Satu langkah lagi kedepan.........

Tetapi beliau kemudian mengatakan bahwa peperangan bukan saja boleh tetapi
tetapi malah diwajibkan untuk mencegah orang-orang dari hal-hal buruk yang telah
menjadi lumrah berlaku dinegeri-negeri dan kebudayaan serta peradaban  bukan
muslim. Oleh sebab itu Islam sama sekali tidak mentolerir melihat orang-orang
melakukan hal buruk dinegeri mereka sendiri. Tindakan kekerasan demikian
tidaklah disamakan dengan mencampuri kebebasan manusia sebab tindak kekerasan
ini tidaklah berkaitan sedikitpun dengan penyebaran Islam ,bahkan tindak
kekerasan ini ditempuh hanya semat-mata untuk mencegah orang dari hal-hal yang
buruk......

Dengan satu langkah lagi kedepan membuat pernyataan demikian ini Maulana Maududi
, sang tokoh ini telah sampai dekat sekali kepada kecenderungan-kecenderungan
pribadinya namun isi hatinya yang sebenarnya belumlah kelihatan dan sepenuhnya
terungkap. Bila satu kali pernah meraih pedang dengan dengan tujuan mencegah
hal-hal yang buruk, maka akan menjadi puaskah sampai disitu? Tidak, bahkan
seyogyanya ada tujuan lainnya dan tujuan lain itu tidaklah sulit untuk dicari.
Jika sebuah saja ayat Al-Qur'an dilepasakan dari konteksnya lalu diberi arti
sesuai dengan kemauan sendiri maka tujuan lain itu dengan mudah akan didapat.
Setelah menemukan jalan yang mudah ini Maulana Maududi lebih lanjut bertutur:

"Dalam kalimat "hatta yu'thuull jizyah"...(hingga mereka mebayar jiziyah) telah
diketemukan tujuan dan maksud perang  semacam itu dengan sebaik-baiknya  (yaitu
peperangan yang dilakukan dengan maksud mencegah orang dari hal yang
buruk,...pen.). Jika dikatakan "hatta yuslimuu" yakni, hingga mereka "menerima
Islam" tentulah yang dimaksudkan itu ialah memaksa mereka untuk masuk Islam
dengan kekuatan pedang. Tetapi kata-kata "hatta yu'tul jizyah" (hingga mereka
membayar jizyah) menyatakan bahwa kerelaan mereka membayar jizyah merupakan
tujuan terakhir peperangan dan sesudah itu tidak dapat dilaklukan penyerangan
terhadap jiwa dan harta kekayaan mereka , baik mereka menrima Islam atau tidak
menerima"..... (Al-Jihad Fil Islam, halaman 93...dikutip dalam buku Penumpahan
darah atas nama Agama hal 50).

Disini kita melihat bahwa akal yang tidak bebas bila memperoleh sedikit
kemahiran dalam berilmu, ia akan mengemukakan kehadapan khalayak dunia
konklusi-konklusi yang kacau balau dan amat berbahaya. Ini merupakan suatu ironi
yang amat keji bahwa pembahasan itu dimulai dengan pernyataan bahwa agama Islam
itu menjamin kebebasan pribadi serta satu-satunya tujuan peperangan dalam Islam
itu hanya" mengimbangai tindakan para musuh Islam yang sedang menindas kebeasan
beragama; maka tiba-tiba dikemukakan pandangan bahwa ajaran agama Islam meliputi
dua hal yaitu menyuruh berbuat baik dan melarang perbuatan tidak baik; karena
perintah untuk memaksa orang berbuat baik adalah berlawanan dengan Islam, tentu
Islam tidak berbuat demikian tetapi oleh karena perbuatan-perbuatan buruk sama
sekali tidak dapat ditolerir maka Islam menyuruh berperangan dengan tujuan
mengikis habis seluruh kejahatan di seluruh penjuru dunia.

Pada akhirnya Maulana Maududi mengambil konklusi bahwa karena peperangan itu
bertujuan mengikis habis kejahatan-kejahatan maka Islam merasa puas  dengan
"menerima jizyah"  dan "sesudah itu tidak dapat dilakukan lagi penyerangan
terhadap jiwa dan harta kekakayaan , baik mereka yang menerima Islam atau tidak
menerima". Sesampainya disini Maulana Maududi sama sekali melupakan separuh
Islam yang satu lagi yaitu "melarang kejahatan" sebab jizyah telah diperoleh
maka tercapailah sudah tujuan yang sebenarnya. Ternyata , sampai-sampai apa yang
dimaksudkan dengan menerima atau menolak Islam itu lupa disebutkan. Amar bil
ma'ruf dan Nahi anil munkar" dua-duanyakah atau salah satu diantara keduanya?

Wassalamualaikum wr.wb.
H. Nadri Saaduddin
Kelompok Studi Islam  Ahmadina
Jalan Imam Bonjol 12 A
Balaikandi Koto Nan Ompek
Telp. +62-0752-92367
Mobile:081363259195
Payakumbuh 26225
Sumatera Barat

__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  
http://id.mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Great things are happening at Yahoo! Groups.  See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/SktRrD/hOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke