Sudah Waktunya Umat Agama Lain Mulai Balas Memerangi Islam !!! > Dewa Matahari <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Ketika kita mendengar komentar dari orang suci Vatikan No 1 kita > seharusnya bertanya, Ada rangkaian agenda semacam apa dibalik ucapan > manusia suci tsb?, karena tidak mungkin orang suci vatikan itu > begitu idiotnya, sehingga mengatakan sesuatu tanpa ada rangkaian > agenda yg mengiringinya. Dan untuk menyetop orang Islam Indonesia > berfikir yg macam-macam (kalau bisa berfikir), maka utusan orang > suci vatikan, yaitu cardinal orang suci Indonesia secara cepat > meminta maaf . >
Agendanya sudah jelas yaitu menghentikan pembantaian non-muslim di Sudan !!! Untuk memahami nilai2 kemanusiaan tak perlu berpikir karena sejak manusia dilahirkan sudah diberi hati nurani untuk saling mengasihi dan saling bekerja sama antara sesama manusia tanpa memandang agamanya. Barulah setelah diikat kepercayaan yang wajib (sinonimnya "yang dipaksakan"), manusia berubah hati nuraninya, untuk yang Kristen hanya menyayangi mereka yang seiman, sedangkan untuk yang muslim mereka hanya membenci mereka yang non-muslim. Begitulah inti dari ajaran agama yang sebenarnya, tinggal dalam prakteknya saja semua kebiadaban ajaran agama ini perlu dibungkus dengan kata2 kasih, iman, damai, dan tolong menolong. Satu2nya jalan untuk membuktikan semua agama itu tidak benar, kebohongan, penipuan, dan kejahatan, membiarkan mereka saling bentrok misalnya antara katolik dan Islam, antara Shiah dan Sunni, dsb, dsb... semua pihak harus dipersenjatai, yang kalah dibantu agar berimbang, dengan perimbangan kekuatan2 kelompok agama maka perang bisa berlangsung terus dan korban juga terus berjatuhan sehingga akhirnya umatnya pada akhirnya akan dipaksa oleh ulama2 agamanya untuk berperang yang dalam Kristen dinamakan crusade dan dalam Islam dinamakan jihad. Dalam satu saat mereka akan jemu berperang tidak pernah menang, tidak ada Tuhan yang kuat, dan tidak ada Allah yang berkuasa karena semuanya sebenarnya kalah. Mau tak mau, hal ini memang harus terjadi, karena dizaman sekarangpun kita sudah tahu kelompok aktivitis agama semuanya tidak punya skill dan pengangguran terselubung, kebutuhan meningkat, sumber kerjaan tak ada, apalagi yang mau diusahakan selain menekuri kitab suci masing2 untuk mencari dalih yang bisa mendorong, memaksa, dan menjanjikan umatnya masing2 agar tetap teguh mempertahankan jalan "kebenaran" yang menyesatkan ini. Bayangkan sajalah, kalo tidak ada perang, mereka berpikiran menteror siapa saja yang tidak percaya agamanya. Yang Kristen menteror dengan hukuman neraka, sedangkan yang Islam menterornya dengan Jihad yang akan menjerumuskan lawannhya keneraka dan pelakunya dijanjikan sorga dan bidadari perawan. Sudah waktunya semua agama dihentikan kegiatannya, namun tak perlu melalui pernyataan melainkan membiarkan mereka berperang. Kalo semua umat beragama disibukkan dengan perang antar agama, maka kaum gay bisa selamat dari tindakan diskriminasi, pezinah selamat dari hukum rajam, dan penyembah berhala bisa menyelamatkan patung2nya karena roket2 lebih dibutuhkan untuk ditembakkan kepada musuh dari agama lawannya bukan untuk ditembakkan ke-patung2nya. Kita mulai dengan pembakaran gereja2 dulu, meskipun digampar pipi kanan dikasih juga pipi kiri namun lain masalahnya kalo gereja itu dibakar, dibakar satu masih bisa sabar, tapi kalo dibakar semua, tentu harus dibalas bukan lagi pakai pipi melainkan juga membakar mesjid. Masa sih Crusader kalah melawan Jihad mujahidin ??? Kalo umat Islam bisa solider dengan sesama umat Islam di negara2 lain diseluruh dunia, tentu enggak susahlah untuk juga mengundang umat Kristen ditempat lain untuk bertempur menumpas Islam yang menjajah Indonesia sekarang ini. Orang2 Hindu di India juga harus menuntut tanah Hindu di Indosian yang dijajah Islam karena agama Hindu tidak terbatas oleh batas negara. Masih banyak ide2 baru yang belu keluar. Menurut penasihat presiden Bush yang ahli agama Islam, dikatakan bahwa umat Islam sangat mengagumi kekuatan, oleh karena itu kalo diteror janganlah mengalah, kejar mereka kemanapun, jangan diberi ampun, contoh Janghiz Khan yang demikian kejamnya malah dikagumi oleh umat Islam, sehingga semua umat Islam dengan bangga menyatakan bahwa Jenghiz Khan itu beragama Islam. Padahal jangankan beragama Islam, setiap orang yang mengaku Islam dulunya langsung disate pakai tombak tentara Mongol, tombak ditusukan melalui mulut tembus kepantat kaum muslimin kemudian dibakar seperti kambing guling, menurut prajurit2 Mongol daging Muslimin menyehatkan tubuh mereka karena umat Islam tidak makan babi sehingga dagingnya penuh protein sedikit lemak. Demikianlah, sekarang sudah waktunya presiden Bush menghemat biaya perang, cukup turunkan para Crusadernya daripada mereka mengacau di Amerika lebih baik dikirim ke Indonesia. Dunia demokrasi dan sekuler makin didambakan umat manusia apabila perang antar agama bisa berlangsung abadi dimana pada satu saat nanti umat agama akan menyadari bahwa angan2 mereka memang sia2 bukan harus dipertahankan dengan berbagai kebohongan2 dan pemutar balikkan arti kata2. Ny. Muslim binti Muskitawati. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
