http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=258082&kat_id=23


Hadang Separatisme Papua dengan Sejahterakan Rakyat




Jayapura-RoL-- Cara terbaik untuk menghambat upaya separatisme di Papua adalah 
dengan meningkatkan kesejahteraan, memberantas kebodohan dan keterbelakangan 
agar rakyat Papua hidup sejajar dengan saudara-saudaranya di wilayah lain 
Indonesia. 

Gubernur Provinsi Papua, Barnabas Suebu, SH mengatakan hal itu sehubungan 
dengan pelantikan dirinya sebagai gubernur Provinsi Papua berpasangan dengan 
Alex Hesegem sebagai wakil gubernur Papua periode 2006-2011 oleh Menteri Dalam 
Negeri (Mendagri) M.Ma`ruf di Jayapura, Selasa. 

"Pada jumpa pers sehari sebelum pelantikan, Senin (24/7) kami telah menegaskan 
bahwa untuk menuntaskan separatisme di Papua maka jalan satu-satunya adalah 
meningkatkan kesejahteraan rakyat. Jika rakyat sudah sejahtera maka mereka 
tidak akan bertindak macam-macam. Orang berteriak karena dia tidak sejahtera," 
katanya. 

Menurut Barnabas, teriakan mengancam keluar dari bingkai NKRI itu bukan hanya 
terjadi di Papua tetapi juga di daerah lain. Rakyat melakukan itu karena mereka 
merasa kehidupannya tidak sejahtera, tidak adil dan tidak aman. 

Jika seluruh lapisan masyarakat Papua hidup sejahtera, aman dan damai serta 
merasakan keadilan dalam kehidupan bersama maka tentu saja mereka tidak akan 
meneriakkan hal-hal yang bertentangan dengan semangat persatuan dan kesatuan 
bangsa dan negara Indonesia. 

Untuk itu, lanjutnya, langkah konkret yang akan dilakukannya selama lima tahun 
memimpin Provinsi Papua adalah meninjau kembali alokasi dana pembangunan 
Provinsi Papua yang berjumlah triliunan rupiah itu, apakah anggaran pembangunan 
tersebut berpihak pada kepentingan dan kebutuhan rakyat atau tidak. 

Selain itu, lanjutnya, dia bersama dengan Wagub Alex Hesegem berusaha menata 
pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi yang telah menjalar di berbagai 
instansi, badan dan lembaga di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. 

"Tahun ini Papua mendapat dana otonomi khusus dalam jumlah triliunan rupiah. 
Kita ingin melihat secara cermat apakah dana itu benar-benar diperuntukkan bagi 
rakyat Papua yang banyak di antaranya masih bermukim di kampung-kampung 
terpencil di wilayah pegunungan, bukit-bukit, lembah dan ngarai. Rakyat harus 
disejahterakan dan ini merupakan tugas kita semua," katanya dengan tegas. 

Menyinggung tentang keberadaan PT Freeport, perusahaan pertambangan emas dan 
mineral ikutan lainnya, Suebu mengatakan, demi kesejahteraan rakyat dan 
tercipta perdamaian, pihaknya berupaya agar dapat terjadi keadilan dalam 
membagi hasil usaha pertambangan itu. 

"Kita akan duduk bersama membahas persoalan ini di mana rakyat pemilik tanah di 
wilayah pertambangan itu ikut menjadi pemilik saham. Mereka harus juga menjadi 
pemegang saham dari perusahaan itu agar ada rasa keadilan dan tercapai 
kesejahteraan. Pola ini haruslah juga menjadi daya dorong bagi para investor 
lainnya yang menanamkan modal di Papua," katanya. 

Dia mengakui bahwa masalah PT Freeport ini telah pula dibahasnya bersama 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 

Pengucapan sumpah jabatan dan pelantikan Gubernur Barnabas Suebu dan wakil 
Gubernur Alex Hesegem yang dilakukan Mendagri M. Ma`ruf melalui Rapat Paripurna 
Istimewa DPR Papua dipimpin Ketua DPRP Drs John Ibo, MM itu berlangsung aman 
dan lancar dihadiri berbagai komponen masyarakat Papua, baik pemuka masyarakat, 
tokoh adat, pemimpin agama, tokoh pemuda dan perempuan. 

Tampak hadir pada kesempatan itu antara lain Gubernur Provinsi Irian Jaya 
Barat, Abraham O. Atururi, Pangdam XVII/Trikora, Mayjen TNI George Toisutta, 
Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs Tommy Jacobus, Komandan Lantamal V Jayapura, 
Brigjen TNI Mar. Sumantri Dipraja. antara/pur



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Great things are happening at Yahoo! Groups.  See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/SktRrD/hOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke