Israel terus maju, Hesbullah babak belur melarikan diri sambil balas serangan sekali2, namun karena Katzyuza harus terus dipanggul pindah2, maka beberapa roket jarak jauhnya menyasar ke Syria bukan ke Israel. Sementara itu Amerika mengirimkan senjata2 mutahir kepada Israel, dan Israel sudah menjelajah lebih jauh kedalam Libanon dengan menerjunkan ribuan pasukan payungnya mengepung sekitar Beirut. Helicopter Appache mulai menimbulkan korban2 berat dipihak Hesbullah, jalan mundur Hesbullah sangat mungkin sedang ditutup oleh Israel sehingga pembantaian massal tak akan bisa dicegah dikemudian hari.
Teriakan2 agar PBB mengirim pasukan Peacekeeping ke Libaonon hanyalah cuma teriakan sementara tidak ada satupun negara yang teriak2 itu benar2 mau bergabung menjadi pasukan Peacekeeping untuk mengawasi gencatan senjata di Libanon. Termasuk Indonesia. Seperti yang ditulis dikoran2 Indonesia dimana se-olah2 SBY menawarkan diri agar pasukan RI diikut sertakan dalam Peacekeeping dibawah PBB ternyata tidak benar, karena setelah mempelajari tugas Peacekeeping, maka semua negara menarik diri tidak satupun yang berani resiko untuk bergabung dalam tugas Peacekeeping yang sangat berbahaya ini. Tugas pasukan Peacekeeping yang masuk ke Libanon direncanakan membantu pemerintah Libanon melucuti Hesbullah, padahal Hesbullah sudah menyatakan menolak untuk dilucuti dan mereka akan menyerang siapapun yang mencoba melucuti Hesbullah, akibatnya tidak satupun ada negara yang bersedia untuk bergabung dengan Peackeeping kalo tugasnya membahayakan tanpa ada jaminan perlindungan dari tentara Libanon. Sementara Israel sendiri menyatakan bersedia mundur dan melindungi pasukan PBB untuk peacekeeping itu. Kesimpulannya, perang akan berjalan terus, dan Israel sudah merencanakan untuk masuk lebih dalam lagi bahkan menyiapkan kedudukan dalam Libanon untuk dijadikan basis menyerang menghancurkan Syria. Sementara itu Iran diyakini tak akan banyak membahayakan Israel meskipun ber-cuap2 mengancam Israel. Makin lama waktunya, makin hancur Libanon, dimana kemungkinan akhirnya negara ini bisa diduduki Israel. Pemimpin Hesbollah mengakui bahwa mereka sama sekali tidak menduga bahwa provokasi penculikan ini menyebabkan reaksi Israel sekeras sekarang. Pelajaran baru yang terlambat disadari kesalahannya. Ny. Muslim binti Muskitawati. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
