Keselamatan Pasukan Indonesia di Lebanon Urusan Israel !

> "amrace69" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Sungguh bodoh sekali....jelas Pasukan Perdamaian / UNIFIL adalah 
> juga urusan Israel.


> > O Otaryono <otaryono@> wrote:
> > Kehadiran Pasukan Indonesia di Lebanon Bukan Urusan Israel
> > Kehadiran pasukan Indonesia menjalankan misi perdamaian
> > kemanusiaan di Lebanon bukan urusan Israel dan negara zionis itu 
> > tidak berhak menolaknya.
> > Ketua Bidang Pembinaan Kader DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
> > Provinsi Jambi, M Zayadi di Jambi, Selasa, mengatakan, kehadiran 
> > pasukan Indonesia menjalankan misi perdamaian menjadi urusan dan 
> > tanggungjawab PBB, dan tidak ada kaitannya dengan Israel meski 
> > tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan Indonesia.


PBB itu bukan negara, juga bukan kekuasaan, melainkan organisasi dunia
untuk negosiasi mendamaikan pertikaian dan menjamin perdamaian dunia
ini, sehingga keputusannya selalu harus berasal dari negara2
anggautanya.  Israel juga anggauta PBB yang mematuhi semua ketentuan2
PBB, karena itulah, usul2 Israel harus diperhatikan seperti juga
Israel memperhatikan usul2 anggauta2 PBB lain untuk menghentikan
serangan ini.  Bukankah PM Libanon sendiri yang me-nangis dan mengemis
dihentikannya serangan ini ???  Lalu sekarang Israel sudah
menghentikannya, maka hormatilah semua yang sudah diputuskan
sebelumnya, yaitu melepaskan ketiga tentara Israel yang diculik, dan
menjamin keamanan perbatasan agar bisa mencegah terulang lagi
serangan2 yang dilakukan Hezbollah ini.

Mereka tidak menyadari, bahwa hambatan pemerintah RI yang belum juga
mengirim pasukan berada di PBB yang sedang mempelajari usul Israel
ini, artinya khan jelas bahwa pengiriman pasukan ini sangat tergantung
kepada Israel itu sendiri untuk menyetujuinya.

Bahkan Israel yang mempertahankan kedaulatannya yang lebih dulu
diserang oleh Hesbollah berhasil masuk ke Libanon, dan juga berhasil
menghancurkan seluruh infra struktur sampai tak ada sisanya dengan
memberi kesempatan kepada mereka yang mau mengungsi dan mau
menyelamatkan dirinya.  Tidak bisa dibayangkan kehancuran sebuah
negara yang lebih mengerikan dari Sadam & Gomorah ternyata hanya
mengambil korban sangat sedikit yaitu kurang dari 1000 orang katimbang
Sodom Gomorah yang sebenarnya yang membunuh lebih dari 10 ribu orang.

Waktu Israel mem-bomb habis2an, PM Libanon nangis meng-gerung2, semua
umat Islam cuma bisa cuap2, tak ada satupun yang mampu mencegahnya,
bahkan Indonesia me-minta bantuan Amerika untuk menghentikannya,
padahal kita khan sama2 tahu, media di Indonesia menuduh Amerika itu
budak Israel, tapi koq malah mengemis kepada Amerika????  Apalah
artinya Amerika untuk menekan Israel kalo sekedar budak.  Hal ini
jelas bahwa pandangan ini hanyalah fitnah.  Akhirnya Amerika juga yang
berhasil menekan Israel untuk bersama anggauta PBB menyelesaikan
masalahnya.  Resolusi dihasilkan bukan atas dasar kemenangan Hezbollah
seperti yang di propagandakan, bahkan anda khan masih bisa menyaksikan
sendiri, pengiriman pasukan RI bisa dibatalkan hanya karena Israel
menyatakan dua kata, "tidak setuju" tanpa ber-tele2 menjelaskan alasannya.

Pengiriman pasukan RI ke Libanon memang bukan urusan Israel, namun
keselamatannya akan menjadi urusan Israel.  Kalo memang mau
mengirimkan pasukan tanpa menggantungkan jaminan keselamatan pasukan
ini kepada Israel, silahkan saja kirim karena SBY sendiri sempat
membatalkan rencana ini karena Israel tidak menjamin keselamatan
pasukan Internasional sebelumnya.  Baru setelah Israel memberikan
jaminan akan keselamatan pasukan Internasional inilah, SBY kembali
mengajukan usul untuk mengirimkan pasukan RI untuk bergabung dengan
pasukan Internasional dibawah bendera dan dana PBB.

Berbeda kalo mau mengirimkan pasukan ini untuk membantu Hezbollah
menyerang Israel, untuk hal ini tak perlu minta jaminan Israel,
langsung berangkat saja menggunakan dana masing2, pasti akan
dihancurkan seperti contoh yang terjadi di Libanon dan Gaza.

Marilah kita sebagai umat Islam sama2 menjaga perdamaian tanpa perlu
ber-kata2 sombong yang sama sekali tidak ada kenyataannya malah
menjadi tertawaan dunia.  Israel bukanlah musuh Islam, karena banyak
umat Islam juga yang menjadi korban2 serangan Hezbollah.  Israel
berhak melindungi negaranya dari segala ancaman darimanapun datangnya.  

ISRAEL TIDAK AKAN MENYERANG, DAN TIDAK PERNAH BERPERANG, TIDAK AKAN
MEMERANGI SIAPAPUN JUGA KECUALI DIDAHULUI OLEH MEREKA YANG MEMBENCI
ISRAEL.

Kalo memang sebagai umat Islam anda ingin berdamai, mulailah dari hati
anda sendiri, karena pada kenyataannya, negara Israel sangat bijaksana
berusaha untuk bersahabat dengan semua negara Islam didunia ini. 
Kenapa tidak kita sambut uluran tangan persahabatan Israel dengan
gembira dan suka cita???  Kenapa harus kita sambutnya dengan
kebencian, intrik, dan memeranginya secara tidak adil ????

Israel adalah negara yang melindungi seluruh rakyatnya tanpa
membedakan agama ataupun etnis warganya dan hal ini sudah
dibuktikannya dalam sidang PBB, dan kita semua umat Islam didunia
harus menghormatinya seperti juga Israel menghormati hak2 kita. 
Jangan sekali2 kena provokasi dakwah di mesjid, jalanan, ataupun dalam
pertemuan manapun juga untuk memerangi Israel karena negara ini telah
membuktikan dirinya mampu memukul siapapun dan dimanapun, dan hal ini
tak mungkin dibantah dalam sejarah dunia ini.  Kita sebagai umat Islam
sudah sewajarnya mempelajari keberhasilan Israel dalam mensejahterakan
rakyatnya, bukan malah memerangi dan memusuhinya untuk menegakkan
syariat Islam yang justru menimbulkan malapetaka kemanusiaan dan
penderitaan bagi sesama umat Islam itu sendiri.  Mulailah kita
menolong saudara2 muslim kita sendiri seperti jemaat Islam Ahmadiah
maupun utusan Allah yang baru yaitu Nabi ibu Lia.  Tak mungkin bisa
mengutuk Israel sementara kita masih melakukan perbuatan2 terkutuk
terhadap sesama umat Islam itu sendiri.

Ny. Muslim binti Muskitawati.










Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke