Kamis, 03/08/2006 08:56WIB
Hari ini Yahudi radikal akan hancurkan Al Aqsha
Oleh Djony Edward


COMES (Persbiro): Mahkamah Agung (MA) Zionis Israel Selasa (1 Agustus) 
mengeluarkan keputusan, yang mengizinkan anggota gerakan teroris 'Penjaga 
Gunung Haikal' memasuki Masjid al-Aqsha pada hari ini (3 Agustus), untuk 
memperingati hari Kehancuran Haikal yang mereka klaim berada di bawah 
reruntuhan Masjid al-Aqsha.

Pusat Informasi Palestina menulis, keputusan MA 'Israel' ini dikeluarkan 
bertepatan dengan kesiapan beberapa kelompok radikal Yahudi untuk menyerang 
secara bersama-sama Masjid al-Aqsha al-Mubarak pada hari Kamis besok. Mereka 
berniat membuat slogan-slogan keagamaan Yahudi di pelataran masjid dalam 
rangka memperingati hari ke sembilan dari penghancuran Haikal.

Sebelumnya organisasi-organisasi Israel yang telah siap menyerang Masjid 
al-Aqsha ini telah mengajak dan melakukan mobilisasi massa dengan jumlah 
yang besar untuk melakukan aksi demo di dinding al-Burraq yang nantinya akan 
menyeberang melewati pintu al-Mugharabah pada hari Kamis besok, dibawah 
kawalan ketat kepolisian Israel.

Pada saat yang sama organisasi Zionis yang lain akan mengadakan apel akbar 
pada hari Rabu sore dalam rangka menyambut hari penghancuran Haikal.

Acara ini diadakan untuk mengikat hati sebagian besar warga Israel agar 
dapat bergabung dengan acara besoknya. Pada saat yang sama Israel 
merealisasikan rencana mereka membangun Haikal yang ketiga.

Untuk itu, televisi resmi Israel akan mempublikasikan acara ini, terutama 
channel 10 yang akan menampilkan film dokumenter tentang pembangunan Haikal 
ketiga. Dengan acara ini mereka berharap hari Penghancuran Haikal yang jatuh 
pada hari esok Kamis dapat dihadiri oleh sebanyak mungkin massa dan 
keikutsertaan rakyat secara merata.

Di pihak lain, Al-Aqsha Foundation mengingatkan bahayanya keputusan MA 
Israel, yang mengizinkan gerakan Penjaga Haikal memasuki Masjid al-Aqsha 
pada hari Kamis besok. Lembaga ini juga mengingatkan tentang bahaya yang 
akan ditimbulkan akibat masuknya yahudi radikal ke dalam masjid. Lembaga 
memandang keinginan untuk membangun kembali Haikal ketiga hanyalah mitos 
belaka. Rencana tersebut lahir dari proyek Zionis untuk menguasai al-Aqsha 
secara mutlak.

Al-Aqsha Foundation menegaskan, pihaknya akan mengerahkan ribuan kaum 
muslimin setiap harinya melalui kampanye yang diberi nama ?Demo al-Bayariq? 
dalam menjaga kehormatan Masjid al-Aqsha al-Mubarak.

Beberapa organisasi Zionis seperti, Gerakan Untuk Sinagog, Gerakan Revava 
dan al-Sanhedrin suatu gerakan yang sedang memegang pucuk pimpinan keagamaan 
Yahudi.selain itu gerakan Ottzumah (kuat), Gerakan Penjaga Tempat Ibadah dan 
Forum Nihlal (gerakan untuk tanah Israel raya). Semua gerakan Zionis di atas 
bekerja untuk mewujudkan Haikal ketiga yang diklaim berada di bawah Masjid 
al-Aqsha.

Mereka telah mengumumkan kepada seluruh warga pemukim Yahudi agar berkumpul 
pada hari Kamis besok di area al-Buraq (Tembok Ratapan) yang berada 
disamping pintu al-Mugharabah pada jam 8.30 pagi waktu setempat. Setelah itu 
mereka akan masuk secara bersama-sama ke area al-Haram (terlarang bagi non 
muslim) dari Masjid al-Aqsha untuk menyampaikan slogan maupun jargon-jargon 
agama Yahudi di pelataran al-Aqsha.

Dalam salah satu ajakannya mereka mengatakan, "Sampai saat ini kaum muslimin 
masih menguasai al-Haram al-Quds atau Jabal Ma'bad (sinagog) dan melakukan 
penodaan terhadap tempat suci kita. Telah tiba masanya Jabal Ma'bad berada 
dibawah kekuasaan Israel secara penuh, untuk melakukan ibadah Yahudi secara 
bebas, persis seperti hari ini".

Untuk menarik simpati sebagian besar Zionis agar bergabung dalam aksinya 
besok, salah satu organisasi Yahudi Forum Nihlal menyebutkan, "Menurut 
keyakinan kaum muslimin, siapa yang bisa menguasai Masjid al-Aqsha, maka ia 
akan dapat menguasai seluruh tanah Israel", cetusnya.

Mereka juga mengait-ngaitkan peringatan hari kehancuran Haikal dengan apa 
yang terjadi di Libanon. Mereka menyebutkan meletusnya perang dengan Libanon 
bersamaan dengan hari 'Mesir' yaitu hari pertama dari tiga pekan pengepungan 
al-Quds dan Haikal yang berakhir dengan dihancurkannya Haikal oleh kaum 
muslimin. Demikian menurut catatan sejarah mereka yang telah diselewengkan.

Menjelang hari-hari terakhir peringatan hari 'Penghancuran Haikal' 
kelompok-kelokpok radikal Yahudi telah menginformasikan hal ini secara luas, 
melalui pamplet full color, makalah-makalah, brosur-brosur atau mengadakan 
pertemuan-pertemuan untuk pembagian tugas guna menyukseskan rencana mereka 
menyerang Masjid al-Aqsha al-Mubarak.

Sehari sebelumnya, tepatnya hari ini, mereka mengadakan acara peringatan 
'Kehancuran al-Aqsha', dengan melakukan demontrasi di sekitar distrik Kota 
Tua dan pintu al-Asbath untuk mempublikasikan Peringatan Penguasaan Israel 
secara total wilayah al-Haram al-Quds serta pentingnya pembangunan Haikal 
yang ketiga.

Untuk menyambut janji Israel (pembangunan Haikal ketiga), organisasi wanita 
yahudi (Nisa al-Akhdlar) mengadakan demonstrasi besar-besaran di hadapan 
pintu Khulah, tembok al-Aqsha bagian selatan, diikuti oleh sejumlah anggota 
Dewan Knesset dan kaum agamawan yahudi. Mereka juga mengajak untuk melakukan 
ritual khusus untuk berdirinya Haikal Sinagog. Itu menunjukan betapa sangat 
rakusnya mereka merealisasikan rencana pembangunan Haikal Ketiga di bawah 
Masjid al-Aqsha.

Di samping itu, televisi-televisi Israel telah menyebarkan informasi ini ke 
seluruh wilayah Israel. Demikian juga dengan harian Israel, Hatsufah 
mengiformasikan dialog interaktif tentang Haikal ketiga di televisi 
tersebut. Sementara TV channel 10, pada malamnya akan menayangkan film 
dokumenter tentang Haikal ketiga, mencakup masalah pembangunannya. Koran itu 
menyebutkan bahwa penanyangan film documenter tersebut diputar tanggal 9 
Agustus (tanggalan Ibrani) yang bertepatan dengan hari keruntuhan Haikal. 
Harian itu juga menambahkan bahwa durasi film tersebut selama 50 menit 
dengan para pemain dari para pencetus pendirian, salah satunya dari kalangan 
rohaniawan dan kalangan 'intelektual' Zionis.

Sementara itu, Al-Aqsha Foundation yang bergerak di bidang pemakmuran 
tempat-tempat suci Islam, dalam pernyataannya, Selasa (1 Agustus) menyatakan 
bahwa keputusan Mahkamah Agung Israel yang mengizinkan kelompok Penjaga 
Gunung Haikal masuk ke masjid Al-Aqsha pada Kamis (3 Agustus) adalah sangat 
berbahaya.

"Adalah keputusan yang sangat berbahaya telah dikeluarkan oleh Mahkamah 
Agung Zionis berkenaan dengan perizinan kelompok radikal Yahudi 'Penjaga 
Gunung Haikal' masuk ke Masjid Al-Aqsha", demikian salah satu bunyi 
pernyataan itu yang dikutip oleh koresponden COMES di Al-Quds (terjajah).

"Tidaklah mengherankan apa yang sekarang ini dipahami oleh 
organisasi-organisasi Zionis Israel dengan mengail di air keruh dan 
pemutar-balikkan sejarah dan agama. Mereka menggunakan bahasa peringatan 
penghancuran Haikal untuk bisa merangsek dan menghancurkan Masjid Al-Aqsha. 
Terlebih-lebih sekarang ini dunia disibukkan oleh perang di Lebanon dan 
tidak peduli dengan apa yang dilakukan Zionis Israel terhadap tempat-tempat 
suci umat Islam dan Nasrani, terutama Masjid Al-Aqsha. Bahkan aksi itu 
mendapatkan restu dari Kepala Kepolisian Al-Quds Elan Franco dan penjagaan 
intensif dari pihak polisi Zionis Israel kapan saja", tambah pernyataan 
tersebut.

Al-Aqsha Foundation menilai, dengan berdasarkan bukti sejarah dan 
kajian-kajian ilmiah lainnya, apa yang yang mereka klaim dengan nama 'Haikal 
Ketiga' itu hanya palsu belaka dan rekayasa semata dalam bayang-bayang 
rencana Zionis Israel yang integral. Lembaga ini juga mengingatkan ucapan 
salah seorang pemimpin Zionis, Ben Gurion yang mengatakan:"Tak ada artinya 
Israel tanpa Al-Quds, dan Al-Quds tak akan berarti bila tanpa Haikal".

Masih jelas Al-Aqsha Foundation,"Kami tidak akan lengah, sekejam pun untuk 
membela Al-Aqsha. Kami akan galakkan terus program kami dengan memboyong 
jama'ah kaum muslimin dari penjuru Palestina untuk melakukan shalat 
berjama'ah setiap hari di masjid suci itun dan mendengarkan pengajian agama 
didalamnya. Ini kami lakukan sebagai wujud pembelaan kami kepada Masjid 
Al-Aqsha".

Beberapa pekan sebelumnya juga disebutkan tentang rencana sejumlah kelompok 
radikal Yahudi itu yang dipublikasikan oleh media-media setempat, bahwa 
mereka telah menyiapkan rencana kampanye penyerbuan ke Masjid Al-Aqsha 
dengan tema 'kampanye ribuan'. Dan puncak dari kampanye ini adalah pada 
Kamis ini yang bertepatan dengan peringatan kehencuran Haikal.

Untuk menyikapi rencana tersebut, Al-Aqsha Foundation menyerukan kepada 
rakyat Palestina yang didalam untuk berbondong-bondong ke Masjid Al-Aqsha 
pada Kamis (3 Agustus) menjaga masjid suci itu dari tangan-tangan kotor 
Zionis Israel. (dj)


http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=196&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&p_topik=W54&p_prev=459894




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke