---------
From: Nadri Saadudin[SMTP:[EMAIL PROTECTED]
Reply To: [email protected]
Sent: Friday, August 28, 1998 12:17 AM
To: Multiple recipients of list
Subject: DIALOG ANTARA DUA SAHABAT LAMA....
Bismillahirrahmanirrahim...
Assalamu'alaikum wr.wb.
DIALOG ANTARA DUA SAHABAT LAMA..........
Dua orang sahabat lama ketemu dan terjadilah dialog sbb. Yang satu
dari organisasi Muhammadiyah beraliran Sunni sedang yang satunya
kini pengikut aliran Ahmadiyah yang dikenal dengan orang orang
Ahmadi...
Ikutilah dialog mereka.
Orang Sunni itu berkata:
========================
Jadi disini anda berbicara tentang konsep Islam ala Ahmadiyah.
Apakah ini konsep baru atau katakanlah redefinisi dari Islam yg
dibawa oleh Nabi Muhammad sholallohu'alaihi wassalam? Seberapa
jauh perbedaan konsep ini dengan konsep Islam zaman para sahabat?
Yang saya ingin tahu apakah ini penemuan orang- orang yg
kemudian? Kalau saya percaya, Islam adalah agama yg benar kalau
kita betul-betul berpegang kepada Qur'an dan hadits, katakanlah
ini adalah mu'jizat Al Qur'an itu sendiri dan kelebihan dari
kita mengikuti utusan Alloh. Jadi kemenangan Islam karena
kesungguhan kita untuk benar-benar mengikuti Qur'an dan hadits.
Islam itu semakin benar apabila semakin dekat kepada zaman
Rasululloh.
Orang Ahmadi itu menjawab:
===========================
Ini bukan konsep baru tetapi semacam reformasi atau pemurnian
kembali ajaran Islam disebabkan berbagai paham-paham yang bukan
ajaran Islam menempeli dan masuk kedalam Islam semenjak 14 abad
yang silam.Sepeninggal RasululullahSAW dilanjutkan dengan system
khilafat untuk menjaga kesinambungan ajaran Islam itu.Tetapi
khilafat yang bagus dan utuh hanya berlanjut sampai khalifah ke IV,
Ali bin Abu Talib ra.
Sehingga Rasulullah SAW bersabda: "Abad yang terbaik adalah abadku,
kemudian sesudahnya,kemudian sesudahnya lagi, lalu akan terjadi
kemunduran dan kekacauan". Ini adalah suatu bukti bahwa Rasulullah
sendiri tidak menjamin bahwa Islam itu akan tetap murni
sepeninggal beliau SAW. Dalam hadits yang lain Rasulullah SAW
bersabda:
" Sesungguhnya Allah akan membangkitkan untuk ummat ini pada
permulaan seratus tahun seorang "mujadid" yang akan memperbaiki
agama... (Hadits Abu Daud).
Sekali lagi ini bukan konsep baru yang mengoreksi Islam yang
dibawa Nabi Muhammad SAW, tetapi semacam pemurnian kembali ajaran
Islam sepeninggal beliau SAW.
Konsep ini semaksimal mungkin menyerupai Islam zaman sahabat,
dimana kalau sepeninggal Rasulullah SAW ada jema'ah Islam yang
dipimpin seorang khalifah atau Imam pada Jemaat Ahmadiyah juga
ada seorang Khalifah yang memimpin Jema'ah ini. Kalau dizaman
sahabat semua orang Islam harus patuh pada Khalifah dan ada ikatan
rohani, pada Jema'at Ahmadiyah juga demikian. Kalau dizaman sahabat
ada janji bai'at terhadap khalifah atau Imam, pada Jema'at
Ahmadiyah pun demikian juga,kepatuhan kepada Imampun harus
diwujudkan lewat janji bai'at tsb.
Berpegang kepada Qur'an dan Hadits bukan sekedar ucapan
dimulut, dan itu bukan suatu hal yang mudah. Perlu realisasi dan
pengorbanan baik harta,kehormatan dan perasaan juga. Semua orang
mengatakan mereka kembali kepada Qur'an dan Hadits tetapi tidak
pernah mengujinya apa betul ia kembali kepada Qur'an dan Hadits
itu.Sehingga ia tidak berhasil menggunggulkan Islam yang
dianutnya itu atas semua agama sebagai kriteria yang dikemukakan
Al-Qur'an sendiri. Umumnya mereka "allergi" terhadap serangan agama
lain terutama Kristen dan tidak bisa bertahan bila ada orang-
orang yang mengkritik dan menghujat keyakinan yang katanya
berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits tersebut.
Untuk mewujudkan kemenangan Islam itu tidak bisa kita sendirian
karena untuk itu diperlukan suatu Jema'ah atau organisasi yang
bersatu padu sebagai mana Junjungan kita Rasulullah SAW, dan para
sahabat beliau. Untuk zaman sekarang ini tujuan itu hanya bisa
dicapai lewat Jema'at Ahmadiyah karena sebagaimana anda katakan
Islam yang benar adalah yang semakin dekat dengan zaman
Rasulullah SAW. Anda bisa menyelidiki firqah-firqah yang lain
selain Ahmadiyah, apakah mereka memenuhi kriteria itu, tidak
perlu melebihi Jema'at Ahmadiyah, menyamai saja cukup. Ini sudah
bisa dijadikan alasan bagikita untuk bergabung kesana, dan saya
sendiri akan memilih firqah tsb kalau memang ada.
Beberapa perbedaan Ahmadiyah dengan golongan-golong-an lain sebagai
perbandingan, Insya Allah akan saya terangkan dilain kesempatan.
Silakan dikomentari lagi.
Orang Sunni itu berkomentar lagi:
=================================
Hampir semua kelompok/jama'ah mengaku mengikuti Qur'an hadits.
Bagaimana Ahmadiyah mengatakan yg paling atau lebih mengikuti
Qur'an dan hadits di bandingkan dengan kelompok/jama'ah yg lain.
Orang Ahmadi itu menjawab:
===========================
Silakan ajukan satu contoh saja diantara kelompok dan jama'ah
tsb yang betul-betul berpegang kepada Qur'an dan Hadits. Mari
kita uji berdasarkan Qur'an dan Hadist antara lain:
1. Apakah kelompok itu dipimpin seorang Khalifah atau Imam?
2. Apakah pemimpin kelompok itu dita'ati oleh anggotanya secara
rohani?
3. Apakah anggota kelompok itu diiikat dengan janji bai'at
sesudah bergabung dengan kelompok itu?
4. Apakah sesama anggota kelompok itu ada semacam ukhwah dan
tujuan mewujudkan kemenangan Islam itu?
5. Apakah konsep keimanannya (wahyu, kenabian, Tuhan, misalnya)
betul-betul sesuai dengan Al-Qur'an dan Hadits?
6. Apakah pendiri kelompok itu mengatakan bahwa ia mendirikan
golongan atau jama'ah itu atas perintah Allah Ta'ala?
7. Apakah Allah memang menganugerahkan kemenangan bagi golongan
tersebut dalam setiap perju angan menghadapi musuh-musuh Islam baik
internal atau eksternal? Ini sesuai dengan krite ria Al-Baqarah
ayat 5.
Orang Sunni itu lebih lanjut mengomentari:
==========================================
Saya setuju kalau Islam menghendaki suatu organisasi/jama'ah yg
teratur. Tapi suatu jama'ah wajib diikuti bukan karena
anggotanya berbagai lapisan dan bangsa, melainkan karena
jama'ah itu benar secara Qur'an dan hadits serta benar mengikuti
Qur'an dan hadits.
Jawaban orang Ahmadi itu adalah sbb:
====================================
Silakan periksa berdasarkan Qur'an dan Hadits serta tunjukkan
penyimpangannya berdasarkan Qur'an dan Hadits. Sekali lagi saya
sampaikan, bahwa apapun keberatan-keberatan terhadap Ahmadiyah
sebagai pengikut sekte ini dengan segala senang hati saya
akan jelaskan kepada anda. Silakan bertanya lagi.
Apakah ada diantara perserta milis ini yang menanggapi atau
mengomentari dialog mereka ini?
Itu saja selamat malam....
-----------------------------------------------------------------------
Wassalamu'alaiikum wr.wb.
H. Nadri Saaduddin
Kelompok Studi Islam Ahmadina
Jalan Imam Bonjol 12 A
Balaikandi Koto Nan Ompek
Telp. +62-0752-92367
Mobile:081363259195
Payakumbuh 26225
Sumatera Barat
---------------------------------------------------------------------
Love For All Hatred For None
Peace, Peace and Love With Each Other
--------------------------------------------------------------------
__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/