Israel tak punya pilihan lain untuk mengamankan negerinya dari
serangan2 terorist baik Hesbullah maupun Hammas.  Sumbernya dari dulu
adalah Syria, mereka tak berani berhadapan langsung sejak kekalahan
total dalam perang 7 hari mengeroyok Israel ditahun 1967.

Dahulu, Israel berhasil menduduki sebagian wilayah Syria setelah
kekalahannya dalam perang 7 hari, namun setelah Syria menanda tangani
perjanjian yang menjamin keamanan Israel, wilayah yang diduduki Israel
dikembalikan kepada Syria.

Kembali sekarang Syria melanggar janji, untuk pelanggaran yang
sekarang ini saya yakin tidak ada kata ampun lagi karena korban di
Israel jatuh banyak dan biaya juga banyak sekali harus dikeluarkan
untuk perang.  Perang harus berlangsung cepat untuk tidak boros dengan
biaya yang harus dikeluarkan, tidak ada perlunya berunding
ber-panjang2, Israel wajib untuk menghancurkan Syria dan mendudukinya
tanpa tawar menawar lagi untuk menjamin keamanannya dimasa depan. 
Mereka berani memancing perang dengan menyerang lebih dulu, dan Israel
harus menjawabnya dengan tegas.

Jenderal Israel menyatakan dirinya siap mengambil alih dan menduduki
Syria untuk jangka waktu tidak tertentu.  Israel sudah berhasil
menciptakan buffer zone yang akan dijadikan pijakan dalam
mengembangkan serangan global dari udara, laut, dan daratan.  Dengan
kondisi politik dan ekonomi yang morat marit, tak banyak kemampuan
Syria untuk bertahan menghadapi Israel.  Besar kemungkinannya sebelum
Israel memulai serangan, Syria sudah jatuh akibat kudeta berdarah
dalam negerinya.  Asaad sekarang adalah presiden dari warisan ayahnya,
rakyat Syria sudah benci dan muak kepada rezim keluarga turun temurun
yang sangat korup ini, oleh karena itu serangan Israel akan bersambut
dari dalam negeri Syria dengan gemilang.

Libanon dan Hesbulloh tak akan bisa bertahan lebih dari sebulan, semua
komunikasi, aliran air minum, listrik, dan distribusi makanan terputus
total, kehidupan tidak akan bertahan lebih dari sebulan dan seluruh
sisa rakyat Libanon hanya bisa mengungsi ke Syria atau mengharapkan
belas kasihan pasukan2 Israel.

Adakah yang lebih memprihatinkan dari nasib bangsa yang khianat ini? 
Libanon dihukum oleh ulah bangsanya sendiri, perpecahan dalam
negerinya telah menghancurkan dirinya sendiri terutama oleh
pengkhianat2 bangsa yang diracuni oleh dogma agama Islam.

Ny. Muslim binti Muskitawati.









Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke