***Semasih negara2 di Eropa pecah belah, AS menjadi raja. Setelah bersatu 
didalam UE, AS menjadi bebek pincang.

***Negara2 di Asia, susah bersatu karena multi kultur, rasial dan agama. 
Inggris dan AS gunakan Kashmir menggosok India dan Pakistan, gunakan Dalai 
Lama dan Taiwan melemahkan Tiongkok.

***Geo-politik Indonesia membikin nekolim tidak berani kurang ajar. AS 
ngejilatin TNI. IMF, S&P, WB, ADB...ngejilatin pemerintahan SBY, kasih 
Indonesia positive rating, mengatur duit panas masuk bursa saham Indonesia,  
membeli IDR...

***Tapi, SBY perlu terus perjuangkan kedudukan Indonesia di ASEAN, 
pembentukan poros Jakarta-Beijing-Pyongyang, baru bisa menjamin kestabilan 
dan kemakmuran permanent bagi bangsa dan negara.

***Soekarno gagal di Non-bloc, Soeharto sukses di non-interference, SBY akan 
sukses memainkan peranan penting di Asian bloc. Selamat berkerja, bapak 
Presiden !

Kamis, 03/08/2006 08:43WIB
AS usul Hizbullah masuk daftar teroris, UE emoh
Oleh Djony Edward


COMES (Persbiro): Negeri Paman Sam mengusulkan agar organisasi pejuang 
Hizbullah dimasukkan dalam daftar teroris internasional, namun upaya itu 
terganjal oleh penolakan dari Uni Eropa.

Presiden Amerika George Bush mengadakan pertemuan khusus bersama menlu 
Condoleeza Rince dan penasehat kepresidenan Steven Hadley di Gedung Putih 
untuk membahas situasi Libanon.

Jubir dewan keamanan Amerika sebagaimana dikutip Pusat Informasi Palestina 
menyebutkan, Bush sedang mencari format keputusan yang akan diajukan kepada 
dewan keamanan PBB untuk menyerukan penghentian serangan serta kemungkinan 
ditempatkanya pasukan internasional di perbatasan Palestina dan Libanon. 
Bush mengatakan gerakan ke arah sana sebenarnya sudah dimulai oleh New York 
(PBB).

Sementara itu, Finlandia yang menjadi ketua Uni Eropa saat ini menolak 
memasukan kelompok perlawanan Hizbullah ke dalam gerakan terorisme 
internasional. Menlu Finlandia, Erkki Tuomioka mengatakan, ini adalah sikap 
yang mendasar, saya yakin masalah ini tidak akan dibahas saat ini.

Ia menambahkan, Uni Eropa saat ini sedang berusaha menyatukan sikap, 
menyusul tindakan Amerika yang secara terang-terangan mendukung Israel.

Pernyataan Menlu Finlandia ini juga sebagai tanggapan atas usulan dari 
Kongres Amerika dalam suratnya yang ditanda tangani 213 anggota kongres 
kepada Javier Solana, coordinator urusan politik Uni Eropa, agar kelompok 
Hizbullah dimasukan ke dalam daftar teroris internasional.

Sebelumnya Uni Eropa gagal memperoleh kesepakatan untuk menghimbau 
dihentikannya serangan serta ajakan secepatnya menghentikan peperangan.

Sumber Diplomat di Brusel menyebutkan, Finlandia sebagai pemimpin Uni Eropa 
saat ini menyerukan, kepada semua menlu Uni Eropa agar menyerukan secepatnya 
gencatan senjata. Akan tetapi beberapa Negara seperti Inggris dan Jerman 
menolak usulan ini.

Namun akhirnya 25 menlu sepakat menyerukan penghentian peperangan oleh semua 
pihak yang bertikai untuk mencapai gencatan senjata selamanya.

Dalam surat keteranganya, Uni Eropa mengatakan, semua anggota Uni Eropa siap 
memberikan kontribusi untuk menempatkan kekuatan Internasional guna 
memelihara perdamaian di wilayah konflik. (dj)

http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=196&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&p_topik=W54&p_prev=459882




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke