Ceng Ho Bukanlah Penyebar Islam Tapi Hadiah Selir2 Islam !!!

> Ketertarikan Tan pada sosok Cheng Ho (1371-1434) berawal dari 
> banyaknya situs, relik, atau peninggalan Cheng Ho yang ditemuinya 
> tersebar di seantero Indonesia, Malaysia, hingga Vietnam.
> Menariknya, dari berbagai situs Cheng Ho tersebut,
> aktivitas yang paling menonjol dari penjelajah asal
> China itu adalah penyebaran Islam. 


Kalo benar Ceng Ho itu penyebar agama Islam, kenapa raja2 Cina enggak
ada yang beragama Islam ???  Ceng Ho sendiri bukanlah beragama Islam
karena dia hanyalah seorang Thaykam atau orang kebiri yang diutus raja
Cina untuk mengikat tali persahabatan melalui anugerah selir2 campa
yang beragama Islam.  Jumlah umat Islam di Cina hanyalah terfokus pada
provinsi Sinkiang yang terdiri dari suku Uighur sama seperti di
Afghanistant.  Jumlah populasinya hanyalah sekitar 5-6 juta orang
diseluruh China.  Penduduk provinsi Sinkiang sekarang ini kira2 antara
10-12 juta, tapi separuh dari penduduk disini bukan lagi suku Uighur
tetapi orang2 China itu sendiri.  Kehidupan umat Islam di China
termasuk dalam kelas bawah, selain tidak berpendidikan juga selalu
mendapatkan pengawasan ketat akibat pemberontakan2 mereka sepanjang
sejarah China.  Setiap pemberontakan berhasil dipadamkan dan
populasinya tidak bisa berkembang seperti di Indonesia.  Namun Islam
di China memang merupakan alat politik pemerintah China, kalo ada tamu
dari negara2 Islam, maka mesjid di Peking membuka sembahyang jum'at
dlsb, dan sewaktu tamu2nya pulang, maka mesjid itu kembali ditutup
dijadikan sebagai bangunan langka peninggalan masa lalu.  China selalu
mempropagandakan negaranya di negara2 Islam se-olah2 umat Islam di
China ada 100 juta orang, padahal jumlah populasinya dari dulu tetap
tidak berubah yaitu sekitar 4-6 juta jiwa saja dimana mereka
kebanyakan bekerja sebagai petani atau buruh2 rendah.

Masalah catatan perjalanan Ceng Ho tersimpan lengkap di perpustakaan
di China.  Jadi tidak ada hal yang baru, Ceng Ho pasti tidak beragama
Islam karena yang beragama Islam itu hanyalah beberapa selir2nya yang
berasal dari kerajaan Champa yang dihancurkan China dimasa lalu dan
wanita2nya dihadiahkan kepada raja2 di Asia Tenggara sebagai tanda
persahabatan.

Kalo ada sejarawan keturunan Cina di Indonesia atau Malaysia ingin
menjadikan figur Ceng Ho sebagai Islam, tentu bisa dimengerti karena
hal ini bertujuan mengurangi sikap umat Islam yang melakukan
diskriminasi kepada keturunan2 Cina sepanjang sejarah Asia Tenggara
ini terutama di Indonesia.  Jadi tujuan meng Islam-kan Ceng Ho lebih
dititik beratkan kepada perubahan sikap umat Islam kepada masyarakat
Cina itu sendiri dan tidak mungkin bisa mengubah citra buruk Islam
dimata keturunan Cina maupun umat lainnya diseluruh dunia.

Semua orang bisa membaca AlQuran, apalagi AlQuran sudah tersebar luas
diseluruh dunia dengan terjemahan bahasa Inggris.  Hampir semua
ayat2nya cuma berisi kebencian kepada orang2 kafir, kepada orang2
Yahudi, kepada para penyembah berhala, dan kepada mereka yang
dituduhnya murtad.  Tentu keturunan Cina yang merupakan kelompok yang
lebih maju lebih cerdas dan lebih berpendidikan cukup menyadari
ancaman ajaran Islam ini terhadap budaya mereka yang penuh dengan
patung2 berhala yang hingga detik ini masih dilindunginya meskipun
belum tentu dipercayainya.  Demikianlah dengan ajaran Islam yang penuh
kebencian seperti ini sama sekali tidak akan mengubah sikap siapapun
didunia ini terhadap ajaran Islam selain basa basi untuk menghindari
balas dendam dari umat yang penuh dendam dan kebencian ini.

AlQuran itu memang melestarikan kebencian dan hal ini mudah dibuktikan
dengan pertikaian yang tak pernah hentinya dengan umat Yahudi maupun
teror2nya terhadap umat lainnya.

Demikianlah, Ceng Ho bukanlah beragama Islam, apakah karena dia bukan
Islam kemudian sewaktu berkunjung atau mengunjungi kerajaan2 Islam di
Indonesia dia harus menyanjung patung2 berhalanya untuk memprovokasi
kemarahan dan kebencian raja2 Islam di Indonesia ???  Tentu tidaklah
demikian, bangsa yang lebih maju selalu lebih berbudaya, sama halnya,
Megawati yang dulu jadi presiden tidak segan2 untuk masuk ke Pura di
Bali dan bersujud secara Hindu meskipun dia sendiri tetap Islam. 
Apakah sikap Megawati seperti itu harus diartikan dia beragama Hindu ?
 Tentu saja tidak mungkin, namun kalo ada umat Hindu yang menganggap
Megawati itu sebagai umat Hindu, tentu hal ini merupakan keberhasilan
Megawati dalam menarik kecintaan umat Hindu kepada dirinya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Ceng Ho, beliau yang merupakan
utusan raja yang diyakini oleh orang2 Cina waktu itu sebagai utusan
Tuhan, mana mungkin bisa beragama Islam???  Apalagi dizaman dulu belum
ada AlQuran karena AlQuran cuma ada beberapa buku saja yang cuma
dimiliki kalip2 yang tak mungkin dipinjami atau dibaca oleh semua
orang.  Islam dizaman dulu hanyalah benderanya saja, namun
kepercayaannya sama seperti berhala2 itu sendiri.  Islam berupa ajaran
baru dikenal setelah dicetak dalam bentuk buku dan disebarkan dijual
di-toko2 buku.  Tidak ada hal spesifik mengenai ajaran Islam dizaman
dulu, bahkan mesjidnya saja 100% sama seperti Shrine yang merupakan
mesjid agama Yahudi dimana bentuk kubah dengan puncak nya bintang bulan.

Kalo kita membandingkan budaya China dan budaya Arab ataupun Islam,
tidak pelak lagi ibarat membandingkan emas dari loyang.  Budaya Arab
dan Islam benar2 budaya primitive sama sekali tidak membuat kekaguman
siapapun juga, dan hal ini dengan mudah anda membuktikannya dari sikap
orang2 Barat itu sendiri yang menyikapi budaya china dan budaya Arab
dan Islam.  Budaya China berkembang pesat sekali di Amerika ini,
sebaliknya budaya Arab ataupun Islam apa yang bisa anda temukan di
Amerika ini ????  Bahkan di Arab dan negara2 Islam sendiri lebih
banyak budaya Barat dan Cina katimbang budaya Islam itu sendiri. 
Islam itu hanyalah ajaran primitive yang biadab sehingga mereka tak
memilik budaya yang khas yang bisa dinikmati masyarakat diseluruh
dunia kecuali budaya terorisme yang dimusuhi seluruh dunia tentunya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.











Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke