> PERNYATAAN SIKAP KWI
> Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menilai Israel
> sebagai penjahat perang, karena telah melanggar tata
> norma peperangan yang didalamnya dilarang membunuh
> warga sipil ataupun mengambil hak hidup seseorang
> serta menghancurkan fasilitas umum yang ada di
> Libanon. Israel telah melanggar hukum Ilahi karena
> sudah banyak umat Kristiani yang tidak bersalah
> terbunuh di Libanon. Demikian pernyataan sikap Gereja
> Katolik yang disampaikan oleh Paus Benediktus XVI.


Kalo anda membaca pernyataan sikap KWI dan juga Paus di Vatikan, maka
kayaknya ada kontroversi dengan topik tulisan ini.

Bagaimana mungkin seluruh dunia se-olah2 mengutuk Israel, tapi saya
malah menyatakan seluruh dunia bersimpati kepada Israel ???

Bagi umat Islam yang diracuni ajaran biadabnya tentu topik ini
dianggapnya bertentangan dengan kenyataan2 yang ada.  Sebaliknya bagi
manusia terpelajar yang bisa berpikiran logis dan rasional, tentu akan
mengakui kenapa dunia bersimpati kepada Israel !

Bayangkanlah ribuan gereja2 diseluruh dunia dibakari oleh umat Muslim,
di seluruh Indonesia saja sudah ratusan yang dibakar hanya dalam satu
tahun.  Untuk alasan inilah, baiki KWI maupun sang Paus mengambil
kebijaksanaan untuk mengutuk Israel bersama umat Islam agar tidak
dijadikan sasaran kebencian umat islam kepada Israel yang dialihkan
kepada gereja2 meskipun tidak berhubungan dengan Yahudi.  Bagi umat
Islam tak peduli apapun agama anda, kalo anda bukan Islam yang
menyembah Allah, maka anda satu kubu dengan orang kafir dimana katanya
dipimpin oleh Yahudi.  Wajar saja kalo KWI dan Paus mengutuk Israel
karena kutukan KWI dan Paus ini tak akan pernah membuat Israel jadi
terhina, sebaliknya akan membuat umat Islam lebih terhormat dan merasa
lebih dihormati sehingga bisa mencegah terulangnya terbakarnya ratusan
gereja2 di Indonesia atau ribuan gereja2 diseluruh dunia.  Mengutuk
Israel itu sama sekali tidak membuat Israel memusuhi anda, karena
Israel juga memahami bahwa anda terpaksa mengutuk agar anda terhindar
malapetaka seperti yang dialami umat Ahmadiah.

Ber-pura2 mengutuk Israel bukanlah hanya dilakukan umat yang
non-Islam, tetapi juga dilakukan oleh umat Islam sendiri seperti Islam
Jil yang tentunya siap akan dijadikan kambing hitam kalo tidak ikut2an
mengutuknya.  Bahkan Gus Dur juga terpaksa ikut2an mengutuknya karena
kita harus maklum, umurnya makin tua, kondisi kesehatannya makin
turun, apalah jadinya kalo dia harus berdebat lagi yang makin
melemahkan kesehatan badannya kalo harus kontroversi hanya untuk
urusan Israel ini.

Secara logis rasionalis, yang diserang itu khan Israel, koq malah kita
harus wajib mengutuk Israel ????  Disinilah membuktikan semua kutukan
itu hanyalah permainan basa basi akal2an menghindari kecelakaan. 
Apalagi hal ini juga disusul dengan kenyataan bahwa sikap negara2
diseluruh dunia yang jelas2 mengutuk Israel tapi sewaktu diminta
suaranya untuk menyalahkan dan menghentikan serangan Israel, ternyata
tak ada yang bersedia, semuanya pura2 sibuk ngomong a kemari dan b
kesana membuang waktu tanpa ada pernyataan apapun yang ditanda tangani
mereka untuk menyalahkan Israel......  lucu khan....semua akan ketawa
karena harus ber-pura2 dan membohongi Arab, Islam, dan pendukungnya.

Saya pernah menyaksikan kejadian yang sangat menyentuh kalbu ku
ditanjung priok pada akhir tahun 69-an dimana suasana anti-g30s masih
membara dikalangan masyarakat dan tentara.  Kejadian ini bisa saya
jadikan analogi dengan sikap atau taktik Israel dalam menghadapi
muslim2 biadab ini.

Sewaktu saya mau beli barang disekitar pasar ular tanjung priok,
mendadak saya melihat kerumunan orang banyak yang sedang menyaksikan
seorang laki2 gagah yang tampangnya ganteng kumis tipis, kulit kuning
sedang digaplokin oleh seorang polisi militer yang berkumis tebal
menyeramkan.  Laki2 gagah ini habis bonyok mukanya digamparin tak
kenal ampun oleh sang PM yang masih berpakaian loreng lengkap dengan
pistolnya dipinggang.  Melihat bagaimana laki2 itu me-nyembah2 dimuka
sang PM sambil minta ampun, ditendang mental dengan sepatu boot
sebesar itu, siapa sih yang enggak ngeri, penonton begitu banyak,
semuanya sudah membayangkan sang laki2 ini akhirnya akan mati ditembak
sang PM atau mati digebukin.  Aku sendiri enggak tega, aku pikir
mungkin dia maling yang ketangkep waktu nyolong.  Tapi waktu aku tanya
kiri kanan, ternyata dugaan ku salah, rupanya si lagi2 gagah ini
berzinah dengan isteri PM yang cantik itu.  Wah aku pikir, itu sih
cari gara2 namanya, memang minta digebuk, atau memang cari penggebuk.
 Demikianlah, wajar saja kalo sang PM naik pitam, apalagi ditonton
masyarakat sebanya itu.  Bisa jadi yang nonton itu ribuan, dan
semuanya tak tahu sebab musababnya, yang pasti semua yang nonton itu
sangat benci kepada PM atau tentara yang sok jago ini yang seenaknya
menggaplokin orang yang tak berdaya meskipun sudah nyembah2 minta
ampun.  Kita khan negara hukum enggak bisa main hakim sendiri mentang2
PM.  Memang benar dugaanku, akhirnya si PM mencabut pestolnya dan
diketok ke kepala korbannya ini sampai ber-darah2 secara mengerikan
sekali, banyak yang sudah menduga, akhirnya si laki2 ini akan ditembak
mati akhirnya !!!  Tak cukup, sang PM makin ganas, pestol diketak ke
kepala ber-ulang2 sampai tampaknya si laki2 itu hampir pingsan, namun
laki2 itu tetap masih bisa bangun sambil bilang, "saya mengaku salah
pak, saya minta ampun, dan saya bersedia dihukum dll"  Sangat
mengenaskan keluhan si laki2 itu dalam keadaan yang penuh luka2. 
Kejadian berlangsung sekitar satu jam, hal ini bukan main lamanya, tak
ada aparat manapun yang berani memisahkan, tak ada yang berani
melerai, kebencian penonton kepada sang PM makin juga meningkat,
sedangkan laki2 yang jadi korban makin keras meng-iba2.  Sampai
akhirnya mencapai klimax yang paling menegangkan, si PM mengokang
pestolnya kemudian ditodongkan kekepala si Laki2 gagah yang luka2
parah ini, semua penonton sudah menutup mata karena yakin sekarang
sang laki2 ini akan mati ditembak.  Sebaliknya, aku masih mengira si
PM ini cuma mau me-nakut2i saja se-olah2 mau menembak, tapi aku benar2
kaget, mendadak pestol itu menyalak, aku sudah terbayang si laki2 itu
jatuh mati tersungkur.  Ternyata tidak, pestol dalam genggaman sang PM
entah bagaimana bisa dirampas si Laki2 gagah ini tepas bersama bunyi
tembakan, kemudian dengan gerakan mengagumkan si PM itu dibanting
kemudian diinjak, dan dengan tehnik pukulan karate si PM digebukin
dalam keadaan terlentang tak bercaya padahal badan PM itu lebih kekar
lebih tinggi, dan lebih besar.  YANG MENARIK DISINI ADALAH SIKAP
PENONTON, MENDADAK MEMBERI SEMANGAT KEPADA LAKI2 YANG DIGEBUKIN TADI
UNTUK JANGAN MEMBERI AMPUN SI PM INI, SI LAKI2 INI TERNYATA JUGA
SANGAT GANAS, BAHKAN LEBIH GANAS DARIPADA SI PM ITU SENDIRI, DIA PUKUL
DENGAN CARA TERTENTU KEDADA SI PM SEHINGGA TAMPAK SANG PM TAK BISA
NAPAS TANPA MUKANYA LUKA2, AKHIRNYA SI PM TAMPAK TAK SADARKAN DIRI DAN
SI LAKI2 GAGAH ITU MELARIKAN DIRI DIANTARA KERUMUNAN ORANG.

Semua masyarakat ternyata berpihak kepada korban yang tadinya dikira
tidak berdaya, ternyata cuma pura2 tidak berdaya, sehingga pada titik
tertentu, si korban baru menunjukkan kekuatannya sehingga mendapatkan
simpati banyak masyarakat yang menjadi penontonnya.  Bahkan para
penonton ikut mendukung memberi semangat si korban.

Dari kejadian diatas, kita belajar, bahwa sikap se-wenang2 sangat
dibenci masyarakat, namun seorang yang lebih kuat kalo mau mengalah
janganlah dizlimi, karena kalo kita zalimi maka masyarakat akan
membenci kita.  Apalagi yang dizalimi akhirnya terbukti lebih kuat
daripada kita, maka hancurlah nasib kita tanpa ada yang bersimpati
membela diri kita yang zalim ini.

Demikianlah, kejadian diatas bisa saya analogi-kan dengan sikap Israel
yang terus menerus diteror se-olah2 tak berdaya menghadapi tudingan2
dunia akibat fitnah2 yang dilontarkan Arab dan Muslim.  Israel terus
mengalah, selalu low profile, ditekan untuk memberikan tanahnya kepada
Palestina tetap tunduk dan patuh, diteror negerinya ribuan kali tetap
tidak memberi banyak reaksi malah difitnah oleh Arab2 dan Muslim2 ini.
 Israel dan Yahudi terus menjadi bulan2an pada saat mereka belum
diberi kursi di PBB.  Sampai akhirnya mereka mengalah hingga titik
tetentu dimana mereka berhasil mendapatkan kursinya di PBB, namun saat
inipun tetap diteror, mengalah lagi hingga beberapa tahun, dimana
akhirnya pada saat yang tepat, teror roket dan culik tentara untuk
disandera oleh Hesbullah merupakan titik puncak yang tidak ada mundur
lagi, maka diseranglah habis2an sehingga dunia tidak punya alasan
untuk menyalahkannya lagi seperti selama ini terjadi, terutama
peristiwa2 teror Islam yang membunuh anak2 TK di russia hingga 600an
orang, juga peristiwa bomb bali, dan yang paling top memang 911. 
Inilah titik dimana tidak ada lagi no return dan Israel mulai mencari
timing yang sangat tepat untuk bertindak.

Sekarang kita saksikan, semua negara2 diseluruh dunia cuma basa basi,
tak ada satupun yang benar2 menyalahkan Israel termasuk Indonesia.

Semoga tulisan ini bisa menyadarkan kita semua umat Islam, bahwa
kesombongan akhirnya membawa bencana, kita sebagai umat Islam merasa
sombong lebih tinggi derajatnya karena merasa menyembah Allah yang
paling kuasa sementara yang lainnya lebih hina lebih rendah daripada
binatang yang halal dibunuh.  Akibat kesombongan itulah seluruh dunia
akhirnya tak ada yang ikhlas untuk menolong umat Islam yang mendadak
tertimpa bencana.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke