refleksi: Kekalahan Israel dan terpukulnya Hisbullah telah memungkin tentara 
pemerintah Lebanon kembali berperan di bahagian selatan setelah kurang lebih 30 
tahun.


http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=261627&kat_id=23

Rabu, 23 Agustus 2006  19:25:00


Amien Rais: Abaikan Israel dalam Pengiriman Pasukan Perdamaian


Jakarta-RoL-- Mantan Ketua MPR Amien Rais mengatakan Pemerintah RI harus tetap 
mengirim pasukan perdamaian ke Lebanon kendati ada penolakan dari Israel. 

"Kirim saja pasukan perdamaian. Sikap Israel itu hanya untuk menutupi kekalahan 
politik dan kekalahan militernya," kata Amien setelah menghadiri peringatan 
delapan tahun usia Partai Amanat Nasional, di Jakarta, Rabu. 

Ia mengatakan sikap Israel tidak masuk akal dan sekadar mengalihkan perhatian. 
Terkait hal ini Amien menilai pemerintah RI tidak perlu memerhatikan Israel. 

"Pasukan Indonesia berada di bawah PBB dan bukan atas perintah Israel. Jadi 
tidak perlu menghiraukan. Kirimkan secepatnya pasukan dari Indonesia," katanya. 

Amien menilai langkah pemerintah Indonesia tepat dengan rencana mengirim 
pasukan perdamaian ke Lebanon, namun diharapkan pemerintah tidak melupakan 
rakyat Indonesia yang juga membutuhkan bantuan. 

"Korban luapan lumpur di Sidoarjo membutuhkan perhatian serius dari pemerintah, 
demikian halnya dengan korban gempa di Bantul dan Klaten," katanya. 

Sementara itu hingga kini Israel masih menolak kehadiran pasukan perdamaian 
dari negara yang tidak ada hubungan diplomatik dengan negara tersebut. Israel 
khawatir negara-negara yang bergabung di bawah pasukan perdamaian PBB akan 
mendukung perjuangan Hezbollah.

PBB diberi kewenangan menempatkan hingga 15.000 tentara penjaga perdamaian 
untuk membantu 15.000 tentara Lebanon memperluas otoritas di selatan.

Beberapa negara yang telah menyatakan siap bergabung adalah Australia, Brunei 
Darussalam (200 personel), Finlandia (200), Perancis (5.000), Indonesia 
(1.000), Italia (2.000-3.000), Malaysia (850-1.000), Maroko (1.500-2.000), 
Spanyol (700) dan Turki sekitar 7.000 personel. antara/abi



[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke