Steve Irwin (Pawang Buaya) mati terbunuh oleh ikan Stingray Dunia terkejut atas matinya Steve Irwin terbunuh oleh tikaman buntut ikan Stingray yang menghujam dadanya sewaktu sedang dalam perekaman oleh Discovery channel. Dia dibawa ke pulau terdekat untuk pertolongan emergency, namun terlambat, dia mati dalam perjalanannya.
Steve Irwin mampu menaklukan buaya yang paling ganas didunia ini, namun akhirnya dia mati oleh sengatan atau tikaman buntut ikan Stingray yang tidak pernah dianggap dunia sebagai binatang yang berbahaya. Ikan Stingray bukanlah termasuk ikan ganas yang ditakuti dilautan, ikan ini sama sekali tidak menyerang Steve Irwin, melainkan hanya kebetulan saja ikan itu terkejut akibat buntutnya ditarik oleh Steve untuk tujuan rekaman Discovery Channel yang membayarnya. Ikan ini diterkam oleh Steve dari punggung atasnya, kemudian Steve menarik buntutnya, dan ikan ini terkejut dan memberi response menyabetkan buntutnya kedada Steve sehingga dada steve ibarat ditikam tombak yang menyebabkan dia tersungkur mati. Inilah kematian yang sangat aneh bagi seorang pawang Buaya dan Ular kelas dunia ini. Steve terkenal didunia reptile sebagai seorang "crocodile hunter", kalo diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia lebih cocok sebagai "pawang buaya" katimbang terjemahan aselinya sebagai "pemburu buaya". Para pencinta binatang menganggap istilah pemburu buaya untuk gelar steve sangatlah tidak fair, karena seorang pemburu selalu membunuh binatang buruannya sebaliknya steve tidak pernah membunuh buaya bahkan dialah pelindung buaya karena dalam setiap kunjungannya kenegara manapun didunia ini, Steve selalu memohon kepada pemerintah setempat untuk melindungi buaya2 itu. Steve penangkap buaya hidup2 tanpa melukainya ataupun menyakitinya. Bakat alam steve inilah yang menjadikan dirinya terkenal didunia. Steve dilahirkan dan besar di Australia, kecintaannya kepada binatang terutama reptile2 telah membawanya kepetualangan mengunjungi seluruh dunia yang terkenal dengan reptil2nya seperti buaya, ular dlsb. Mungkin guru2 alam steve ini salah satunya juga ada di Indonesia karena pawang buaya yang paling terkenal di Indonesia adalah orang2 dayak kalimantan. Pengalaman2 penting bagi Steve tidak bisa dilepaskan dengan negara2 yang sangat dekat dengan kehidupannya yaitu, Indonesia, Malaysia, dan Brunai dimana negara2 ini paling terkenal didunia untuk jenis2 reptil yang langka. Dalam hal ini tak bisa diabaikan peranan negara Indonesia yang memberi izin kepada steve dan rombongannya untuk meneliti pulau komodo yang merupakan satu2nya didunia menyisakan peninggalan zaman dinosorus yang menjadi nenek moyang binatang komodo ini. Dengan matinya Steve Irwin, dunia merasa kehilangan, namun kiranya pemerintah Indonesia bisa mengambil kesempatan untuk mengisi kekosongan ini dengan memanfaatkan peranan Steve dimasa hidupnya di Indonesia yang tidak banyak dikenal para penggemar2 Steve Irwin selama ini. Steve seorang yang rendah hati yang senang bersahabat dengan siapapun juga, termasuk disini dia bersahabat dengan banyak pawang2 buaya dari Kalimantan. Kepada pawang2 buaya di Kalimantan, Steve banyak belajar mengenal karakter buaya2 yang paling ditakuti para pawang buaya di kalimantan untuk bersama2 mereka melakukan penaklukan berbagai jenis buaya di sungai2 di Kalimantan. Steve inilah satu2nya orang yang sangat berguna untuk bisa dimanfaatkan oleh RI dalam mengenalkan wisata di Indonesia. Dalam berbagai tayangannya, Steve se-olah2 lebih banyak bertualang di Afrika dan Amerika Latin, padahal karir Steve ini boleh dikatakan berkembang dari Indonesia sehingga dia bisa dikontrak oleh discovery channel untuk melakukan berbagai rekaman filem tentang alam fauna di Indonesia terutama pulau Komodo. Indonesia sendiri memiliki banyak sekali orang2 berbakat seperti Steve Irwin ini, namun karena tidak mendapat support pemerintah maupun modal yang kuat, mereka tidak mungkin bisa mengembangkan dirinya setingkat dunia seperti Steve. Pemerintah RI memiliki kesempatan besar dimasa depan untuk mampu mengisi kekosongan akibat matinya Steve Irwin ini. Mungkin Steve Irwin di Indonesia tidak terkenal namanya seperti keterkenalan dirinya diluar Indonesia. Saya ikut merasa sedih kehilangan Steve Irwin ini, para pengagumnya ada diseluruh dunia terutama dunia anak2 tentunya. Ny. Muslim binti Muskitawati. SYDNEY, Australia (CNN) -- Tributes from around the world are flowing in for Steve Irwin, the enthusiastic Australian "Crocodile Hunter" who enthralled audiences around the world with his wildlife adventures. Irwin died Monday morning after being attacked by a stingray while shooting a TV program off Australia's north coast. Irwin's manager and friend John Stainton said Irwin died doing what he loved -- filming life in the wild. Typical of the hundreds of tributes that have been e-mailed to CNN.com is this one from Tina Treece of Pittsburgh, Pennsylvania: "Crikey, I miss him so much already." >From Auckland, New Zealand, Ashwin Prabhu writes: "To most of us he appeared immortal, always one step ahead of every animal he encountered." Australian Prime Minister John Howard, who knew Irwin and his family well, praised him as a "passionate environmentalist" who promoted a serious conservation message. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
