Tujuan serangan Israel sudah dijabarkan dimuka sidang PBB, yaitu melucuti semua senjata Hesbollah hidup ataupun mati. Untuk hal inilah Israel dalam tahap pertama membuat buffer diwilayah Libanon sejauh 12 mile dari perbatasan Israel dan Libanon. Tujuan utama Buffer ini adalah untuk melebarkan jarak tembak Katzyusa dalam melindungi rakyat Israel dari jangkauan jarak tembak Hesbollah.
Dengan adanya buffer sejauh 12 mile ini, maka tembakan2 roket Hesbollah akan jatuh diutara wilaya Israel yang cuma hutan2. Namun buffer ini tidak banyak gunanya apabila Hesbollah menyerang dengan roket2 jarak jauhnya. Untuk hal ini sudah diperhitungkan Israel bahwa roket2 jarak jauh ini jumlahnya hanya 300, sedangkan roket jarak dekat sekitar 10000 hingga 13000, oleh karena itulah roket jarak dekat ini yang harus diatasinya lebih dulu. Buffer 12 mile ini selanjutnya kemudian akan menjadi homebase untuk mengumpulkan berbagai supply makanan kebutuhan perajurit Israel dalam melakukan penyerangan yang jauh lebih kedalam. Juga di buffer ini, tentara Israel bisa melakukan penembakan2 yang lebih dalam kewilayah Libanon dan sebaliknya Hesbollah menjadi sulit menembak kewilayah Israel. Dari garis buffer ini, seluruh wilayah Libanon bisa dicapai oleh roket2 Israel hingga perbatasan Syria. Demikianlah, buffer ini kalo kita ibaratkan dalam permainan catur merupakan pertahanan sebelum menyerang, setelah pertahanannya kuat baru dilakukan penyerangan habis2an untuk membongkar kedudukan raja lawan hingga bertekuk lutut. Setelah pertahanan dengan pembentukan buffer 12 mile ini berhasil, maka pemboman2 akan dilanjutkan kesemua wilayah Libanon sehingga semua pasukan Hesbulloh hanya punya satu pilihan, mati bertahan di Libanon, atau melarikan diri ke wilayah Syria. Andaikata gerilyawan Hesbollah ini menyeberangi perbatasan Syria, maka oleh Israel cukup diprotes melalui jalur politik di PBB, sebaliknya kalo gerilyawan Hesbollah ini setelah menyeberangi perbatasan Syria tetap menyerang tentara Israel yang berada diwilayah Libanon, maka tentara Israel bisa menggunakan alasan ini untuk juga menghancurkan Syria yang dituduhnya menjadi homebase Hesbollah. Dan perang akan berkobar lebih luas dan saya bisa pastikan kehancuran Syria karena memang negara ini sudah morat marit sebelumnya, apalagi perbandingan kualitas tentaranya maupun persenjataannya sangatlah tidak seimbang. Demikianlah, dengan meletakkan semua tank2nya, Israel melanjutkan menghancurkan seluruh infra struktur di Libanon, mulai dari listrik, sumber air minum, sumber2 makanan, keseluruhannya yang tidak memungkinkan Hesbollah bisa bertahan. Semua jalur pengangkutan diawasi melalui satelit dan setiap pengiriman baru dari Syria akan dihancurkan, sehingga memang pasti pasukan Hesbollah mati konyol tanpa perlu berperang lagi !!!! Pada saat inilah ground troop Israel diterjunkan diseluruh wilayah Libanon untuk memeriksa setiap lubang maupun setiap rumah untuk kemudian membangun pos2 penjagaan yang permanent sambil menunggu kemungkinan datangnya peacekeeping dari PBB. Setelah semua pos2 pengawasan dalam kota2 diserahkan kepada PBB, maka Israel akan melanjutkan pembangunan pos2nya hingga perbatasan terdekat dengan Syria, dalam hal ini kalo ada reaksi dari Syria maka akan sekalian dihabisi. Apa yang akan dilakukan oleh pasukan Israel tidaklah sukar dan juga tidak rumit, namun memerlukan waktu yang cukup lama karena setiap langkah harus mengamankan jalur supply untuk tentara Israel sendiri. Hesbollah sendiri boleh jadi masih memiliki banyak sekali persenjataannya, namun tanpa supply makanan bagi gerilyawannya maka mereka akan mati dengan sendirinya tanpa perlu diperangi, apalagi pada saat ini, Israel pasti akan secara gencar membombi posisi mereka tanpa hentinya karena tujuan utamanya kedudukan mereka harus direbut. Enggak ada harapan yang bisa dilakukan Hesbollah, bisa anda bayangkan semua sumber air, makanan, listrik dan jalanan sudah hancur semuanya. Dimalam gelap tentara Israel dilengkapi dengan teropong malam akan mampu terus melakukan penggerebekan2 tanpa halangan. Helicopter Appache sudah memasuki medan perang, seperti kita ketahui Helicopter ini serba guna selain menembaki lawan, menerjunkan ground troop, membawa tank2 dan juga peralatan2 perang ke garis yang terdepan untuk dihadapkan kearah musuh secara langsung. Seluruh wilayah udara dan laut dikuasai Israel sehingga tak ada apapun yang mampu dilakukan Hesbollah kecuali melarikan diri ke Syria atau mati di Libanon. Semua ini tak mungkin akan bisa dihentikan melalui gencatan senjata, karena gencatan senjata akan sangat merugikan Israel dimana musuh akan mendapta kesempatan untuk memperbaharui pertahanannya. Dan masalah serangan ke Syria bisa dijadikan satu paket tergantung sikap Syria itu sendiri. Setelah seluruh wilayah Libanon berhasil diduduki oleh peacekeeping, barulah Israel melakukan negosiasi politik, apakah sisa2 rakyat Palestina yang hanya beberapa puluh ribu ini akan digabungkan dengan Libanon dalam pemerintahan baru yang bebas dari unsur2 pemerintahan lama, atau mereka diperkenankan masuk ke Yordania. Setelah hal ini berhasil dijalankan, maka jalur Gaza akan diambil kembali oleh pihak Israel dan negara Palestina dinyatakan batal berdiri. Ny. Muslim binti Muskitawati. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
