Jumat, 04/08/2006 08:22WIB Chavez tarik dubesnya untuk protes agresi Israel
CARACAS, Venezuela (Antara): Presiden Venezuela Hugo Chavez memerintahkan penarikan duta besar Venezuela di Israel dalam protes terhadap agresi militer negeri Yahudi tersebut. Chavez, pengeritik vokal terhadap pemerintah AS, telah mengutuk serbuan militer Israel ke wilayah Jalur Gaza dan Lebanon, dan seringkali menyampaikan dukungan bagi rakyat Palestina. "Saya memerintahkan penarikan duta besar kami di Israel," kata Chavez selama pidato di Venezuela barat. Ia menyatakan tindakan tersebut merupakan reaksi atas "kemarahan kami menyaksikan bagaimana negara Israel melanjutkan ... pemboman, pembunuhan, dan pemotongan". Chavez telah menuduh pemerintah AS menggerakkan kerusuhan di TImur Tengah, dan belum lama ini menyalahkan "elit Israel" atas konflik bersenjata di Lebanon. Perang Lebanon, yang meletus setelah setelah Hizbullah menangkap dua prajurit Israel dalam serangan lintas-perbatasan pada 12 Juli, berkecamuk bersamaan dengan serangan Israel ke Jalur Gaza dengan tujuan menemukan kembali prajuritnya yang ditangkap dan menghentikan serangan roket oleh pejuang Palestina. Venezuela adalah negara pengeksport minyak nomor 5 dunia dan pemasok penting minyak ke Amerika Serikat. Tiga tewas Sementara itu di Lebanon, tiga warga sipil tewas Jumat pagi, ketika pesawat tempur Israel menyerang beberapa wilayah Lebanon termasuk Beirut selatan --kubu pejuang Syiah Lebanon, Hizbullah-- yang dijadikan sasaran serangan dua malam berturut-turut, kata polisi. Dua warga sipil tewas di dekat Jwaya, sebelah selatan Tyre, ketika satu pesawat pembom-tempur Israel menembakkan rudal ke mobil yang mereka tumpangi. Enam warga sipil telah cedera Kamis, dalam serangan udara serupa, kata polisi. Seorang perempuan muda tewas dan tiga warga sipil lagi cedera dalam serangan terhadap Budai, desa yang terletak 20 kilometer di sebelah barat Baalbek di Lebanon timur, tempat dua rumah rusak parah, kata polisi. Pesawat tempur Israel sebelumnya telah menyerang satu rumah di pinggir timur Baalbek, kata polisi tanpa mengatakan apakah ada korban. Untuk kedua kali sejak dimulainya agresi militer Israel terhadap Lebanon pada 12 Juli, jalan dari Ouyoun As-Simane ke Afga di sebelah timurlaut Baalbek dibom, kata polisi. Jalan raya tersebut menghubungkan wilayah itu ke gunung Kesrwan di sebelah utara Beirut. Puluhan serangan sepanjang Kamis malam hingga Jumat mengguncang beberapa desa di wilayah Lebanon selatan, Tyre dan Nabatiyeh, yang relatif jauh dari perbatasan --tempat bentrokan sengit antara tentara Israel dan pejuang Hizbullah, kata polisi. Dua rudal ditembakkan ke kabupaten Rweiss dan Haret-Hreik di sebelah selatan Beirut, kata mereka. Rweiss, yang mulanya tak diserang, untuk pertama kali dijadikan sasaran Rabu malam, setelah dua pekan suasana tenang di pinggir ibukota Lebanon itu. Haret-Hreik dan Bir Al-Abed, tempat markas Hizbullah berada, digempur selama dua pekan dan kini jadi reruntuhan. Tingkatkan serangan Jumat pagi, tentara darat Israel masuk lebih jauh ke dalam wilayah Lebanon, sementara pejuang Hizbullah menyatakan mereka melancarkan perlawanan sengit guna menghentikan gerak maju tersebut. Beberapa sumber PBB mengatakan bentrokan berkecamuk terus di dekat Markaba di Lebanon selatan antara pasukan darat Israel dan pejuang Syiah Lebanon itu. Satu sumber Hizbullah mengatakan tentara Israel berusaha mendekati beberapa posisi di Lebanon selatan. "Gerilyawan kami sedang melancarkan pertempuran sengit guna menghentikan gerak maju pasukan Israel dengan menyerang tank mereka dan merenggut korban jiwa di antara mereka," kata sumber tersebut. Israel telah mengerahkan ribuan prajurit darat ke wilayah dalam Lebanon selatan guna menghapuskan pejuang Hizbullah dari wilayah perbatasan .(editor dj) http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=196&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&p_topik=W55&p_prev=460264 Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
