicipi nikmat
Allah dengan kata lain diusir dari bumi yang caranya tentu anda
ketahui yaitu cara2 biadab untuk mengusir mereka yang menolak mengakui
bumi ini milik Allahnya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke