Zakat bukan teori. Kalau terlihat salah atau sia-sia, bukan sistemnya 
yang salah, tetapi pemahaman yang kurang sehingga pelaksanaanyapun 
keliru. Zakat bukan instrumen untuk berderma apalagi bersedekah. Entah 
siapa yang mengajari orang Islam untuk bersedekah dengan zakat.

Di bawah, PIRAC menyebut Indonesia bisa mengumpulkan 20 trilyun per 
tahun (untuk zakat profesi?). Tentu ini bukan jumlah yang pantas untuk 
disedekahkan, disawer begitu saja. Entah siapa yang membodohi orang 
Islam untuk membonsai pengertian zakat jadi sebegitu murahannya.

From: "ati gustiati" <[EMAIL PROTECTED]>

: Betul sekali pak Ambon, zakat yg dilakukan setahun sekali sama
: sekali tak akan mampu mengangkat masalah kemiskinan di indonesia,
: ini teory yg salah, zakat is nothing ! setiap hari kita bisa memberi
: makan orang miskin yg lapar tetapi itu tak akan mengakhiri
: kemiskinan nya (just temporary fix).
: Memberikan orang2 miskin pendidikan dan kesempatan utk berkembang
: dan berdiri diatas kakinya nya sendiri mungkin itu solusi yg
: gamblang..
:
: salam perduli
: omie
:
: Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
: REFLEKSI:  Hemat saya zakat tidak dapat memberikan solusi permanen
: terhadap kemiskinan ummat [rakyat] karena  didasarkan pada
: belaskasihan orang berada kepada ummat miskin melarat.  Topik zakat
: hangat diingatkan pada bulan puasa.
:
: Patut dimnegerti bahwa belaskasihan adalah bukan hak warganegara
: miskin untuk  dapat keluar dari lingkaran setan yang menjerat mereka
: untuk berkehidupan layak. Penilaian ini timbul karena "sudah 61
: tahun Indonesia Merdeka, dan sudah 61 tahun dilakukan ibadah puasa".
: Tetapi, angka kemiskinan di Indonesia Merdeka tidak berkurang, malah
: bertambah dari tahun ke tahun. Gejala yang sama bisa juga dilihat di
: negeri-negeri lain.
:
:
http://batampos.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=5246&Itemid=75
:
: Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh dua lembaga besar, Ford
: Foundation bekerja sama dengan Universitas Syarif Hidayatullah (
: UIN ) Jakarta  dan PIRAC, memperlihatkan bahwa potensi zakat yang
: ada di Indonesia sangat luar biasa besarnya. Dan ketika dana yang
: sungguh luar biasa besarnya ini terkelola dengan baik, kita akan
: melihat bahwa ummat ini akan kembali berbondong-bondong memasuki
: zaman keemasannya.
:
: Sementara Lembaga PIRAC ( Public Interest Research and Advocacy
: Center ) menyebut angka 20 Triliun potensi zakat profesi dalam 1
: tahun. Untuk itu butuh kesungguhan setiap orang untuk membangunkan
: potensi "raksasa tidur " ini.
:
: Dan ini adalah besaran dana yang sangat luar biasa, pertanyaanya
: adalah bagaimana ummat Islam menyikapi potensi yang ada sebesar itu,
: apakah kemudian kita hanya membiarkan angka - angka itu diam membisu
: diatas kertas selamanya, atau ummat Islam melakukan action untuk
: menjemput kegemilangannya dengan membangkitkan potensi yang ada itu.
:
: Apa yang tidak bisa dilakukan oleh ummat Islam dengan dana sebesar
: itu, sungguh persoalan besar dengan segala kemiskinan dan akibat
: kemiskinan itu, akan mampu diselesaikan dengan pengelolaan yang baik
: terhadap dana Zakat, infaq dan shadaqah yang sebesar itu. Ternyata
: kita harus banyak belajar dari kesuksesan negara tetangga, Singapura
: dan Malaysia yang telah memperlihatkan keinginan dan kesungguhan
: mereka, dalam menggali dan memfaatkan secara optimal potensi zakat
: yang ada disana.
:
: Sejarah juga telah mencatat kecemerlangan ummat Islam dimasa lalu,
: ambil saja sebuah sejarah  kegemilangan Islam di bawah kekhalifaan
: sang mujahid yang sangat fenomenal dalam sejarah, yaitu Umar bin
: Abdul Aziz, ketika Amil-amil zakatnya turun ke lapangan untuk
: menyalurkan zakatnya hingga ke wilayah Afrika, hampir-hampir mereka
: tidak menemukan lagi orang yang bersedia menerima zakat. Lalu muncul
: pertanyaan, apakah ketika itu, sama sekali tidak ada lagi orang yang
: berhak menerima zakat? Sesungguhnya tidak juga demikian, hanya saja
: ummat Islam dimasa itu, telah sampai pada posisi yang ideal sebagai
: ummat yang rahmatan lil Alamin.
:
:
:
:
:



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke