Maulana Maududi atau lebih dikenal dengan Abul A'la Maududi, adalah seorang Ulama dari Pakistan yang umumnya oleh sebahagian Mainstream Islam dipandang sebagai cendekiawan terkemuka di abad ke 20 ini. Beliau juga pernah menjabat Amir Jemaat Islami di Pakistan yang secara sadar melibatkan diri dalam peristiwa huru-hara di distrik Punjab, Pakistan pada tahun 1953.
Adalah merupakan puncak keaniayaan bahwa sebahagian Ulama Islam ini tidak membatasi faham "kekerasan dalam agama" pada diri mereka . Bahkan sebagaimana diakui oleh Maududi ini, yang tidak tanggung-tanggung berusaha pula melibatkan Junjungan kita Rasulullah SAW dengan "kekerasan" dalam penyebaran Islam. Serta menganggap agama beliau yakni Islam ini dan kekuatan - kekuatan "mensucikan beliau" begitu lemah , dan juga dalil-dalil beliau tidak berdaya menundukkan hati orang, sehingga jika beliau tidak menguasai "pedang", beliau tidak akan mungkin mendatangkan perobahan rohani yang agung di tanah Arab dalam hanya beberapa tahun saja........ Innalillahi wa inna ilaihi raji'un..........Tuduhan keji yang begitu bengis yang biasanya dilemparkan kepada wujud suci Rasulullah SAW oleh musuh-musuh Islam fanatik, oleh para Orientalis Eropa sampai akhir abad yang lampau itu sehingga menimbulkan rasa benci terhadap Islam dalam hati manusia di hari ini, sekarang diambil alih pula dengan versi yang berbeda oleh seorang pemikir Islam yang juga seorang Ulama Islam yang banyak disanjung-sanjung dikalangan cendekiawan Mainstream ini..... Sekalipun telah diusahakannya dengan bahasa yang indah bagaikan tablet yang manis , bahwa apa yang dianggapnya "kemenangan pedang" akan nampak sebagai indah namun kupasan itu tetap merupakan kapsul pahit, kotor dan beracun seperti yang pernah dilemparkan oleh Geoge Sale, Smith, dan Dowzy kepada Rasulullah SAW. Tuduhan serupa juga pernah dilontarkan oleh Gandhi yang ketika itu dia belum mengenal sebenar-benarnya ajaran Islam, dan telah mendapat kesan yang keliru dan terpengaruh oleh tuturan para musuh Islam. Gandhi mengatakan: "Islam lahir dalam keadaan dan situasi ketika kekuatannya yang menentukan itu tak lain ialah "pedang" dan hari inipun tetap pedang." Dowzy berkata: " Jenderal-jenderal Muhammad telah biasa mengajak manusia (kepada Islam) dengan memegang pedang di satu tangan dan Al-Qur'an ditangan lainnya." Sedangkan Smith mengatakan bahwa jangankan Jenderal-jenderal, "Beliau sendiri mendatangi berbagai bangsa dengan memegang pedang di satu tangan dan Al-Qur'an ditangan yang lain." Dan juga George Sale menyatakan komentarnya terhadap Rasulullah SAW. "Bila beliau berhasil mengumpulkan jumlah banyak pengikut , beliau mendakwakan bahwa beliau telah, diberi izin oleh Allah SWT, untuk menyerang mereka dan menegakkan agama yang benar dengan jalan memusnahkan penyembahan berhala dengan pedang. Apabila kita dengar suara - suara musuh Islam ini, kemudian kita telaah kalimat Maulana Maududi pada tulisan terdahulu , apakah tuduhan ini tidak persis sama dengan tuduhan sebelumnya yang telah dilancarkan puluhan pengarang-pengarang musuh Islam kepada wujud Rasulullah SAW, nabi yang maksum itu? Bukankah tuduhan dari Maulana Maududi itu lebih berbahaya dan merupakan serangan terhadap "Quwwati Qudsiah " beliau (kekuatan beliau untuk mensucikan manusia)? Bagaimana pun jua Maulana ini menganggap bahwa tidak effektifnya mukjizat- mukjizat Ilahi,seperti yang digambarkannya dalam kata- katanya itu , yakni seruan- seruan beliau SAW kepada Islam selama tiga belas tahun terus menerus tidak berhasil menaklukkan hati manusia namun pedang dan paksaan seolah-olah telah berhasil mencapai tujuan itu . Cara-cara nasihat seefektif-effektifnya itu menjadi hilang sirna ditengah-tengah angin kencang di padang pasir, namun ujung-ujung tombak mengantarkan Islam sampai kelubuk hati manusia. Dalil-dalil Rasulullah SAW , yang kuat itu seolah- olah tidak dapat menyinari akal manusia , tetapi pukulan palu godam telah menghantam dan menaklukkan otak manusia. Diskusi-diskusi yang jelas tidak dapat mempengaruhi kekuatan logika mereka , tetapi suara telapak kaki kuda membuat mereka mengerti rahasia-rahasia ajaran Islam. Kefasihan lidah tak memberi buah, dan kehebatan-kehebatan berceramah pun tidak dapat membakar hati mereka hingga Nur Islam menyinari mereka, sampai-sampai mukjizat-mukjizat Tuhan dan yang mengherankan akalpun tidak membawa hasil apa-apa. Tetapi bila " Sang pemanggil kepada Islam" itu memegang pedang ditangannya...... barulah seruan Islam itu bisa dimengerti oleh manusia..... kemana seruan itu disampaikan..... "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un......" Wassalamualaikum wr.wb. H. Nadri Saaduddin Kelompok Studi Islam Ahmadina Jalan Imam Bonjol 12 A Balaikandi Koto Nan Ompek Telp. +62-0752-92367 Mobile:081363259195 Payakumbuh 26225 Sumatera Barat __________________________________________________ Apakah Anda Yahoo!? Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> See what's inside the new Yahoo! Groups email. http://us.click.yahoo.com/3EuRwD/bOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
